Negara Tekor Rp276 Miliar! Polisi Bongkar Skandal Puluhan ‘Barcode’ Sakti di SPBU Bungo

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 11:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Bongkar Skandal Puluhan 'Barcode' Sakti di SPBU Bungo (Ilustrasi: AI)

Polisi Bongkar Skandal Puluhan 'Barcode' Sakti di SPBU Bungo (Ilustrasi: AI)

Berito.id, Bungo – Praktik curang penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali terbongkar dengan angka kerugian yang sangat fantastis. Kepolisian berhasil meringkus komplotan mafia solar di SPBU Tebing Tinggi, Dusun Lubuk Landai, Kabupaten Bungo, Jambi. Tak main-main, aksi kongkalikong antara pelangsir dan operator SPBU ini ditaksir merugikan negara hingga Rp276 miliar.

Penangkapan yang terjadi pada 9 April 2026 ini bermula dari keresahan warga yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan sehari sebelumnya. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka utama, yakni TS yang bertindak sebagai pelangsir dan N yang merupakan operator di SPBU tersebut.

Modus Puluhan Barcode Sakti

Cara kerja para pelaku tergolong sangat rapi namun rakus. Tersangka N selaku operator diduga memfasilitasi TS untuk menyedot solar subsidi secara berulang kali. Alih-alih mengikuti prosedur satu kendaraan satu identitas digital, mereka justru mengakali sistem menggunakan puluhan barcode MyPertamina.

Baca Juga :  Viral Wanita Thailand Gelar Pernikahan dengan 2 Pria Bule, Maharnya Tembus 2 Juta Baht

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia mengungkapkan bahwa operator SPBU tersebut menguasai lebih dari 80 barcode.

“Satu kendaraan bahkan kedapatan menggunakan hingga 20 barcode berbeda untuk membeli solar subsidi. Ini adalah manipulasi sistem yang sangat masif,” tegas Kombes Taufik saat memberikan keterangan pers.

Penyidik menghitung angka kerugian Rp276 miliar tersebut berdasarkan selisih harga solar subsidi dan solar industri yang dikumpulkan sejak tahun 2013 hingga April 2026. Artinya, praktik lancung ini disinyalir telah mengakar selama lebih dari satu dekade.

Penangkapan Berlangsung Dramatis

Proses penegakan hukum di lapangan tidak berjalan mulus. Saat petugas mendatangi lokasi, pihak keluarga tersangka sempat memberikan perlawanan sengit untuk menghalangi penangkapan. Suasana memanas ketika istri dari tersangka TS muncul dengan membawa senapan angin untuk mengancam petugas.

Baca Juga :  Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah

Meski sempat terjadi ketegangan, polisi tetap berhasil mengamankan para pelaku beserta sejumlah barang bukti. Petugas menyita kendaraan yang digunakan melangsir, uang tunai senilai Rp16 juta, rekaman CCTV, perangkat tablet, jeriken berisi sampel BBM, hingga ponsel milik pelaku.

Sanksi Tegas dari Pertamina

Skandal besar ini langsung memicu reaksi keras dari pihak Pertamina. Sebagai langkah awal, distribusi BBM ke SPBU Tebing Tinggi dihentikan total selama masa penyelidikan berlangsung.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Jambi, Choirul Anam menyatakan pihaknya tidak akan menoleransi setiap bentuk pelanggaran distribusi. “Kami sedang mempertimbangkan sanksi terberat berupa pencabutan izin usaha jika nantinya terbukti ada keterlibatan manajemen atau pelanggaran fatal secara sistemik di SPBU tersebut,” jelasnya. ***

Berita Terkait

Rekomendasi Wisata Hits di Purwakarta, dari Waduk Jatiluhur hingga Gunung Parang
Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk
Penumpang Travel SM Diturunkan Saat Hujan, Keluarga Minta Klarifikasi
Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah
Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Buka Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik
Tradisi Nyerau Awali Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Sunatan Massal Gratis di Kerinci
Luhah Rio Jayo Gelar Ritual Penyucian Benda Pusaka
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Rekomendasi Wisata Hits di Purwakarta, dari Waduk Jatiluhur hingga Gunung Parang

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:10 WIB

Penumpang Travel SM Diturunkan Saat Hujan, Keluarga Minta Klarifikasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah

Senin, 6 Juli 2026 - 12:00 WIB

Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Buka Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik

Berita Terbaru