Nvidia Klaim CPU AI Vera 80% Lebih Cepat dari Prosesor x86

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nvidia Klaim CPU AI Vera 80% Lebih Cepat dari Prosesor x86(Foto:byteiota)

Nvidia Klaim CPU AI Vera 80% Lebih Cepat dari Prosesor x86(Foto:byteiota)

Berito.id – Nvidia kembali memperkuat posisinya di industri kecerdasan buatan (AI) dengan memperkenalkan CPU terbaru bernama Vera. Prosesor berbasis arsitektur ARM ini menjadi bagian penting dari platform Vera Rubin yang di rancang untuk menghadapi kebutuhan komputasi AI generasi berikutnya.

Sebelumnya, Nvidia telah menghadirkan teknologi server AI ke segmen yang lebih luas melalui RTX Spark yang menggabungkan CPU Grace 20-core, GPU Blackwell dengan 6.144 CUDA Core, serta memori LPDDR5X 128GB. Kini, perusahaan tersebut membawa inovasi yang lebih besar untuk pasar server.

Di klaim 80 Persen Lebih Cepat dari CPU x86 Terkemuka

Nvidia mengungkapkan bahwa CPU Vera mampu memberikan peningkatan performa rata-rata hingga 1,8 kali lipat di bandingkan CPU x86 kelas atas yang saat ini beredar di pasaran. Meski demikian, Nvidia tidak menyebutkan secara spesifik prosesor x86 yang di jadikan pembanding.

Peningkatan performa tersebut di tujukan untuk mendukung berbagai kebutuhan AI modern, mulai dari inferensi, pelatihan model, hingga pemrosesan data dalam skala besar.

Di bekali 88 Core ARM dan Dukungan Memori Hingga 1,5TB

CPU Vera hadir dengan 88 inti Olympus berbasis ARM yang mendukung teknologi Spatial Multithreading. Teknologi ini memungkinkan prosesor menjalankan hingga 176 thread dalam satu soket.

Baca Juga :  OpenAI GPT 5.5 Pro Rajai Peringkat Kecerdasan Buatan Global

Selain itu, Vera mendukung memori LPDDR5X hingga 1,5TB dengan bandwidth mencapai 1,2TB per detik. Kapasitas dan kecepatan memori tersebut di nilai sangat penting untuk menangani beban kerja AI yang semakin kompleks.

Di rancang untuk Berbagai Beban Kerja AI

Nvidia menyebut Vera dapat di gunakan sebagai prosesor mandiri untuk berbagai aplikasi AI, seperti AI agent, reinforcement learning, analitik data, hingga pemrosesan data skala besar.

Untuk kebutuhan komputasi yang lebih tinggi, Nvidia juga menghadirkan Vera CPU Rack. Sistem ini mampu menampung 256 CPU Vera sekaligus, menghasilkan total 22.528 core dan 45.056 thread dalam satu rak server.

Di padukan dengan GPU Rubin untuk Performa Maksimal

Selain beroperasi secara mandiri, Vera juga dapat di pasangkan dengan GPU Rubin dalam platform Vera Rubin.

Salah satu implementasinya adalah NVIDIA Vera Rubin NVL72 yang menggabungkan 36 CPU Vera dan 72 GPU Rubin. Keduanya terhubung melalui teknologi NVLink-C2C milik Nvidia dengan kecepatan transfer data hingga 1,8TB per detik.

Baca Juga :  5 Langkah Jenius Edit Foto di Smartphone Agar Hasilnya Profesional

Kombinasi tersebut di rancang untuk mempercepat pemrosesan model AI berukuran besar dan meningkatkan efisiensi pusat data.

OpenAI hingga Anthropic Siap Mengadopsi Vera

Nvidia mengungkapkan sejumlah perusahaan teknologi besar telah berkomitmen menggunakan CPU Vera. Di antaranya Anthropic sebagai pengembang Claude, OpenAI dengan ChatGPT, serta xAI milik Elon Musk yang mengembangkan Grok.

Tidak hanya itu, penyedia layanan cloud berskala global seperti ByteDance, CoreWeave, dan Oracle Cloud Infrastructure juga akan mengadopsi teknologi tersebut.

Vendor Server Ternama Ikut Meramaikan Ekosistem Vera

Ekosistem Vera juga mendapat dukungan dari sejumlah produsen perangkat keras terkemuka. Dell, HP, Lenovo, dan Supermicro akan menghadirkan sistem server berbasis CPU Vera.

Sementara itu, Asus, Compal, Foxconn, Gigabyte, Pegatron, Quanta Cloud Technology, Wistron, dan Wiwynn turut bergabung dalam pengembangan infrastruktur yang mendukung platform baru Nvidia.

Menariknya, Bursa Saham New York (NYSE) juga menunjukkan minat terhadap teknologi ini. Dengan volume pemrosesan mencapai 1,1 triliun pesan setiap hari, NYSE bekerja sama dengan Redpanda dan HP untuk membangun infrastruktur komputasi generasi baru yang lebih cepat dan efisien.

(Aat/*)

Berita Terkait

Hasil Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Resmi Ditetapkan, Ini Daftar Pemenangnya
Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN
TikTok Perkuat Transparansi Konten AI
Analog Devices Perkuat Infrastruktur AI Lewat Akuisisi Empower
Google Gabungkan AI Search dan YouTube untuk Bisnis Online
xAI Berganti Nama Jadi SpaceXAI Usai Diakuisisi SpaceX
Shopee Bawa Program Afiliasi ke Instagram, Kreator Bisa Raup Komisi
Meta Klaim AI Watermelon Dekati Kemampuan GPT-5.5 OpenAI
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

Hasil Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Resmi Ditetapkan, Ini Daftar Pemenangnya

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:00 WIB

TikTok Perkuat Transparansi Konten AI

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:00 WIB

Analog Devices Perkuat Infrastruktur AI Lewat Akuisisi Empower

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:00 WIB

Google Gabungkan AI Search dan YouTube untuk Bisnis Online

Berita Terbaru

Survei BI: Kinerja Dunia Usaha Triwulan II 2026 Meningkat
(Foto: Bank Indonesia
/harianterbit)

Finansial

Survei BI: Kinerja Dunia Usaha Triwulan II 2026 Meningkat

Jumat, 17 Jul 2026 - 23:00 WIB

5 Wisata Kerinci Paling Populer di Jambi(Foto: AI)

Wisata

5 Wisata Kerinci Paling Populer di Jambi

Jumat, 17 Jul 2026 - 17:00 WIB

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers(Foto: AI)

Lifestyle

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:00 WIB