Lawan Krisis Energi, WFH Jadi Tren Baru di Asia Tenggara Menyusul Konflik Timur Tengah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 07:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lawan Krisis Energi, WFH Jadi Tren Baru di Asia Tenggara Menyusul Konflik Timur Tengah (Foto: AI)

Lawan Krisis Energi, WFH Jadi Tren Baru di Asia Tenggara Menyusul Konflik Timur Tengah (Foto: AI)

Berito.id – Kemelut yang tak kunjung usai di Timur Tengah mulai berdampak nyata hingga ke dapur dan tangki bensin warga di Asia Tenggara. Menghadapi ancaman kelangkaan energi, kebijakan Work From Home (WFH) kini tak lagi identik dengan protokol kesehatan, melainkan strategi bertahan hidup sebuah negara.

Indonesia sudah lebih dulu mengambil langkah dengan menerapkan skema WFH sehari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, langkah ini ternyata menjadi fenomena regional. Negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, hingga Filipina mulai menjalankan misi serupa: mengurangi mobilitas warga demi mengamankan cadangan bahan bakar nasional.

Malaysia Pangkas Kuota BBM Bersubsidi

Negeri Jiran mengambil langkah tegas mulai 15 April 2026. Pemerintah Malaysia resmi memperkenalkan kebijakan WFH bagi ASN di kementerian, lembaga pemerintah, hingga BUMN. Fokus utamanya jelas, yakni menekan konsumsi bahan bakar di tengah ketidakpastian pasokan akibat ketegangan Iran.

“Kabinet telah menyetujui kebijakan kerja dari rumah. Ini bertujuan untuk mengurangi konsumsi bahan bakar dan memastikan pasokan energi tetap stabil,” tegas Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, melansir dari The Straits Times.

Kondisi ini kian mendesak karena Selat Hormuz jalur krusial minyak dunia masih tertutup. Akibatnya, Anwar Ibrahim juga mengumumkan pemangkasan kuota bensin bersubsidi dari 300 liter menjadi 200 liter per bulan untuk setiap warga yang memenuhi syarat.

Baca Juga :  Kabar Gembira! PPPK Paruh Waktu di Banten Resmi Kantongi THR Lebaran Tahun Ini

Thailand: Dari WFH Hingga Larangan Pakai Lift

Strategi unik muncul dari Negeri Gajah Putih. Sejak Maret 2026, Pemerintah Thailand mewajibkan ASN dan sektor swasta untuk bekerja dari rumah. Namun, instruksi Perdana Menteri Anutin Charnvirakul tidak berhenti di situ.

Pemerintah setempat merilis protokol penghematan energi yang sangat mendetail bagi pegawai negeri, antara lain:

  • Efisiensi Lift: Pegawai di minta menggunakan tangga daripada lift jika hanya naik-turun satu atau dua lantai.

  • Seragam Kasual: ASN diimbau mengenakan kemeja lengan pendek saat bekerja agar penggunaan AC di kantor bisa di kurangi.

  • Pangkas Perjalanan: Penangguhan perjalanan dinas ke luar negeri kecuali dalam kondisi mendesak.

Lampu dan peralatan listrik di gedung pemerintah juga wajib dimatikan total saat tidak di gunakan sebagai langkah penghematan masif.

Filipina Pilih Opsi 4 Hari Kerja Sepekan

Berbeda dengan skema harian, Filipina memilih menerapkan kebijakan empat hari kerja sepekan bagi ASN sejak 9 Maret 2026. Jadwal kerja yang lebih padat namun singkat ini bertujuan langsung untuk memotong penggunaan bahan bakar transportasi harian secara signifikan.

Baca Juga :  Aplikasi Kawal Haji Resmi Diluncurkan: Solusi Cepat Lapor Kendala di Tanah Suci

Selain itu, kantor pemerintahan di Filipina dilarang mengatur suhu pendingin udara (AC) di bawah 24°C. Langkah ini dipercaya mampu menurunkan beban listrik nasional di tengah lonjakan harga energi global.

Vietnam Dorong Transportasi Umum

Vietnam tidak tinggal diam. Pemerintah setempat gencar mendorong masyarakatnya untuk bekerja dari rumah sekaligus memberikan insentif bagi mereka yang beralih menggunakan transportasi umum. Harapannya, penggunaan kendaraan pribadi bisa ditekan serendah mungkin untuk menghemat stok BBM nasional.

Tips Tambahan: Cara Mandiri Hemat Energi di Rumah

Selagi menjalankan WFH, Anda juga bisa berkontribusi menjaga stabilitas energi nasional dengan langkah sederhana:

  1. Gunakan Pencahayaan Alami: Buka gorden di siang hari agar tidak perlu menyalakan lampu saat bekerja.

  2. Cabut Colokan Listrik: Matikan charger laptop atau perangkat elektronik lainnya jika baterai sudah penuh.

  3. Atur Suhu AC: Ikuti langkah Filipina dengan mengatur suhu AC pada level 24-25°C untuk efisiensi kompresor.

Kebijakan WFH global ini menjadi pengingat bahwa ketahanan energi adalah tanggung jawab bersama. Dengan mobilitas yang lebih rendah, kita tidak hanya menghemat biaya operasional pribadi, tetapi juga membantu negara melewati masa sulit akibat konflik geopolitik global.

Berita Terkait

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan
Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia
“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Berita Terbaru