Berito.id – Perusahaan semikonduktor global Analog Devices (ADI) resmi menyelesaikan proses akuisisi terhadap Empower Semiconductor. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi pengelolaan daya tingkat sistem, mulai dari sumber listrik hingga prosesor (grid-to-core power), seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
AI Mendorong Lonjakan Kebutuhan Energi
Semakin luasnya pemanfaatan AI membuat kebutuhan daya pada pusat data dan sistem komputasi berskala besar ikut meningkat drastis. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan baru bagi industri. Bukan hanya soal besarnya konsumsi listrik, tetapi juga bagaimana menyalurkan daya secara efisien tanpa menghasilkan panas berlebih yang dapat menurunkan performa perangkat.
Teknologi Empower Perkuat Solusi ADI
Lewat akuisisi ini, ADI menggabungkan teknologi milik Empower Semiconductor untuk menghadirkan solusi pengelolaan daya yang di tempatkan lebih dekat ke prosesor. Pendekatan tersebut di klaim mampu meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung sistem dengan kepadatan komputasi yang lebih tinggi. Solusi ini di tujukan untuk berbagai kebutuhan komputasi intensif yang berkembang bersama ekosistem AI.
CEO ADI Sebut Akuisisi Jadi Langkah Penting
CEO sekaligus Chair ADI, Vincent Roche, mengatakan bahwa penyelesaian akuisisi Empower menjadi tonggak penting dalam menghadapi tantangan baru di era AI. Menurutnya, infrastruktur AI modern telah mengubah cara distribusi daya dilakukan. Saat ini, kebutuhan energi menjadi salah satu faktor utama yang menentukan laju inovasi teknologi.
Roche juga menjelaskan bahwa skala bisnis ADI akan membantu pelanggan merancang ulang sistem pengelolaan daya agar mampu memenuhi kebutuhan komputasi AI generasi terbaru. Dampaknya di perkirakan tidak hanya di rasakan di pusat data, tetapi juga pada berbagai sektor lainnya.
Perkuat Portofolio Teknologi
Empower Semiconductor membawa teknologi Integrated Voltage Regulator (IVR) serta silicon capacitor yang di rancang untuk memenuhi kebutuhan prosesor AI terhadap pasokan daya yang cepat, presisi, efisien, dan memiliki kepadatan tinggi. Kehadiran teknologi tersebut melengkapi portofolio Analog Devices yang pada tahun fiskal 2025 mencatat pendapatan lebih dari USD 11 miliar.
(A/*)






