BI Rate Naik ke 5,75%, Ini Strategi Keuangan agar Daya Beli Tetap Terjaga

Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku UMKM untuk memperkuat likuiditas, mengelola pengeluaran, dan menyusun ulang strategi investasi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BI Rate Naik ke 5,75%, Ini Strategi Keuangan agar Daya Beli Tetap Terjaga
(Foto: bloombergtechnoz)

BI Rate Naik ke 5,75%, Ini Strategi Keuangan agar Daya Beli Tetap Terjaga (Foto: bloombergtechnoz)

Berito.id – Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) menjadi 5,75 persen pada Juni 2026 mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk mengevaluasi kembali strategi keuangan mereka. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik, menjaga likuiditas serta mempertahankan daya beli di nilai lebih penting daripada sekadar mengejar pertumbuhan aset.

Konselor keuangan Andreas Freddy Pieloor menilai kondisi suku bunga yang lebih tinggi memberi keuntungan bagi instrumen investasi berpendapatan tetap. Deposito, tabungan berjangka, dan sejumlah obligasi pemerintah berpotensi menawarkan imbal hasil yang lebih menarik.

Di sisi lain, pasar saham masih menghadapi tekanan akibat kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Meski demikian, Freddy melihat peluang tetap terbuka bagi investor jangka panjang yang konsisten dan disiplin dalam berinvestasi. Menurutnya, tujuan utama saat ini bukan hanya mencari keuntungan terbesar, tetapi juga menjaga nilai kekayaan agar tidak tergerus inflasi.

Di versifikasi Investasi Tetap Menjadi Kunci

Freddy mengingatkan pentingnya menyebarkan dana investasi ke beberapa instrumen. Langkah ini dapat mengurangi risiko jika salah satu aset mengalami penurunan kinerja.

Ia menyarankan setiap orang menyesuaikan komposisi portofolio dengan profil risiko, tujuan finansial, usia, kebutuhan likuiditas, serta kemampuan keuangan masing-masing. Dengan strategi yang tepat, investor dapat menjaga keseimbangan antara potensi keuntungan dan tingkat risiko yang di hadapi.

Baca Juga :  Jadwal Puasa Tasua dan Asyura Juni 2026 Beserta Niatnya

Hitung Inflasi Pribadi, Bukan Hanya Mengacu Data Nasional

Selain memantau perkembangan suku bunga, masyarakat juga perlu memperhatikan kenaikan biaya hidup yang mereka rasakan secara langsung. Meskipun inflasi nasional masih tergolong terkendali, banyak keluarga menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, layanan kesehatan, hingga transportasi.

Karena itu, Freddy menyarankan masyarakat menghitung inflasi pribadi. Caranya dengan membandingkan total pengeluaran bulanan saat ini dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Metode tersebut di nilai mampu memberikan gambaran yang lebih realistis mengenai kondisi keuangan rumah tangga di banding hanya melihat angka inflasi nasional.

Kendalikan Pengeluaran dan Hindari Belanja Impulsif

Dalam situasi suku bunga tinggi, pengelolaan pengeluaran menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan finansial. Freddy meminta masyarakat lebih berhati-hati saat mengambil keputusan belanja. Ia mengingatkan agar setiap pembelian di evaluasi terlebih dahulu, apakah benar-benar di butuhkan, masih bisa di tunda, atau justru memberikan manfaat jangka panjang. Pendekatan ini dapat membantu keluarga menjaga stabilitas keuangan sekaligus mengurangi risiko pemborosan.

Pelaku UMKM Perlu Memperketat Pengelolaan Arus Kas

Kenaikan BI Rate juga berdampak pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Suku bunga pinjaman modal kerja maupun kredit investasi berpotensi meningkat sehingga biaya pembiayaan menjadi lebih mahal.

Baca Juga :  Pemerintah Targetkan Separuh Proyek Energi Sampah Rampung 2027, Gunakan Teknologi Pirolisis dan PSEL

Untuk menghadapi kondisi tersebut, pelaku usaha perlu mengelola arus kas secara lebih disiplin. Langkah ini penting agar bisnis tetap memiliki likuiditas yang cukup untuk menjalankan operasional sehari-hari.

Freddy juga menyoroti pentingnya perencanaan pajak. Menurutnya, banyak usaha mengalami tekanan arus kas bukan karena merugi, melainkan karena tidak menyiapkan dana pajak sejak awal. Ia menyarankan pelaku usaha langsung memisahkan dana pajak setiap kali menerima pendapatan. Dengan cara itu, kewajiban perpajakan dapat di penuhi tepat waktu tanpa mengganggu operasional bisnis.

Disiplin Keuangan Lebih Penting di Tengah Ketidakpastian

Freddy menegaskan masyarakat tidak perlu panik menghadapi kenaikan BI Rate. Sebaliknya, momentum ini dapat di manfaatkan untuk kembali menerapkan prinsip-prinsip keuangan yang sehat.

Langkah tersebut meliputi menjaga dana darurat, mengendalikan utang, melakukan diversifikasi investasi, serta memenuhi seluruh kewajiban keuangan tepat waktu. Menurutnya, di tengah ketidakpastian ekonomi, disiplin dalam mengelola keuangan sering kali memberikan manfaat yang lebih besar di banding sekadar mencari instrumen investasi dengan keuntungan tertinggi.

(A/*)

Berita Terkait

Saham SpaceX Anjlok 6 Persen Usai Euforia IPO
MSCI Tetapkan Indonesia sebagai Emerging Market 2026
Penurunan Limbah B3 MIND ID Susut 38 Persen Selama Dua Tahun
BI Rate Naik ke 5,75 Persen pada Juni 2026
Triasmitra-MoraRepublic Operasikan SKKL Rising 8
AIIB Siapkan Dana US$17 Miliar untuk Indonesia hingga 2029
Pertamina Rilis BBM B50, Resmi Meluncur 1 Juli 2026
Anggaran Kemenkeu 2027 Tembus Rp49,8 Triliun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:00 WIB

Saham SpaceX Anjlok 6 Persen Usai Euforia IPO

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:05 WIB

BI Rate Naik ke 5,75%, Ini Strategi Keuangan agar Daya Beli Tetap Terjaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:02 WIB

MSCI Tetapkan Indonesia sebagai Emerging Market 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:03 WIB

Penurunan Limbah B3 MIND ID Susut 38 Persen Selama Dua Tahun

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

BI Rate Naik ke 5,75 Persen pada Juni 2026

Berita Terbaru

Instagram Tambah Fitur Caption Berbeda di Carousel
(Foto: REUTERS/Thomas White/File Photo
/cnbc)

Lifestyle

Instagram Tambah Fitur Caption Berbeda di Carousel

Minggu, 21 Jun 2026 - 16:10 WIB

Hujan Juni Masih Berlangsung di Indonesia, Tapi Mulai Melemah
(Foto: Getty Images
/iStockphoto/detik)

Lifestyle

Hujan Juni Masih Berlangsung di Indonesia, Tapi Mulai Melemah

Minggu, 21 Jun 2026 - 15:00 WIB

Saham SpaceX Anjlok 6 Persen Usai Euforia IPO
(Foto: bloombergtechnoz)

Finansial

Saham SpaceX Anjlok 6 Persen Usai Euforia IPO

Minggu, 21 Jun 2026 - 13:00 WIB

Biodiesel B50 Lebih Kering dari B40, Uji Coba ESDM
(Foto: agrofarm)

Lifestyle

Biodiesel B50 Lebih Kering dari B40, Uji Coba ESDM

Minggu, 21 Jun 2026 - 12:00 WIB