Wagub Jambi Soroti Peran Ayah di Harganas ke-33

Peran ayah dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun keluarga berkualitas di era digital.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub Jambi Soroti Peran Ayah di Harganas ke-33
(Foto: AI)

Wagub Jambi Soroti Peran Ayah di Harganas ke-33 (Foto: AI)

Berito.id – Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Jambi yang berlangsung di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Senin (29/6/2026).

Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, mulai dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala Perwakilan BKKBN kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, hingga tamu undangan lainnya.

Harganas Jadi Penguat Komitmen Membangun Keluarga Berkualitas

Dalam sambutannya, Abdullah Sani mengajak seluruh pihak menjadikan Harganas sebagai momentum memperkuat komitmen membangun keluarga yang berkualitas. Menurutnya, peringatan tersebut tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tahunan.

Ia mengungkapkan rasa syukur karena seluruh pemangku kepentingan dapat kembali memperingati Hari Keluarga Nasional secara bersama-sama. “Momentum ini mengingatkan kita bahwa keluarga yang sejahtera merupakan fondasi utama pembangunan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Tema “Ayah Wajib Hadir” Tekankan Peran Orang Tua

Pada peringatan Harganas ke-33, Pemerintah Provinsi Jambi mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”. Abdullah Sani menilai peran ayah tidak hanya sebatas mencari nafkah, tetapi juga harus terlibat aktif dalam mengasuh, mendidik, serta membimbing anak.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Laut Bitung Sulut, Getaran Terasa hingga Ternate

Menurutnya, keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar membentuk karakter, nilai keimanan, serta akhlak. Karena itu, kehadiran ayah dan ibu sangat menentukan tumbuh kembang generasi penerus. “Keluarga menjadi sekolah pertama bagi anak. Di sanalah mereka belajar nilai kehidupan, karakter, dan akhlak sejak usia dini,” katanya.

Tantangan Era Digital Semakin Besar

Abdullah Sani juga menyoroti besarnya tantangan pengasuhan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ia mengingatkan orang tua agar aktif mendampingi anak saat menggunakan gawai maupun media digital. Menurutnya, berbagai informasi yang diterima anak melalui internet dapat memengaruhi cara berpikir dan perilaku mereka apabila tidak mendapatkan pendampingan dari keluarga.

Ia menjelaskan, dalam proses perkembangan, seorang anak dapat menjadi pihak yang dipengaruhi lingkungan, mampu memengaruhi lingkungannya, atau memilih bersikap pasif. Karena itu, orang tua harus mampu memberikan pengaruh positif sejak dini. “Ayah tidak cukup hadir secara fisik. Kehadirannya juga harus terasa secara emosional melalui perhatian, kasih sayang, dan pendampingan kepada anak,” tegasnya.

Baca Juga :  Rekomendasi Drakor untuk Libur Panjang

Membangun Keluarga Tanggung Jawab Bersama

Abdullah Sani menegaskan kualitas pembangunan daerah sangat bergantung pada kualitas keluarga. Sebagai unit terkecil dalam kehidupan bermasyarakat, keluarga memiliki peran penting dalam menciptakan generasi yang tangguh.

Ia menambahkan, upaya membangun keluarga berkualitas tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab BKKBN. Pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh elemen masyarakat perlu ikut berperan. Menurutnya, kolaborasi semua pihak menjadi kunci untuk menciptakan keluarga Indonesia yang harmonis, mandiri, dan sejahtera.

Menutup sambutannya, Abdullah Sani berharap semangat Harganas ke-33 semakin memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang tangguh di Provinsi Jambi. Ia optimistis keluarga yang sejahtera akan menjadi pondasi lahirnya masyarakat yang maju sekaligus mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan.

(A/*)

Berita Terkait

Rekomendasi Wisata Hits di Purwakarta, dari Waduk Jatiluhur hingga Gunung Parang
Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk
Penumpang Travel SM Diturunkan Saat Hujan, Keluarga Minta Klarifikasi
Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah
Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Buka Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik
Tradisi Nyerau Awali Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Sunatan Massal Gratis di Kerinci
Luhah Rio Jayo Gelar Ritual Penyucian Benda Pusaka
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Rekomendasi Wisata Hits di Purwakarta, dari Waduk Jatiluhur hingga Gunung Parang

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:10 WIB

Penumpang Travel SM Diturunkan Saat Hujan, Keluarga Minta Klarifikasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah

Senin, 6 Juli 2026 - 12:00 WIB

Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Buka Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik

Berita Terbaru