Berito.id – Pasar aset digital menunjukkan dinamika kontras pada pembukaan perdagangan Senin, 4 Mei 2026. Bitcoin (BTC) sebagai aset dengan kapitalisasi pasar terbesar gagal mempertahankan momentum penguatannya. Berdasarkan data Coinmarketcap pukul 06.30 WIB, BTC terkoreksi tipis 0,13 persen ke angka Rp 1,36 miliar. Penurunan ini turut menyeret dominasi Bitcoin di pasar yang kini berada di level 60,35 persen.
Kondisi berbeda terlihat pada Ethereum (ETH). Aset ini justru menghijau dengan kenaikan 0,23 persen, menempatkan harganya di level Rp 40,37 juta per koin. Pergerakan anomali antara dua penguasa pasar ini memicu spekulasi mengenai rotasi modal ke aset altcoin yang lebih likuid.
Altcoin Terbelah: Solana dan Cardano Tergelincir
Sentimen pasar belum sepenuhnya pulih. Beberapa aset papan atas masih terjerembap di zona merah. Solana (SOL) mencatat penurunan paling dalam sebesar 0,45 persen ke level Rp 1,45 juta. Langkah serupa di ikuti oleh XRP yang melandai 0,38 persen ke harga Rp 24.116, serta Cardano (ADA) yang turun 0,19 persen menjadi Rp 4.340.
Di tengah volatilitas ini, Binance Coin (BNB) muncul sebagai penyeimbang dengan penguatan tipis 0,05 persen. Kapitalisasi pasar kripto global secara kolektif masih mampu tumbuh 0,28 persen menjadi Rp 45.457 triliun. Menariknya, volume transaksi melonjak signifikan sebesar 2,69 persen dalam 24 jam terakhir, mencapai Rp 1.608,51 triliun. Angka ini menandakan aktivitas perdagangan yang tetap tinggi meski harga cenderung stagnan.
Kanada Targetkan Penutupan ATM Kripto Nasional
Guncangan pasar tidak hanya datang dari grafik harga, tetapi juga dari ranah regulasi. Pemerintah Kanada secara resmi mengusulkan pelarangan total terhadap ATM kripto. Langkah drastis ini diambil setelah laporan pembaruan ekonomi musim semi mengungkap bahwa mesin-mesin tersebut menjadi “jalur sutra” bagi praktik pencucian uang dan penipuan.
Sejak mesin Bitcoin pertama kali dipasang di Vancouver pada 2013, teknologi ini awalnya di anggap sebagai inovasi aksesibilitas. Namun, sifat anonimitasnya kini menjadi bumerang. Pemerintah Kanada menegaskan bahwa penghapusan ATM kripto adalah langkah mendesak untuk melindungi warga dari skema penipuan yang sulit di lacak oleh sistem perbankan konvensional.
Mengapa Sentimen Regulasi Mulai Menekan?
Langkah Kanada merupakan sinyal kuat bagi investor bahwa era “kebebasan tanpa batas” di dunia kripto mulai berakhir. Ketika sebuah negara perintis seperti Kanada mulai berbalik arah melawan infrastruktur fisik kripto, hal ini sering kali memicu efek domino bagi regulator di negara lain. Pengawasan ketat ini kemungkinan besar akan menekan harga dalam jangka pendek, namun secara fundamental akan menyaring ekosistem dari pelaku kriminal.
Tips Praktis Investor
Bagi pemegang aset digital di tengah kondisi pasar yang bergerak tipis ini, sangat disarankan untuk melakukan diversifikasi ke arah stablecoin seperti USDT atau USDC guna menjaga nilai portofolio. Pastikan Anda hanya bertransaksi melalui bursa (exchange) yang memiliki lisensi resmi dan menghindari penggunaan layanan pihak ketiga yang tidak teregulasi guna menghindari risiko keamanan data maupun aset. (Nd/*)






