Bitcoin Tembus USD 80.112, Dominasi Pasar Kripto Masih Tak Terbendung

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin Tembus USD 80.112, Dominasi Pasar Kripto Masih Tak Terbendung

Bitcoin Tembus USD 80.112, Dominasi Pasar Kripto Masih Tak Terbendung

Berito.idPasar kripto global menunjukkan resiliensi yang menarik pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Di tengah sikap hati-hati investor global, Bitcoin (BTC) berhasil mengukuhkan posisinya di atas level prestisius USD 80.000. Kenaikan tipis sebesar 1,17% dalam 24 jam terakhir membawa raja kripto ini pada kapitalisasi pasar sebesar USD 1,60 triliun.

Angka tersebut bukan sekadar statistik. Bertahannya BTC di level ini memberikan sinyal kepercayaan pasar yang kuat meski volatilitas tetap membayangi. Dinamika ini juga mulai merembet ke aset lapis kedua, di mana Ethereum (ETH) menyusul dengan kenaikan 0,57% ke posisi USD 2.356,34.

Geliat Koin Privasi di Tengah Konsolidasi Pasar

Saat aset-aset utama bergerak dalam rentang terbatas, kejutan justru muncul dari sektor koin berbasis privasi. Monero (XMR) dan Zcash (ZEC) mencatatkan performa paling impresif hari ini. XMR melonjak 3,59% menuju USD 405,20, sementara ZEC melesat 3,64% ke level USD 429,75.

Kenaikan signifikan pada koin privasi sering kali menjadi indikator adanya pergeseran minat investor yang mencari perlindungan aset atau merespons isu regulasi global yang semakin ketat. Di sisi lain, aset populer seperti Solana (SOL) dan Cardano (ADA) justru mengalami tekanan jual ringan dengan koreksi masing-masing sebesar 0,57% dan 0,40%.

Baca Juga :  Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61% pada Kuartal I 2026, Melampaui Proyeksi Global IMF

Menakar Stabilitas Stablecoin dan Laju BNB

BNB, motor utama ekosistem Binance, masih mampu mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 0,55% di harga USD 624,44. Sementara itu, instrumen safe haven digital seperti Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) tetap menjaga kestabilan nilai di angka USD 0,99. Koreksi mikro sebesar 0,01% pada stablecoin merupakan hal wajar yang menunjukkan efisiensi mekanisme arbitrage di pasar.

Data teknis menunjukkan bahwa likuiditas pasar masih cukup tebal dengan dominasi kapitalisasi pasar Bitcoin yang belum tergoyahkan. Namun, kenaikan Dogecoin (DOGE) sebesar 0,80% dan Hyperliquid (HYPE) sebesar 1,09% membuktikan bahwa selera risiko investor ritel terhadap aset spekulatif mulai kembali bergairah.

Jebakan Sinyal “Cerah” dan Strategi Diversifikasi

Kenaikan Bitcoin ke level USD 80.000 memang memberikan optimisme visual di layar trading. Namun, investor harus jeli melihat bahwa volume perdagangan harian belum menunjukkan lonjakan yang masif secara merata. Kenaikan tipis ini lebih cenderung merupakan fase konsolidasi setelah reli panjang.

Baca Juga :  KDMP Dinilai Mampu Percepat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Tren menarik yang patut diwaspadai adalah lonjakan Zcash dan Monero. Biasanya, saat koin privasi memimpin kenaikan di saat Bitcoin bergerak landai, pasar sedang berada dalam kondisi “ragu-ragu”. Investor cenderung memindahkan modal ke aset yang lebih spesifik fungsinya (niche) untuk mencari keuntungan jangka pendek.

Tips Praktis bagi Pembaca: Jangan terjebak FOMO (Fear of Missing Out) melihat angka USD 80.000. Untuk investor jangka menengah, perhatikan area support Ethereum di kisaran USD 2.300. Jika ETH mampu bertahan, maka narasi Altseason (musim altcoin) kemungkinan besar akan berlanjut. Sebaiknya gunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) pada aset blue-chip dan batasi paparan pada koin volatilitas tinggi seperti HYPE atau DOGE maksimal 5-10% dari total portofolio. (Nd/*)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Anjlok Rp42.000
KUR Juli 2026 Tembus Rp159,8 Triliun, Disalurkan ke 2,5 Juta UMKM
Harga Emas Antam Hari Ini Tak Berubah, Cek Daftar Terbaru
Promo Transmart Full Day Sale 12 Juli 2026, Diskon Besar untuk Elektronik
Harga BBM Pertamina Juli 2026 Resmi Turun, Cek Tarif Terbaru
Google Gabungkan AI Search dan YouTube untuk Bisnis Online
Pemerintah Masih Berutang Rp25,8 Triliun ke Taspen
Investor Kripto RI Capai 22,4 Juta, Transaksi Sentuh Rp23 Triliun
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:00 WIB

KUR Juli 2026 Tembus Rp159,8 Triliun, Disalurkan ke 2,5 Juta UMKM

Senin, 13 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Tak Berubah, Cek Daftar Terbaru

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:00 WIB

Promo Transmart Full Day Sale 12 Juli 2026, Diskon Besar untuk Elektronik

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:00 WIB

Harga BBM Pertamina Juli 2026 Resmi Turun, Cek Tarif Terbaru

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:00 WIB

Google Gabungkan AI Search dan YouTube untuk Bisnis Online

Berita Terbaru

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia(Foto: AI)

Otomotif

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN(Foto: AI)

Teknologi

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026
(Foto: AI)

Gadget

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:00 WIB

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton
(Foto: AI)

Showbiz

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:00 WIB

Tencent Cloud Luncurkan Solusi Agen AI di Indonesia
(Foto: AI)

Internasional

Tencent Cloud Luncurkan Solusi Agen AI di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026 - 13:00 WIB