Berito.id – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) resmi membuka Rekrutmen Penggerak HAM Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat implementasi Desa, Kelurahan, dan Kampung Sadar HAM di berbagai wilayah Indonesia. Melalui Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM, kementerian menyediakan sebanyak 200 formasi bagi calon Penggerak HAM. Peserta yang berhasil lolos seleksi akan bertugas di desa, kelurahan, dan kampung binaan yang telah di tetapkan pemerintah.
Program tersebut terbuka bagi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu hak asasi manusia, pemberdayaan warga, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara online melalui laman resmi Kementerian HAM.
Tahun ini, program Penggerak HAM mengangkat tema “Bergerak Bersama Menguatkan Desa/Kelurahan Sadar HAM“. Pemerintah berharap program tersebut mampu memperluas pemahaman dan budaya penghormatan terhadap HAM hingga tingkat desa dan kelurahan.
Tahapan Seleksi Berlangsung Juni-Juli 2026
Kementerian HAM telah menyusun rangkaian seleksi yang berlangsung mulai Juni hingga Juli 2026. Seluruh peserta akan mengikuti beberapa tahapan, mulai dari pemeriksaan administrasi, tes esai, hingga wawancara.
Berikut jadwal lengkap Rekrutmen Penggerak HAM 2026:
- Pengumuman seleksi: 10–19 Juni 2026
- Pendaftaran seleksi: 20–24 Juni 2026
- Seleksi administrasi: 25–30 Juni 2026
- Pengumuman hasil administrasi: 1 Juli 2026
- Masa sanggah: 2–3 Juli 2026
- Pengumuman hasil pascasanggah dan jadwal tes esai: 6 Juli 2026
- Seleksi Kompetensi Bidang HAM (esai): 7–10 Juli 2026
- Pengumuman hasil esai dan jadwal wawancara: 17 Juli 2026
- Wawancara calon Penggerak HAM: 21–24 Juli 2026
- Pengumuman akhir: 27 Juli 2026
Peserta Di minta Cermati Jadwal Seleksi
Sementara itu, Kementerian HAM mengingatkan seluruh pendaftar untuk mencermati setiap tahapan seleksi secara saksama. Dengan demikian, peserta dapat mengikuti seluruh proses sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selain itu, calon peserta juga diharapkan rutin memantau informasi terbaru agar tidak tertinggal pengumuman penting selama proses rekrutmen berlangsung.
Oleh karena itu, ketelitian dan kedisiplinan dalam mengikuti setiap tahapan menjadi faktor penting untuk meningkatkan peluang lolos hingga tahap akhir seleksi. Informasi resmi terkait proses rekrutmen dapat di akses melalui kanal publikasi dan laman pendaftaran Penggerak HAM yang di sediakan kementerian.
Program ini di harapkan mampu melahirkan agen perubahan yang dapat mendorong penguatan nilai-nilai HAM di tingkat desa, kelurahan, dan kampung secara berkelanjutan.
(A/*)






