Modus ‘Suntik’ Listrik Tambang Kripto di Rusia Terbongkar, Negara Rugi Jutaan Rubel

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI. Modus 'Suntik' Listrik Tambang Kripto di Rusia Terbongkar, Negara Rugi Jutaan Rubel (Foto: AI)

ILUSTRASI. Modus 'Suntik' Listrik Tambang Kripto di Rusia Terbongkar, Negara Rugi Jutaan Rubel (Foto: AI)

Berito.id – Demam mata uang kripto yang tak terkendali seringkali memicu aksi nekat demi mengejar keuntungan instan. Di wilayah Ingushetia, Rusia, aparat penegak hukum baru saja membongkar praktik tambang kripto ilegal berskala besar yang bersembunyi di balik bangunan sewaan.

Kasus yang terungkap pada Maret 2026 ini berlokasi di Malgobek. Petugas menemukan sebuah operasional mining yang terhubung langsung ke jaringan listrik utama tanpa melalui meteran resmi. Praktik “suntik” listrik ini membuat pelaku bisa mengoperasikan puluhan mesin canggih selama 24 jam penuh tanpa membayar tagihan sepeser pun.

Modus Pencurian Listrik di Malgobek

Berdasarkan data yang di himpun dari Coinmarketcap, Selasa (7/4/2026), pelaku memasang perangkat mining secara tersembunyi untuk menghindari kecurigaan otoritas energi lokal. Dengan menghubungkan perangkat langsung ke kabel transmisi, konsumsi daya yang sangat besar tersebut tidak terdeteksi oleh sistem pemantauan rutin.

Estimasi kerugian negara akibat aksi ini tidak main-main. Otoritas setempat menaksir kerugian mencapai 1,5 juta rubel (sekitar Rp250 juta). Polisi telah mengidentifikasi dalang di balik layar, yakni seorang pria berusia 35 tahun asal Verkhniye Achaluki.

Baca Juga :  Strategi SEO Shopee Terbaru 2026, Cara Jitu Produk Muncul di Halaman Depan Tanpa Iklan

Pria tersebut di ketahui menyewa sebuah bangunan khusus hanya untuk menampung 49 unit perangkat mining yang terus bekerja memproses algoritma blokchain. Kini, seluruh peralatan tersebut telah di sita sebagai barang bukti.

“Kasus ini sedang di proses berdasarkan hukum pidana Rusia. Tersangka menghadapi ancaman hukuman hingga dua tahun penjara atas tindakan merugikan negara melalui penggunaan energi ilegal,” tegas pihak berwenang dalam pernyataan resminya.

Ingushetia: Zona Merah Tambang Kripto

Wilayah Ingushetia memang menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Rusia. Daerah ini menerapkan pembatasan ketat terhadap aktivitas penambangan digital karena keterbatasan pasokan energi. Namun, biaya listrik yang kian mahal dan margin keuntungan yang menipis justru mendorong para penambang mencari celah ilegal.

Sepanjang tahun 2025 saja, otoritas setempat telah mengungkap setidaknya 19 titik tambang ilegal. Skalanya cukup mencengangkan, dengan total konsumsi listrik “gelap” mencapai 82,3 juta kWh.

Baca Juga :  Emas Pegadaian Lagi Murah, Saatnya Borong atau Tunggu Harga Stabil?

Perketat Pengawasan, Akhiri Era ‘Penambang Liar’

Langkah tegas kepolisian di Malgobek ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah Rusia tidak lagi memberi ruang bagi penambang yang mencuri sumber daya publik. Pengawasan terhadap distribusi listrik kini diperketat melalui patroli siber dan pemantauan beban trafo yang mencurigakan.

Bagi pelaku industri kripto, fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran besar. Era menambang secara sembunyi-sembunyi di gudang tua mulai berakhir, digantikan dengan tuntutan operasional yang legal dan transparan.

Para ahli menyarankan penambang individu untuk mulai beralih ke cloud mining atau bergabung dengan mining pool yang memiliki izin resmi guna menghindari risiko hukum yang berat di masa depan.

Disclaimer: Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Pastikan Anda melakukan riset mendalam dan memahami profil risiko pribadi sebelum melakukan transaksi jual-beli. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. (Nd)

Berita Terkait

BI Rate Tembus 5,25%, Saatnya Ambil KPR Sekarang atau Lebih Baik Ditunda
BI Batasi Pembelian Dolar Mulai Juni 2026, Strategi Redam Spekulasi Pasar Valas
Pekerja Informal Sulit KPR? Skema Rent to Own Jadi Solusi Rumah Subsidi
5 Aplikasi Pengatur Keuangan Android Terbaik untuk Bebas Finansial
Cara Praktis Melacak NIK KTP yang Dicatut untuk Pinjaman Online
BI Rate Tembus 5,25 Persen, Ini Trik Amankan Dompet Anak Muda dari Lonjakan Cicilan
PT Tren Gen Horizon Raih Sertifikat HAKI DJKI, Perkuat Legalitas Iklan Digital
Pemerintah Targetkan Separuh Proyek Energi Sampah Rampung 2027, Gunakan Teknologi Pirolisis dan PSEL
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:05 WIB

BI Rate Tembus 5,25%, Saatnya Ambil KPR Sekarang atau Lebih Baik Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:45 WIB

BI Batasi Pembelian Dolar Mulai Juni 2026, Strategi Redam Spekulasi Pasar Valas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:38 WIB

Pekerja Informal Sulit KPR? Skema Rent to Own Jadi Solusi Rumah Subsidi

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:10 WIB

5 Aplikasi Pengatur Keuangan Android Terbaik untuk Bebas Finansial

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:04 WIB

Cara Praktis Melacak NIK KTP yang Dicatut untuk Pinjaman Online

Berita Terbaru

Artis yang bintangi variety show Jae Seok’s B&B Rules!/Foto: soompi/beautynesia)

Showbiz

3 Rekomendasi Drakor dan Variety Show Korea Terbaru Mei 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:02 WIB