Investasi di Atas Roda: Mengapa Vespa Antik Kini Harganya Makin “Gelap”?

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Investasi di Atas Roda: Mengapa Vespa Antik Kini Harganya Makin

Investasi di Atas Roda: Mengapa Vespa Antik Kini Harganya Makin "Gelap"? (Foto: AI)

Berito.id – Bagi sebagian orang, suara mesin kanan yang khas dan kepulan asap tipis dari knalpot Vespa tua mungkin dianggap mengganggu. Namun, di mata para penghobi dan kolektor kelas kakap, setiap lekukan bodi orisinal dan karat tipis pada cat aslinya adalah simbol prestise. Saat ini, memiliki Vespa klasik bukan lagi sekadar hobi otomotif biasa, melainkan instrumen investasi yang nilainya seringkali melampaui harga emas atau saham.

Fenomena meroketnya harga skuter asal Italia ini tidak lepas dari nilai sejarah dan kelangkaan unit yang ada di pasar. Di Indonesia, komunitas Vespa yang sangat solid membuat perputaran informasi mengenai unit-unit “harta karun” ini sangat cepat, hingga tak jarang satu unit Vespa langka berpindah tangan dengan harga yang setara dengan mobil keluaran terbaru.

Deretan Vespa Paling Ikonik yang Jadi Rebutan

Beberapa varian Vespa memiliki kasta yang lebih tinggi di mata kolektor karena jumlah produksinya yang terbatas atau desainnya yang revolusioner pada masanya.

1. Vespa 98 (1946)

Inilah cikal bakal dari semua skuter Piaggio. Sebagai model pertama yang di produksi secara massal setelah Perang Dunia II, Vespa 98 menjadi “Holy Grail” bagi kolektor tingkat dunia. Menemukan unit ini dalam kondisi utuh hampir mustahil, dan jika ada, harganya sudah tidak bisa dinalar secara logika ekonomi.

Baca Juga :  Spot Wisata Edukatif dan Instagenic untuk Mengisi Libur Lebaran

2. Vespa GS 150 (Gran Sport)

Dikenal sebagai salah satu model tercantik yang pernah di ciptakan, GS 150 adalah impian bagi pecinta kecepatan di era 1950-an. Bodinya yang ramping namun bertenaga menjadikannya standar emas bagi desain skuter sporty hingga puluhan tahun setelahnya.

3. Vespa VNA/VNB (Vespa 125)

Populer di Indonesia, seri ini sering disebut sebagai “Vespa Endog” karena bentuk tepongnya yang membulat menyerupai telur. Meskipun populasinya lebih banyak di banding seri GS, unit dengan cat orisinal (original paint) masih menjadi buruan utama dengan nilai tawar yang terus naik.

4. Vespa SS90 (Super Sprint)

Inilah salah satu varian paling langka. Bentuk stangnya yang unik serta adanya ban serep di bagian tengah bodi membuatnya sangat ikonik. Karena jumlah produksinya yang sedikit, SS90 seringkali menjadi barang lelang di balai-balai ternama internasional.

Mengapa Kolektor Berani Bayar Mahal?

Faktor “orisinalitas” memegang peranan krusial. Seorang kolektor kawakan asal Jakarta menyebutkan bahwa nilai sebuah Vespa di tentukan dari detail-detail terkecil yang masih asli bawaan pabrik.

“Vespa yang di cat ulang dengan rapi memang bagus di pandang, tapi bagi kolektor sejati, unit dengan cat kusam asli dari tahun 60-an (patina) jauh lebih bernilai. Ada cerita dan sejarah yang menempel di sana yang tidak bisa di beli dengan restorasi apa pun,” ungkapnya saat di temui di sebuah acara gathering komunitas.

Tips Memulai Hobi Vespa Antik Bagi Pemula

Jika Anda tertarik untuk mulai mengoleksi atau sekadar hobi, ada beberapa hal teknis yang perlu di perhatikan agar tidak salah pilih:

  • Cek Nomor Rangka dan Mesin: Pastikan nomor yang tertera pada bodi sesuai dengan dokumen (BPKB dan STNK). Ketidakcocokan data ini akan menjatuhkan harga jual secara drastis.

  • Perhatikan Keaslian Aksesori: Barang-barang kecil seperti lampu depan (SIEM), speedometer (Veglia Borletti), hingga emblem orisinal memiliki harga yang sangat mahal jika harus dicari secara terpisah.

  • Jangan Tergiur Harga Murah: Di dunia Vespa klasik, ada harga ada rupa. Waspadai unit yang di tawarkan jauh di bawah harga pasar, karena bisa jadi itu adalah unit “kanibalan” atau memiliki masalah pada keabsahan surat-surat.

  • Bergabung dengan Komunitas: Ini adalah cara terbaik untuk belajar. Anggota komunitas biasanya lebih terbuka dalam berbagi informasi mengenai bengkel spesialis tepercaya dan sumber suku cadang orisinal.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Tolak Gaji PPPK Paruh Waktu Rp2,1 Juta, Begini Nasib Honorer Selanjutnya

Vespa antik bukan sekadar alat transportasi, ia adalah mesin waktu yang membawa pemiliknya kembali ke masa lalu. Dengan perawatan yang tepat, motor tua ini akan tetap menjadi bintang di jalanan sekaligus aset berharga di dalam garasi Anda. Selamat berburu harta karun! (Nd)

Berita Terkait

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia
Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Pecahkan Rekor Kemenangan Sachsenring
TikTok Perkuat Transparansi Konten AI
Wuling Aira EV Hadir Lengkapi Air EV, Bukan Pengganti di Pasar Indonesia
Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026: Marc Marquez Sebagai Juara
Yamaha Aerox-E Meluncur, Motor Listrik dengan Boost Mode
BYD Denza D9 Dark Gold Tampil dengan Emblem Emas Asli
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:00 WIB

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia

Senin, 13 Juli 2026 - 19:00 WIB

Aturan Bagasi Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Pecahkan Rekor Kemenangan Sachsenring

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:00 WIB

TikTok Perkuat Transparansi Konten AI

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:00 WIB

Wuling Aira EV Hadir Lengkapi Air EV, Bukan Pengganti di Pasar Indonesia

Berita Terbaru

StepX Neo Jadi Smartphone AI Pertama di Dunia
(Foto: AI)

Gadget

StepX Neo Jadi Smartphone AI Pertama di Dunia

Kamis, 16 Jul 2026 - 15:00 WIB

5 Drama China Baru Paruh Kedua 2026 yang Wajib Di Tonton
(Foto: AI)

Showbiz

5 Drama China Baru Paruh Kedua 2026 yang Wajib Di Tonton

Kamis, 16 Jul 2026 - 11:00 WIB

BKN Minta Pemerintah Tambah Jumlah PNS
(Foto: AI)

Nasional

BKN Minta Pemerintah Tambah Jumlah PNS

Kamis, 16 Jul 2026 - 07:00 WIB