Berito.id – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan LPG subsidi tetap bertahan pada level saat ini. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ke-18 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandarlampung, Rabu (10/6/2026), Bahlil menyatakan pemerintah belum berencana menaikkan harga energi bersubsidi.
“Hingga saat ini, atas arahan Presiden Republik Indonesia, harga BBM subsidi dan LPG subsidi tetap dan tidak mengalami kenaikan,” ujar Bahlil.
Ia menjelaskan pemerintah sedang menyusun kebijakan ekonomi nasional yang berfokus pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, Presiden meminta Kementerian ESDM merancang pengelolaan sumber daya alam yang mampu mendukung kesejahteraan rakyat sekaligus memperkuat perekonomian negara.
Bahlil menilai langkah tersebut sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan pengelolaan kekayaan alam harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga berencana membenahi berbagai aspek di sektor pertambangan, termasuk pengelolaan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Upaya tersebut di lakukan untuk menciptakan distribusi manfaat ekonomi yang lebih merata.
Menurut Bahlil, arah kebijakan itu juga selaras dengan semangat HIPMI dalam mendorong pelaku usaha kecil naik kelas menjadi menengah, usaha menengah berkembang menjadi besar, dan perusahaan besar semakin kuat melalui kolaborasi yang sehat.
Pertamax Naik Ikuti Harga Minyak Dunia
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax mulai Rabu (10/6/2026). Kebijakan tersebut mengikuti perkembangan harga minyak dunia dan kondisi pasar energi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga di lakukan setelah evaluasi berkala dan koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator.
Menurut Roberth, perubahan harga Pertamax dan Pertamax Green telah mengacu pada formula harga yang di tetapkan pemerintah. Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi nasional.
Meski harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan, Pertamina memastikan ketersediaan pasokan tetap aman di seluruh jaringan SPBU.
Daftar Harga BBM Terbaru
Dalam penyesuaian terbaru, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Adapun harga BBM subsidi tidak berubah. Pertalite tetap di jual Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
(A/*)






