Gibran Tegaskan Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDMP

Pemerintah berjanji meningkatkan efektivitas program, memperkuat pengawasan anggaran, dan memastikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gibran Tegaskan Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDMP
(Foto: liputan6)

Gibran Tegaskan Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDMP (Foto: liputan6)

Berito.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah tersebut dilakukan agar penggunaan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurut Gibran, pemerintah terus melakukan pembenahan agar pelaksanaan kedua program berjalan lebih efektif, efisien, tepat sasaran, serta terhindar dari praktik korupsi.

“Pemerintah berkomitmen memperbaiki tata kelola MBG dan KDMP agar setiap rupiah yang digunakan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pelaksanaan program juga harus lebih tepat sasaran, efektif, efisien, dan bebas dari praktik korupsi,” ujar Gibran dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/6/2026).

Jaga Kepercayaan Publik dan Stabilitas Ekonomi

Gibran menilai perbaikan tata kelola program pemerintah menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas fiskal negara.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga dapat meningkatkan keyakinan pasar terhadap kondisi perekonomian nasional sehingga mendukung stabilitas ekonomi dalam jangka panjang.

Aspirasi Mahasiswa Jadi Bahan Evaluasi

Pernyataan tersebut muncul setelah sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi demonstrasi dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu tuntutan yang mereka suarakan ialah evaluasi menyeluruh terhadap program MBG dan KDMP. Sebelumnya, Gibran menerima perwakilan mahasiswa yang melakukan aksi di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta. Pertemuan berlangsung di Istana Wakil Presiden pada Senin (15/6/2026).

Baca Juga :  Vespa 180 cc Resmi Meluncur: Performa Naik 24 Persen, Intip Fitur Canggihnya

Sebanyak 15 mahasiswa dari Universitas Bung Karno (UBK) dan Universitas Mohammad Husni Thamrin Jakarta hadir dalam dialog tersebut. Mereka menyampaikan berbagai masukan terkait kebijakan pemerintah.

Dalam kesempatan itu, Gibran menegaskan pemerintah akan terus menyempurnakan program-program nasional yang sedang berjalan.

Pemerintah Buka Ruang Dialog

Gibran menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa. Menurutnya, pemerintah menyadari masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaan sejumlah program. Karena itu, evaluasi dan perbaikan harus dilakukan secara bersama-sama. “Kami menyadari masih ada banyak kekurangan. Karena itu, berbagai hal yang perlu di benahi harus kita perbaiki bersama,” kata Gibran.

Para mahasiswa memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan hasil kajian dan aspirasi mengenai sejumlah isu nasional. Mereka menyoroti program MBG, KDMP, sektor pendidikan, revisi regulasi, hingga pembangunan daerah tertinggal.

Baca Juga :  Polemik Bakom dan Homeless Media: Transformasi atau Ancaman Independensi?

Seluruh Masukan Akan Di tindaklanjuti

Saat membuka dialog, Gibran mengapresiasi berbagai kritik dan saran yang di sampaikan mahasiswa. Ia menegaskan pemerintah terbuka terhadap masukan selama di sampaikan secara konstruktif dan tertib.

Wapres juga mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik. Ia memastikan seluruh aspirasi yang di terima akan menjadi bahan evaluasi pemerintah. “Saya pastikan seluruh aspirasi yang di sampaikan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Aksi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UBK, Muhammad Abdi Maludin, menilai Gibran menunjukkan sikap terbuka selama audiensi berlangsung.

Menurut Abdi, Wapres berjanji akan melakukan audit, konsolidasi, dan menyampaikan berbagai masukan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia juga mengapresiasi respons pemerintah terhadap tuntutan mahasiswa. Abdi berharap ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat terus terjaga sebagai bagian dari penguatan demokrasi di Indonesia.

(A/*)

Berita Terkait

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG
Beasiswa BPDDI 2026 untuk Dosen Resmi Dibuka
Kemensos Salurkan Bansos Rp390 Miliar di Lampung, Ribuan Warga Terima Berbagai Bantuan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:00 WIB

H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia

Berita Terbaru