Menyikapi Transformasi Digital di Aceh, Antara Ancaman Budaya dan Peluang Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menyikapi Transformasi Digital di Aceh: Antara Ancaman Budaya dan Peluang Ekonomi
( Foto: terapan )

Menyikapi Transformasi Digital di Aceh: Antara Ancaman Budaya dan Peluang Ekonomi ( Foto: terapan )

Berito.id – Gelombang transformasi digital yang bergerak masif kini telah menyentuh seluruh lapisan masyarakat global, tidak terkecuali di Provinsi Aceh. Wilayah yang di kenal erat dengan karakteristik budaya, syariat agama, dan sejarah yang kuat ini, sekarang berada di persimpangan jalan dalam merespons cepatnya perkembangan teknologi informasi.

Guru Besar Jurusan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. H. Apridar, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa literasi digital bukan sekadar kemampuan mengoperasikan gawai. Lebih dari itu, hal ini berkaitan dengan kecakapan dalam memanfaatkan teknologi komunikasi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab. Menurutnya, penetrasi digital ini memicu diskusi hangat mengenai dampak nyata yang di bawanya.

Baca Juga :  Intip Daftar Harga Mobil Toyota Terbaru OTR Jakarta

“Kita di hadapkan pada dua sisi mata uang. Di satu pihak, pergeseran digital ini membawa ancaman yang cukup nyata terhadap nilai-nilai luhur dan adat istiadat masyarakat lokal. Namun di pihak lain, lompatan teknologi ini membuka ruang emas bagi lompatan kemajuan di sektor ekonomi, dunia pendidikan, hingga interaksi sosial,” papar Prof. Apridar.

Baca Juga :  Percepat Misi ke Bulan dan Mars, NASA Rombak Struktur Organisasi

Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya respons yang bijaksana dari semua pihak dalam menghadapi era keterbukaan informasi ini. Tantangan serta potensi yang lahir dari teknologi harus di kendalikan lewat kearifan lokal. Langkah ini krusial di lakukan agar akselerasi literasi digital mampu menghasilkan dampak positif yang lebih dominan, alih-alih merusak tatanan sosial yang sudah ada.

(Aat/*)

Berita Terkait

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN
TikTok Perkuat Transparansi Konten AI
Analog Devices Perkuat Infrastruktur AI Lewat Akuisisi Empower
Google Gabungkan AI Search dan YouTube untuk Bisnis Online
xAI Berganti Nama Jadi SpaceXAI Usai Diakuisisi SpaceX
Shopee Bawa Program Afiliasi ke Instagram, Kreator Bisa Raup Komisi
Meta Klaim AI Watermelon Dekati Kemampuan GPT-5.5 OpenAI
Amazon Leo Resmi Tantang Dominasi Starlink
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:00 WIB

TikTok Perkuat Transparansi Konten AI

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:00 WIB

Analog Devices Perkuat Infrastruktur AI Lewat Akuisisi Empower

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:00 WIB

Google Gabungkan AI Search dan YouTube untuk Bisnis Online

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:00 WIB

xAI Berganti Nama Jadi SpaceXAI Usai Diakuisisi SpaceX

Berita Terbaru

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia(Foto: AI)

Otomotif

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN(Foto: AI)

Teknologi

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026
(Foto: AI)

Gadget

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:00 WIB

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton
(Foto: AI)

Showbiz

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:00 WIB

Tencent Cloud Luncurkan Solusi Agen AI di Indonesia
(Foto: AI)

Internasional

Tencent Cloud Luncurkan Solusi Agen AI di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026 - 13:00 WIB