COIN Pilih Tahan Laba 2025 demi Perkuat Bisnis Kripto

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

COIN Pilih Tahan Laba 2025 demi Perkuat Bisnis Kripto
(Foto: emitennews)

COIN Pilih Tahan Laba 2025 demi Perkuat Bisnis Kripto (Foto: emitennews)

Berito.id – PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) menegaskan komitmennya memperkuat fondasi bisnis jangka panjang di tengah dinamika industri aset kripto yang terus berkembang. Perseroan memilih memperkuat modal, tata kelola perusahaan, serta infrastruktur operasional untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

RUPST Setujui Seluruh Agenda Perseroan

Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Jakarta, Senin (15/6/2026). Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang di ajukan manajemen.

Salah satu keputusan penting adalah menetapkan laba bersih tahun buku 2025 sebagai laba di tahan dan cadangan umum. Kebijakan ini bertujuan memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung kebutuhan ekspansi bisnis di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi.

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk, Ade Wahyu, mengatakan perusahaan saat ini lebih mengutamakan ketahanan usaha dan penciptaan nilai jangka panjang di bandingkan pembagian keuntungan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  BI Batasi Pembelian Dolar AS Maksimal USD25 Ribu Mulai Juni 2026

Menurut Ade, keputusan menahan laba dilakukan secara hati-hati untuk menjaga likuiditas perusahaan. Dana tersebut juga akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur anak usaha dan memastikan Perseroan tetap siap menghadapi perubahan pasar yang cepat.

Dana Di fokuskan untuk Pengembangan Anak Usaha

Ade menjelaskan, laba di tahan akan di alokasikan untuk memperkuat infrastruktur dua anak usaha COIN, yakni PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC).

Selain mendukung pengembangan bisnis, langkah tersebut juga memberi fleksibilitas operasional yang lebih besar bagi perusahaan dalam merespons perkembangan industri aset digital.

COIN Tunjuk Komisaris Baru

Dalam RUPST yang sama, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan dewan komisaris. Silvano Winston Rumantir resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris, sementara Aaron Ang Nio di tunjuk sebagai Komisaris baru.

Baca Juga :  IHSG Dibuka Melemah 0,09 Persen, Rupiah Stagnan di Level Rp 17.285

Ade menilai perubahan tersebut dapat memperkuat fungsi pengawasan sekaligus meningkatkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik seiring pertumbuhan bisnis Perseroan. Setelah perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris COIN terdiri dari John A. Prasetio sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen dan Aaron Ang Nio sebagai Komisaris. Sementara itu, jajaran Direksi tetap dipimpin Ade Wahyu sebagai Direktur Utama bersama Adri P. Martowardojo dan Abraham Ardian Nawawi sebagai Direktur.

Laporan Keuangan 2025 Di setujui

Selain menetapkan penggunaan laba, RUPST juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025. Pemegang saham turut menerima laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris serta laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum hingga 31 Desember 2025.

(A/*)

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi
MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia
Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026
Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya
OJK: 200 BPR Masih Jalani Proses Merger
Harga Emas Pekan Depan Masih Dibayangi Penguatan Dolar AS
Harga Minyak Dunia Sentuh US$100, Prabowo Minta Simulasi APBN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:00 WIB

MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:00 WIB

Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya

Berita Terbaru