Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru

Rekam Jejak Jurnalis Senior hingga Ketegasannya Mengawal Program Makan Bergizi Gratis.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru 
(Foto:Dok.BGN
/disway)

Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Baru (Foto:Dok.BGN /disway)

Berito.id – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Penunjukan ini menggantikan pejabat sebelumnya, Dadan Hindayana. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan kabar tersebut dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (2/6/2026) malam. Sebelum naik jabatan,Profil Kepala BGN baru Nanik S Deyang mengemban posisi sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Profil Kepala BGN baru Nanik S Deyang ini Rekam Jejak Karier dan Politik

Perempuan kelahiran Madiun, 3 Januari 1968 ini mengawali kariernya sebagai wartawati di Tabloid Bangkit di bawah Kompas Gramedia. Ia kemudian sempat memimpin Kelompok Media Peluang (KMP). Pengalaman panjang di dunia pers mengasah kemampuan komunikasi publiknya secara tajam. Nama Nanik mulai di kenal luas di tingkat nasional saat aktif mendukung Prabowo Subianto. Pada Pilpres 2019, ia di percaya menjadi Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo-Sandi.

Baca Juga :  Strategi Politik Jokowi, Perkuat Posisi Gibran dan Loloskan PSI di Pemilu 2029

Karier pemerintahannya berlanjut saat ia di lantik menjadi Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) periode 2024–2029 bersama Budiman Sudjatmiko. Kemudian pada September 2025, Presiden Prabowo menggesernya menjadi Wakil Kepala BGN. Di lembaga ini, ia juga memegang peran sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tegas Kawal Kualitas Gizi lewat Sidak

Nanik di kenal sebagai sosok yang tegas. Selama menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, ia rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini di ambil demi memastikan standar operasional prosedur (SOP) terpenuhi demi gizi anak, ibu hamil, menyusui, dan balita. Melalui akun Instagram resmi @sidakbgn, Nanik baru-baru ini meninjau beberapa SPPG di Sukabumi, Jawa Barat. Dari berbagai sidak, ia kerap menemukan pelanggaran berat. Mulai dari masalah higienitas dapur, tata letak yang keliru, hingga sanitasi yang buruk. Ia juga menuntut para mitra untuk menyediakan fasilitas mes yang layak bagi kepala dan pengawas SPPG di lokasi kerja. Bagi mitra yang membandel, Nanik tidak segan untuk menjatuhkan sanksi penangguhan operasi (suspend).

Baca Juga :  Asam Lambung Kumat Saat Puasa? Coba 5 Trik Sederhana Agar Perut Nyaman Sampai Magrib

Data Penangguhan Ribuan Dapur Gizi

Hingga Ahad (31/5), Nanik mencatat masih ada 2.213 SPPG yang di tangguhkan. Keputusan ini di ambil berdasarkan aduan masyarakat, laporan pejabat daerah, serta hasil evaluasi lapangan atas insiden yang merugikan penerima manfaat.

Berikut adalah rincian data operasional SPPG di seluruh Indonesia sejak program di mulai pada 6 Januari 2025 hingga 29 Mei 2026:

Status SPPG Jumlah
Total SPPG Beroperasional 27.208 unit
Pernah Ditangguhkan (Skorsing) 8.182 unit
Sudah Diizinkan Buka Kembali 5.659 unit
Masih Ditangguhkan (Masa Perbaikan) 2.213 unit

SPPG yang masih di tangguhkan wajib memperbaiki kualitas manajemen serta infrastruktur bangunan agar sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku.

(Aat/*)

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Kebijakan Ketenagakerjaan
MPR Ajak Semua Pihak Dorong Kaloborasi Perkuat Gerakan Literasi Nasional
Prabowo Ungkap 108 Masalah Berhasil Diselesaikan, Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan
Kepala BKN Ajak ASN Terus Mengabdi untuk Negeri
Sekolah Kedinasan 2026 Segera Dibuka, Ini 6 Tahapan Seleksinya
DPR Minta Inovasi dalam Efisiensi Anggaran Pertahanan
LNG Abadi Masela Perkuat Hilirisasi dan Industri Nasional
BKN Minta Pemerintah Tambah Jumlah PNS
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:00 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Kebijakan Ketenagakerjaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

MPR Ajak Semua Pihak Dorong Kaloborasi Perkuat Gerakan Literasi Nasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:00 WIB

Prabowo Ungkap 108 Masalah Berhasil Diselesaikan, Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

Kepala BKN Ajak ASN Terus Mengabdi untuk Negeri

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:00 WIB

Sekolah Kedinasan 2026 Segera Dibuka, Ini 6 Tahapan Seleksinya

Berita Terbaru

Update Harga Emas Antam 22 Juli 2026, Turun Rp9.000
(Foto: AI)

Finansial

Update Harga Emas Antam 22 Juli 2026, Turun Rp9.000

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:00 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Kebijakan Ketenagakerjaan
(Foto: revolusinews)

Nasional

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Kebijakan Ketenagakerjaan

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:00 WIB

Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah
(Foto: rri)

Daerah

Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah

Selasa, 21 Jul 2026 - 21:00 WIB