Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Kamis 30 April 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Kamis 30 April 2026 (Foto: Ai)

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Kamis 30 April 2026 (Foto: Ai)

Berito.id – Prakiraan cuaca Kamis (30/4/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang tidak biasa. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan lampu kuning bagi sejumlah wilayah di Indonesia untuk bersiap menghadapi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

Prakirawan BMKG, Ina Indah H, menginstruksikan kewaspadaan ekstra di zona tengah dan timur. Wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara dan Sulawesi Tengah menjadi fokus utama pergerakan awan hujan hari ini.

Peta Sebaran Hujan Petir dan Sedang

Wilayah Barat Indonesia tidak sepenuhnya aman. Hujan petir di prediksi menyambar Banjarmasin dan Tanjung Selor. Sementara itu, Padang, Semarang, dan Yogyakarta harus bersiap dengan hujan intensitas sedang yang bisa mengganggu aktivitas luar ruangan.

Baca Juga :  Bitmine Borong 71 Ribu Ethereum Sepekan, Pasokan ETH di Pasar Global Makin Langka!

“Untuk Indonesia bagian timur, perlu mewaspadai potensi hujan petir di Ambon, serta hujan sedang di Denpasar, Mataram, Mamuju, dan Nabire,” tutur Ina dalam keterangannya di Jakarta.

Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem hingga Mei

Kondisi di Ibu Kota terpantau lebih krusial. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperpanjang status peringatan dini hingga 3 Mei 2026. Kepala Pelaksana BPBD DKI, Isnawa Adji, menegaskan bahwa seluruh wilayah Jakarta termasuk Kepulauan Seribu berisiko terkena dampak hidrometeorologi.

“Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan,” tegas Isnawa.

Pihak BPBD menyarankan warga untuk mulai menyiapkan Tas Siaga Bencana dan selalu membawa perlengkapan darurat seperti jas hujan. Koordinasi lintas instansi terus diperketat guna memastikan kanal-kanal pembuangan air berfungsi optimal saat debit hujan memuncak.

Baca Juga :  Kolaborasi Kemenbud RI dan Disbudpar Provinsi Jambi: Menghidupkan Budaya Etnik di Kawasan Bersejarah Tugu Juang

Langkah Mitigasi Mandiri

Masyarakat diimbau tidak hanya menunggu informasi, tetapi aktif memantau situasi secara mandiri. Berikut beberapa kanal resmi yang bisa diakses real-time:

  • Tinggi Muka Air: bpbd.jakarta.go.id/waterlevel

  • Pantau Banjir: pantaubanjir.jakarta.go.id

  • Darurat: Hubungi Call Center Jakarta Siaga 112 (Gratis, 24 Jam)

Bagi warga di wilayah berawan tebal seperti Banda Aceh, Kupang, dan Manado, tetap waspadai perubahan cuaca mendadak yang sering kali terjadi di tengah masa transisi atmosfer ini. ***

Berita Terkait

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern
Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar
Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis
Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya
Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)
Polemik Bakom dan Homeless Media: Transformasi atau Ancaman Independensi?
Setoran Freeport Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Pembagiannya
Tinggalkan Antrean! Pensiunan Kini Bisa Autentikasi Lewat Selfie di Aplikasi Andal by Taspen
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:21 WIB

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern

Senin, 11 Mei 2026 - 13:27 WIB

Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:05 WIB

Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:33 WIB

Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:01 WIB

Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)

Berita Terbaru