Rupiah Diusulkan Jadi Mata Uang Order Book Kripto

Bursa Kripto Global Diminta Pakai Rupiah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Diusulkan Jadi Mata Uang Order Book Kripto
(Foto: AI)

Rupiah Diusulkan Jadi Mata Uang Order Book Kripto (Foto: AI)

Berito.id – Industri aset kripto di Indonesia memasuki babak baru setelah pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Pelaku industri berharap aturan tersebut mampu menciptakan persaingan yang sehat sekaligus memperkuat posisi ekosistem kripto nasional. Pedagang Aset Kripto (PAKD) menilai seluruh bursa kripto, termasuk platform global yang melayani pengguna di Indonesia, perlu mematuhi regulasi yang sama. Kebijakan itu di nilai penting agar industri berkembang secara adil dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional.

Regulasi Seragam untuk Semua Bursa

CEO INDODAX, William Sutanto, mengatakan industri kripto Indonesia telah tumbuh selama lebih dari satu dekade. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi modal kuat untuk membangun ekosistem yang semakin matang. Ia menilai pemerintah perlu memastikan pertumbuhan industri tidak hanya berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi bagi Indonesia. William menjelaskan Indonesia memiliki pasar aset kripto yang besar. Karena itu, regulasi seharusnya tidak hanya mengatur aspek kepatuhan, tetapi juga mendorong manfaat ekonomi agar terus berkembang dan di rasakan di dalam negeri.

Baca Juga :  5 Hero Counter X-Borg EXP Lane, Cara Cepat Hancurkan Firaga Armor

Persaingan Sehat Dorong Inovasi

William menilai kehadiran bursa kripto global merupakan bagian dari perkembangan industri aset digital. Kehadiran mereka dapat memperluas pilihan masyarakat, meningkatkan efisiensi, sekaligus mendorong inovasi. Meski demikian, ia menegaskan seluruh penyedia layanan yang beroperasi di Indonesia harus berada dalam aturan yang setara. Kesamaan regulasi di nilai mampu menciptakan level playing field sehingga persaingan berlangsung lebih sehat. Menurutnya, persaingan yang adil akan membuka ruang inovasi lebih luas dan mempercepat pertumbuhan ekosistem kripto nasional.

Konektivitas Global Tetap Di butuhkan

William menegaskan penguatan industri dalam negeri bukan berarti menutup akses terhadap pasar internasional. Sebaliknya, koneksi dengan likuiditas global tetap di perlukan agar harga aset kripto di Indonesia tetap kompetitif dan pasar memiliki likuiditas yang cukup. Namun, mekanisme tersebut harus berjalan dalam sistem yang transparan. Dengan begitu, efisiensi pasar dapat berjalan beriringan dengan perlindungan konsumen dan stabilitas industri.

Baca Juga :  Kesempatan Terbatas! Bank BTN Cari Karyawan Tetap, Pendaftaran Ditutup 8 Mei 2026

Rupiah Perlu Menjadi Mata Uang Utama Order Book

Selain regulasi yang setara, William juga mendorong penggunaan rupiah sebagai quote currency pada order book nasional. Menurutnya, langkah tersebut akan memperkuat kedaulatan ekosistem aset kripto Indonesia. Ia menilai penggunaan rupiah dalam transaksi domestik dapat mendukung penguatan ekonomi nasional seiring berkembangnya industri aset digital.

Minta Kepastian Peran Bursa dan PAKD

William juga meminta pemerintah memberikan kepastian hukum mengenai pembagian tugas antara Bursa dan Pedagang Aset Kripto (PAKD). Ia menilai masing-masing pihak harus menjalankan fungsi sesuai mandat yang telah di tetapkan dalam regulasi.

Menurutnya, bursa seharusnya tidak mengambil alih peran pedagang dalam melayani konsumen secara langsung. Selain itu, ia mengingatkan agar pengelola bursa tidak menaikkan biaya transaksi secara berlebihan. William menilai beban biaya dan pajak yang saat ini di tanggung investor kripto sudah cukup tinggi. Karena itu, tambahan biaya dari bursa di khawatirkan dapat menekan volume transaksi di pasar Indonesia.

(A/*)

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi
MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia
Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026
Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya
OJK: 200 BPR Masih Jalani Proses Merger
Harga Emas Pekan Depan Masih Dibayangi Penguatan Dolar AS
Harga Minyak Dunia Sentuh US$100, Prabowo Minta Simulasi APBN
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:00 WIB

MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:00 WIB

Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya

Berita Terbaru