Triasmitra-MoraRepublic Operasikan SKKL Rising 8

Jaringan kabel laut berkapasitas 400 Tbps ini siap pangkas risiko gangguan internet di tanah air.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Triasmitra-MoraRepublic Operasikan SKKL Rising 8 Operasikan SKKL Rising 8 
(Foto: MoraRepublic
/tirto)

Triasmitra-MoraRepublic Operasikan SKKL Rising 8 Operasikan SKKL Rising 8 (Foto: MoraRepublic /tirto)

Berito.id – Dua raksasa telekomunikasi, PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) dan PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA), resmi mengoperasikan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Rising 8 pada Rabu (17/6/2026). Kehadiran infrastruktur baru ini memperkuat keandalan jaringan digital di tanah air. Kedua perusahaan telah menuntaskan pembangunan segmen pertama yang menghubungkan Jakarta (Tanjung Pakis) hingga Batam (Tanjung Bemban) pada Mei lalu. Saat ini, mereka tengah mempersiapkan proyek lanjutan untuk rute Batam menuju Singapura.

Mandiri dan Berkapasitas Raksasa

Proyek sepanjang 1.128,5 kilometer ini mencetak sejarah baru bagi Triasmitra. Perusahaan mampu mengeksekusi seluruh proses penggelaran secara mandiri, mulai dari perizinan, pengoperasian kapal, hingga pengerahan tenaga ahli lokal. “Pencapaian ini membuat kami sangat percaya diri untuk menggarap proyek-proyek kabel laut berikutnya,” ujar Titus Dondi Patria, Direktur Utama dan CEO Triasmitra.

Baca Juga :  PT Tren Gen Horizon Raih Sertifikat HAKI DJKI, Perkuat Legalitas Iklan Digital

Rising 8 menggunakan teknologi repeatered system mutakhir buatan NSW Jerman, anak usaha Prysmian Group. Jaringan ini mampu menopang kapasitas data minimum hingga 400 Terabit per detik (Tbps), yang menyasar operator telekomunikasi, ISP, penyedia cloud, dan korporasi besar.

Pangkas Risiko ‘Downtime’ Internet

Jalur Jakarta-Singapura merupakan salah satu rute digital tersibuk di Asia Tenggara. Oleh karena itu, kehadiran Rising 8 berfungsi vital sebagai jalur alternatif (redundansi) untuk mencegah kelumpuhan jaringan jika terjadi gangguan pada kabel lain.

Untuk menjamin kelancaran layanan, infrastruktur ini langsung terintegrasi dengan dua fasilitas premium berstandar Tier-3:

  1. Nusantara Data Center (NDC) milik MoraRepublic di Batam.

  2. Cable Landing Station & Data Center milik Triasmitra di Jakarta.

Baca Juga :  Ini Proyeksi IHSG dan Bocoran Saham Potensial Pekan Ini

Integrasi ini memungkinkan proses perawatan berkala berjalan tanpa menghentikan layanan internet konsumen.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital

Direktur Utama MoraRepublic, Timotius Max Sulaiman, menegaskan penggelaran kabel laut ini mendukung transformasi digital pemerintah. Menurutnya, infrastruktur kuat menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi dan pemerataan internet di Indonesia.

          Bagi masyarakat luas, kehadiran kabel laut berskala masif ini menjanjikan pengalaman digital yang lebih stabil. Aktivitas harian seperti online banking, belanja daring, belajar jarak jauh,                  hingga bekerja dari rumah kini bisa berjalan lebih mulus dengan risiko gangguan yang jauh lebih rendah.

(A/*)

Berita Terkait

Purbaya: Modal Koperasi Merah Putih Rp 3 Miliar untuk Gerai dan Operasional
Hasil Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Resmi Ditetapkan, Ini Daftar Pemenangnya
Update Harga Emas 24 Karat 16 Juli 2026, Cek Antam hingga Pegadaian
Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Anjlok Rp42.000
KUR Juli 2026 Tembus Rp159,8 Triliun, Disalurkan ke 2,5 Juta UMKM
Harga Emas Antam Hari Ini Tak Berubah, Cek Daftar Terbaru
TikTok Perkuat Transparansi Konten AI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:00 WIB

Purbaya: Modal Koperasi Merah Putih Rp 3 Miliar untuk Gerai dan Operasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Hasil Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Resmi Ditetapkan, Ini Daftar Pemenangnya

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:00 WIB

Update Harga Emas 24 Karat 16 Juli 2026, Cek Antam hingga Pegadaian

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Anjlok Rp42.000

Berita Terbaru

5 Wisata Kerinci Paling Populer di Jambi(Foto: AI)

Wisata

5 Wisata Kerinci Paling Populer di Jambi

Jumat, 17 Jul 2026 - 17:00 WIB

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers(Foto: AI)

Lifestyle

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:00 WIB