Strategi Pemkot Sungai Penuh Tata Pasar Tanjung Bajure, Kedepankan Pendekatan Humanis

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Strategi Pemkot Sungai Penuh Tata Pasar Tanjung Bajure, Kedepankan Pendekatan Humanis (Foto: AI)

Strategi Pemkot Sungai Penuh Tata Pasar Tanjung Bajure, Kedepankan Pendekatan Humanis (Foto: AI)

Berito.id, Sungai Penuh – Kesan semrawut dan becek yang identik dengan pasar tradisional perlahan mulai hilang dari Pasar Tanjung Bajure. Pusat ekonomi masyarakat di Kota Sungai Penuh ini tengah bersolek. Langkah berani yang di ambil Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk melakukan penertiban besar-besaran kini mulai membuahkan hasil yang nyata bagi pedagang maupun pengunjung.

Menghapus Bayang-bayang Pungli dan Premanisme

Penataan kawasan ini bukan sekadar menggeser lapak, namun menjadi langkah strategis Wali Kota Alfin, S.H dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) serta premanisme. Masalah klasik ini sudah lama meresahkan dan menjadi beban tersembunyi bagi para pedagang kecil.

Kini, lingkungan pasar terasa lebih aman. Berkurangnya gangguan dari oknum tidak bertanggung jawab membuat denyut nadi perdagangan berlangsung lebih kondusif. Pembeli pun tak lagi was-was saat melintasi area pasar, karena suasana yang tercipta jauh lebih tertib dan terkendali.

Baca Juga :  IHSG Anjlok ke 6.905 Akibat Eksodus Modal Asing di Saham Perbankan dan Blue Chip

Pemkot menyadari bahwa pasar adalah gantungan hidup banyak orang. Oleh karena itu, pendekatan yang di gunakan tetap mengedepankan sisi humanis. Pedagang didata ulang agar mendapatkan tempat yang layak tanpa harus kehilangan mata pencaharian.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menegaskan komitmennya bahwa perubahan ini bertujuan meningkatkan martabat pasar tradisional. “Penataan ini bukan untuk merugikan pedagang. Kami ingin menghadirkan pasar yang lebih layak, bersih, dan nyaman agar aktivitas jual beli berjalan lancar,” ujarnya dengan tegas.

Untuk memastikan penataan berjalan sesuai rencana, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah bersama Sekretaris Daerah Alpian turun langsung memantau kondisi lapangan pada Jumat (3/4/2026). Sambil menyusuri lorong-lorong pasar, Azhar berdialog dengan para pedagang untuk menyerap aspirasi dan memastikan tidak ada lagi lapak yang tumpah ke area terlarang.

Baca Juga :  Kolaborasi Kemenbud RI dan Disbudpar Provinsi Jambi: Menghidupkan Budaya Etnik di Kawasan Bersejarah Tugu Juang

Azhar menekankan bahwa kebersihan adalah kunci utama daya saing pasar tradisional melawan ritel modern. “Kami ingin pasar ini rapi, bersih, dan nyaman. Dengan kondisi seperti itu, aktivitas ekonomi bisa berjalan lebih lancar,” kata Azhar saat meninjau lapak pedagang.

Transformasi fisik Pasar Tanjung Bajure yang kini lebih estetik dan tertata tentu butuh komitmen bersama untuk merawatnya. Pemerintah Kota mengimbau agar pedagang tetap konsisten menjaga kebersihan dan mematuhi aturan zonasi yang telah di tetapkan.

Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya soal estetika kota, melainkan investasi jangka panjang agar masyarakat tetap memilih Pasar Tanjung Bajure sebagai tujuan utama belanja, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan para pedagang itu sendiri. (Nd)

Berita Terkait

Rekomendasi Wisata Hits di Purwakarta, dari Waduk Jatiluhur hingga Gunung Parang
Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk
Penumpang Travel SM Diturunkan Saat Hujan, Keluarga Minta Klarifikasi
Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah
Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Buka Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik
Tradisi Nyerau Awali Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Sunatan Massal Gratis di Kerinci
Luhah Rio Jayo Gelar Ritual Penyucian Benda Pusaka
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Rekomendasi Wisata Hits di Purwakarta, dari Waduk Jatiluhur hingga Gunung Parang

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:10 WIB

Penumpang Travel SM Diturunkan Saat Hujan, Keluarga Minta Klarifikasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah

Senin, 6 Juli 2026 - 12:00 WIB

Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Buka Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik

Berita Terbaru