Emas Global Anjlok 11% Sepekan, Begini Dampaknya pada Harga Emas Pegadaian Hari Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Global Anjlok 11% Sepekan, Begini Dampaknya pada Harga Emas Pegadaian Hari Ini (Foto: AI)

Emas Global Anjlok 11% Sepekan, Begini Dampaknya pada Harga Emas Pegadaian Hari Ini (Foto: AI)

Berito.id – Suasana Lebaran hari kedua, Minggu (22/3/2026), membawa kabar mengejutkan bagi para investor logam mulia. Di saat biasanya harga kebutuhan melonjak, harga emas di Pegadaian justru terpantau melandai. Penurunan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin mengalokasikan dana THR untuk investasi jangka panjang.

Berdasarkan data terbaru, harga emas batangan cetakan UBS dan Galeri24 di outlet Pegadaian kompak mengalami koreksi tipis di bandingkan perdagangan Sabtu kemarin.

Rincian Harga Emas Pegadaian Hari Ini

Harga emas UBS hari ini di patok sebesar Rp2.933.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya Rp2.944.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri24 kini di banderol Rp2.920.000 per gram, terkoreksi dari harga kemarin yang berada di angka Rp2.930.000 per gram.

Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian per 22 Maret 2026:

Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.531.000

  • 1 gram: Rp2.920.000

  • 5 gram: Rp14.315.000

  • 10 gram: Rp28.554.000

  • 50 gram: Rp141.888.000

  • 100 gram: Rp283.635.000

  • 1.000 gram: Rp2.829.381.000

Baca Juga :  Harga Perak Antam Senin 6 April 2026 Turun Lagi, Saatnya Borong untuk Investasi?

Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp1.585.000

  • 1 gram: Rp2.933.000

  • 5 gram: Rp14.384.000

  • 10 gram: Rp28.617.000

  • 50 gram: Rp142.514.000

  • 100 gram: Rp284.917.000

  • 500 gram: Rp1.422.488.000

Mengapa Harga Emas Anjlok Drastis Secara Global?

Penurunan harga di tingkat lokal ini merupakan buntut dari rontoknya harga emas dunia. Sepanjang pekan ini, emas mencatatkan kerugian mingguan terbesar sejak 1983 dengan penurunan mencapai 11%. Fenomena ini terbilang unik karena biasanya emas diburu sebagai safe haven saat terjadi konflik, seperti ketegangan antara Iran yang mengganggu aliran minyak global.

Lantas, apa yang memicu kejatuhan ini?

1. Sikap Agresif Bank Sentral (The Fed)

Pelaku pasar kini memprediksi bahwa Bank Sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), akan tetap mempertahankan suku bunga tinggi sepanjang 2026. Kondisi ini membuat aset yang memberikan imbal hasil seperti obligasi jauh lebih menarik di bandingkan emas yang tidak memberikan bunga.

“Dalam penurunan harga emas baru-baru ini, imbal hasil yang lebih tinggi memainkan peran besar,” ungkap Hardika Singh, Economic Strategist Fundstrat.

Baca Juga :  OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun

2. Penguatan Dolar AS

Konflik di Timur Tengah justru memicu pemulihan indeks dolar AS sebesar 2%. Karena emas di hargai dalam dolar, penguatan mata uang Paman Sam tersebut membuat harga logam mulia menjadi lebih mahal bagi investor global, sehingga permintaan pun menurun.

Tips Investasi Emas di Hari Lebaran

Bagi Anda yang memegang uang tunai lebih, penurunan harga di hari kedua Lebaran ini bisa menjadi peluang buy on weakness (membeli saat harga turun). Namun, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Investasi Jangka Panjang: Emas adalah instrumen lindung nilai. Jangan berharap keuntungan instan dalam hitungan hari.

  • Pantau Kurs Dolar: Mengingat ketergantungan emas pada dolar AS, pergerakan mata uang ini akan terus mendikte harga emas di masa depan.

  • Beli di Tempat Resmi: Pastikan membeli di outlet resmi seperti Pegadaian untuk menjamin keaslian dan kemudahan saat ingin menjual kembali (buyback).

(Nd)

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi
MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia
Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026
Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya
OJK: 200 BPR Masih Jalani Proses Merger
Harga Emas Pekan Depan Masih Dibayangi Penguatan Dolar AS
Harga Minyak Dunia Sentuh US$100, Prabowo Minta Simulasi APBN
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:00 WIB

MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:00 WIB

Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya

Berita Terbaru