IHSG Terkoreksi ke 6.750 Jelang Rebalancing MSCI dan Sentimen Royalti Tambang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Terkoreksi ke 6.750 Jelang Rebalancing MSCI dan Sentimen Royalti Tambang (Foto: Putra M. Akbar/antara/kumparan)

IHSG Terkoreksi ke 6.750 Jelang Rebalancing MSCI dan Sentimen Royalti Tambang (Foto: Putra M. Akbar/antara/kumparan)

Berito.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada dalam bayang-bayang tekanan jelang pengumuman evaluasi indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Setelah menutup perdagangan kemarin dengan koreksi 0,92 persen ke level 6.905,62, pergerakan indeks hari ini cenderung menguji ketahanan fundamental pasar domestik.

Data teknikal dari Phintraco Sekuritas menunjukkan histogram negatif MACD yang kian melebar. Kondisi ini di perburuk oleh munculnya Death Cross pada Stochastic RSI di area pivot. IHSG di prediksi akan bergerak fluktuatif dengan target pelemahan menuju level penyangga (support) di rentang 6.750 hingga 6.850.

Sorotan utama pasar tertuju pada potensi di depaknya dua emiten besar dari indeks MSCI, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Kedua saham ini masuk dalam radar evaluasi laporan MSCI edisi Mei 2026, yang memicu aksi antisipasi oleh para pengelola dana global.

Baca Juga :  Harga Emas Dunia Merosot ke Level USD 4.524 di Tengah Penguatan Dolar AS

Sentimen Royalti dan Tekanan Kurs

Sentimen negatif kian menumpuk seiring kepastian kenaikan tarif royalti perusahaan tambang yang mulai berlaku Juni 2026. Kepastian regulasi melalui Peraturan Presiden (Perpres) ini menjadi beban tambahan bagi sektor energi. Di saat bersamaan, nilai tukar Rupiah yang menembus level psikologis Rp17.400 per USD mempersempit ruang gerak investor untuk melakukan akumulasi beli.

Meski demikian, ada titik cerah dari sisi konsumsi domestik. Data penjualan ritel Maret 2026 di perkirakan tumbuh 6,8 persen secara tahunan (year-on-year), yang di harapkan mampu meredam kejatuhan indeks lebih dalam.

Strategi Investasi: Saham Pilihan

MNC Sekuritas memberikan perspektif bahwa IHSG saat ini berada pada fase wave [v] dari wave A dalam skenario gelombang kedua. Dalam kondisi terburuk, indeks berisiko meluncur ke area 6.645-6.838. Jika terjadi pembalikan arah (rebound), penguatan akan tertahan pada resistansi 6.972-7.012.

Baca Juga :  Cara Mengelola Investasi Emas Agar Tidak Rugi Saat Dijual Kembali

Bagi investor yang ingin menjaga portofolio tetap defensif namun responsif, berikut adalah daftar saham yang layak di pantau menurut para analis:

  • Pilihan Phintraco Sekuritas: ASII, RMKE, GJTL, INTP, dan LSIP.

  • Pilihan MNC Sekuritas: ANTM, KLBF, MDKA, dan PTRO.

Langkah Praktis bagi Investor

Menghadapi volatilitas tinggi ini, sangat di sarankan untuk melakukan di versifikasi pada sektor yang tidak terdampak langsung oleh aturan royalti tambang. Manfaatkan momentum koreksi pada saham-saham berfundamental kuat (blue chip) yang memiliki eksposur rendah terhadap utang luar negeri untuk meminimalisir risiko selisih kurs. (Tim)

Berita Terkait

OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda
OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun
Wall Street Tembus Rekor Baru, Dominasi AI Melawan Tekanan Geopolitik
IHSG Anjlok ke 6.905 Akibat Eksodus Modal Asing di Saham Perbankan dan Blue Chip
Simulasi Imbal Hasil ST016, Raih Passive Income Stabil dengan Pajak Rendah
Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis
Danantara Borong Saham GOTO, Manajemen Ungkap Detail Kepemilikannya
Nvidia Amankan Rantai Pasok Fisik, Rp 5 Triliun untuk Infrastruktur Serat Optik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:04 WIB

OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:03 WIB

OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:32 WIB

Wall Street Tembus Rekor Baru, Dominasi AI Melawan Tekanan Geopolitik

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:40 WIB

IHSG Terkoreksi ke 6.750 Jelang Rebalancing MSCI dan Sentimen Royalti Tambang

Senin, 11 Mei 2026 - 22:15 WIB

IHSG Anjlok ke 6.905 Akibat Eksodus Modal Asing di Saham Perbankan dan Blue Chip

Berita Terbaru