Penurunan Limbah B3 MIND ID Susut 38 Persen Selama Dua Tahun

Efisiensi operasional dan pemanfaatan limbah produksi mendorong pengurangan limbah berbahaya sekaligus memperkuat praktik pertambangan berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penurunan Limbah B3 MIND ID Susut 38 Persen Selama Dua Tahun
(Foto: ist
/bumntrack)

Penurunan Limbah B3 MIND ID Susut 38 Persen Selama Dua Tahun (Foto: ist /bumntrack)

Berito.id – Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, berhasil menekan volume limbah padat bahan berbahaya dan beracun (B3) secara signifikan dalam dua tahun terakhir. Perusahaan mencatat volume limbah B3 turun sekitar 38 persen, dari 351 kiloton pada 2023 menjadi 217 kiloton pada 2025.

Pencapaian tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan strategi keberlanjutan perusahaan melalui kerangka Sustainability Pathway. Program ini mengarahkan pengelolaan sumber daya mineral secara bertanggung jawab sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan.

Kebutuhan Mineral Strategis Harus Sejalan dengan Keberlanjutan

Division Head of Sustainability MIND ID, Binahidra Logiardi, menegaskan bahwa meningkatnya kebutuhan mineral strategis untuk mendukung transisi energi global harus di barengi praktik pertambangan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Menurutnya, permintaan aluminium, bauksit, nikel, tembaga, dan timah terus meningkat. Komoditas tersebut menjadi bahan utama dalam produksi baterai, kendaraan listrik, dan pembangunan infrastruktur energi. Kondisi ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi industri tambang untuk memperkuat komitmen keberlanjutan.

Baca Juga :  Meta AI WhatsApp Rilis Fitur Incognito, Cara Aman Bahas Data Sensitif Tanpa Jejak

“Baik limbah B3 maupun limbah non-B3 terus menurun karena operasi dilakukan lebih efisien. Dengan demikian, jumlah limbah yang di hasilkan juga semakin berkurang,” ujar Binahidra dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Limbah Non-B3 Ikut Menurun

Selain limbah B3, MIND ID juga berhasil menekan volume limbah padat non-B3. Pada 2023, jumlah limbah non-B3 tercatat mencapai 1.082 kiloton. Angka tersebut turun menjadi 956 kiloton pada 2025. Penurunan ini mencerminkan semakin efektifnya sistem pengelolaan limbah yang di terapkan di seluruh entitas Grup MIND ID.

Material Sisa Produksi Di olah Menjadi Produk Bernilai

MIND ID tidak hanya fokus mengurangi timbulan limbah. Grup ini juga mengembangkan berbagai program pemanfaatan material sisa produksi agar memiliki nilai ekonomi tambahan.

PT Aneka Tambang Tbk (Antam), melalui Unit Bisnis Pertambangan Nikel Kolaka, mengolah slag feronikel menjadi batako dan paving block. Fasilitas tersebut mampu menghasilkan produk olahan hingga sekitar 5.000 ton setiap tahun.

Baca Juga :  Pertamina Rilis BBM B50, Resmi Meluncur 1 Juli 2026

Di sisi lain, PT Freeport Indonesia memanfaatkan tailing sebagai material agregat campuran paste backfill. Material ini di gunakan untuk mendukung kegiatan tambang bawah tanah dengan kapasitas sekitar 1.500 kiloton per tahun.

Sementara itu, PT Vale Indonesia Tbk menggunakan slag nikel untuk pembangunan jalan, infrastruktur pertambangan, serta stabilisasi lahan. Pemanfaatannya mencapai sekitar 5.300 kiloton per tahun.

Pengelolaan Limbah Jadi Bagian Strategi Bisnis

Binahidra menilai pengelolaan limbah kini tidak lagi sekadar memenuhi kewajiban regulasi. Perusahaan menjadikannya sebagai bagian dari strategi bisnis untuk menciptakan nilai tambah sekaligus mengendalikan risiko lingkungan dan operasional.

Ia menegaskan bahwa Sustainability Pathway berfungsi lebih dari sekadar alat pelaporan. Kerangka tersebut menjadi instrumen untuk mengelola dampak, memitigasi risiko, serta menciptakan manfaat jangka panjang bagi perusahaan, lingkungan, dan masyarakat.

(A/*)

Berita Terkait

BI Rate Naik ke 5,75 Persen pada Juni 2026
Triasmitra-MoraRepublic Operasikan SKKL Rising 8
AIIB Siapkan Dana US$17 Miliar untuk Indonesia hingga 2029
Cara Cek Tagihan Listrik Lewat HP dengan PLN Mobile
Pertamina Rilis BBM B50, Resmi Meluncur 1 Juli 2026
Anggaran Kemenkeu 2027 Tembus Rp49,8 Triliun
10 Negara Teraman Dan Terdamai di Dunia Tahun 2026
Kemenkeu Ajukan Anggaran Rp49,8 Triliun, DJP Fokus Kejar Pajak Berbasis AI
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:03 WIB

Penurunan Limbah B3 MIND ID Susut 38 Persen Selama Dua Tahun

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

BI Rate Naik ke 5,75 Persen pada Juni 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:05 WIB

Triasmitra-MoraRepublic Operasikan SKKL Rising 8

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:05 WIB

AIIB Siapkan Dana US$17 Miliar untuk Indonesia hingga 2029

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:03 WIB

Cara Cek Tagihan Listrik Lewat HP dengan PLN Mobile

Berita Terbaru

OpenAI GPT 5.5 Pro Rajai Peringkat Kecerdasan Buatan Global(Foto: aiu)

Teknologi

OpenAI GPT 5.5 Pro Rajai Peringkat Kecerdasan Buatan Global

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:00 WIB

Putin Sambut Menlu RI Sugiono di KTT ASEAN–Rusia di Kazan
(Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova/cnn)

Internasional

Putin Sambut Menlu RI Sugiono di KTT ASEAN–Rusia di Kazan

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:00 WIB

Penurunan Limbah B3 MIND ID Susut 38 Persen Selama Dua Tahun
(Foto: ist
/bumntrack)

Finansial

Penurunan Limbah B3 MIND ID Susut 38 Persen Selama Dua Tahun

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:03 WIB

Mobil Listrik Citroën e-C3X EV Eropa Dibandrol 120 Jutaan
(Foto: gridoto)

Otomotif

Mobil Listrik Citroën e-C3X EV Eropa Dibandrol 120 Jutaan

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:05 WIB

Alur Cerita Love Has Fireworks, Wang Churan dan Tan Jianci 
(Foto: disway)

Showbiz

Alur Cerita Love Has Fireworks, Wang Churan dan Tan Jianci

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:03 WIB