Harga Batu Bara Turun, Minyak Mentah, CPO dan Timah Melonjak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Batu Bara Turun, Minyak Mentah, CPO dan Timah Melonjak

Harga Batu Bara Turun, Minyak Mentah, CPO dan Timah Melonjak

Berito.id – Dinamika geopolitik Timur Tengah mendadak memanaskan pasar energi. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,8 persen ke angka USD 95,88 per barel pada perdagangan Kamis pagi (7/5). Pemulihan ini di picu oleh sinyal kuat berakhirnya konflik setelah beredar kabar mengenai draf kesepakatan satu halaman yang sedang di tinjau oleh Teheran.

Iran mengonfirmasi sedang mempelajari proposal perdamaian dari Amerika Serikat. Donald Trump menyatakan optimisme bahwa kesepakatan akan tercapai, meski isu krusial seperti program nuklir dan pembukaan Selat Hormuz masih menjadi ganjalan utama. Bagi pelaku industri, stabilitas di Selat Hormuz adalah kunci; penyumbatan jalur ini bisa memicu lonjakan harga energi global secara ekstrem secara instan.

Baca Juga :  Begini Cara Pakai AI buat Cari Side Hustle Penghasil Rupiah

Fluktuasi Komoditas Logam dan Perkebunan

Sektor logam menunjukkan performa yang kontras. Timah mencatatkan lonjakan fantastis sebesar 8,22 persen, menyentuh angka USD 53.808 per ton di London Metal Exchange (LME). Lonjakan ini menjadi anomali positif di tengah koreksi komoditas lainnya.

Daftar perubahan harga komoditas terkini:

  • CPO: Menguat tipis 0,26 persen ke level MYR 4.591 per ton.

  • Nikel: Terkoreksi 2,26 persen menjadi USD 19.199 per ton.

  • Batu Bara: Melemah 1,75 persen ke posisi USD 132,05 per ton di pasar ICE Newcastle.

Baca Juga :  Veda Ega Pratama Amankan Posisi Keenam di Kualifikasi Moto3 Prancis 2026

Panduan Strategis bagi Investor

Kenaikan harga minyak dan CPO secara bersamaan biasanya akan menekan biaya operasional sektor transportasi dan logistik. Anda yang memiliki aset di sektor pertambangan nikel dan batu bara perlu waspada terhadap tren pelemahan ini. Sebaliknya, performa impresif timah memberikan peluang bagi emiten terkait untuk memperkuat posisi portofolio di tengah ketidakpastian global. Pantau terus respons resmi Iran terhadap proposal AS, karena setiap pernyataan diplomatik akan langsung berimbas pada volatilitas harga energi malam ini. (Nd)

Berita Terkait

Tren Bunga Kredit Perbankan Menurun, Momentum Tepat Genjot Pembiayaan Usaha
Elon Musk Pertahankan Kepemilikan Saham Jelang IPO Raksasa SpaceX Juni 2026
Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026, Stagnan di Rp2,839 Juta per Gram
Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia 15 Mei 2026, Strategi Menghadapi Cuti Bersama
OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda
OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun
Wall Street Tembus Rekor Baru, Dominasi AI Melawan Tekanan Geopolitik
IHSG Terkoreksi ke 6.750 Jelang Rebalancing MSCI dan Sentimen Royalti Tambang
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:07 WIB

Tren Bunga Kredit Perbankan Menurun, Momentum Tepat Genjot Pembiayaan Usaha

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:08 WIB

Elon Musk Pertahankan Kepemilikan Saham Jelang IPO Raksasa SpaceX Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:02 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026, Stagnan di Rp2,839 Juta per Gram

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:06 WIB

Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia 15 Mei 2026, Strategi Menghadapi Cuti Bersama

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:04 WIB

OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda

Berita Terbaru