Indonesia Berduka, Nyak Sandang Donatur Pesawat Pertama RI Seulawah RI-001 Meninggal Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 12:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nyak Sandang Donatur Pesawat Pertama RI Seulawah RI-001 Meninggal Dunia (doc. Setneg/voi)

Nyak Sandang Donatur Pesawat Pertama RI Seulawah RI-001 Meninggal Dunia (doc. Setneg/voi)

Berito.id – Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya yang menjadi saksi sekaligus penyokong berdirinya kedaulatan udara Republik. Teungku Nyak Sandang, sosok bersahaja di balik pembelian pesawat pertama Indonesia, Seulawah RI-001, mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 12.20 WIB.

Sang pejuang ekonomi ini berpulang di kediamannya, Desa Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya. Kepergiannya menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Aceh dan bangsa Indonesia yang berutang budi atas pengorbanan luar biasanya di masa awal kemerdekaan.

Duka Mendalam Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan rasa kehilangan yang sangat besar atas wafatnya Teungku Nyak Sandang. Melalui akun media sosialnya, pria yang akrab disapa Mualem ini mengenang dedikasi almarhum yang tak ternilai bagi negara.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama pribadi dan Pemerintah Aceh, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Teungku Nyak Sandang,” tulis Muzakir Manaf dalam unggahan di Instagram @muzakirmanaf1964.

Muzakir menekankan bahwa kontribusi Nyak Sandang adalah pilar penting dalam sejarah penerbangan Indonesia. “Almarhum merupakan sosok yang sangat berjasa, khususnya melalui kontribusinya dalam pembelian pesawat pertama Republik Indonesia, Seulawah RI-001,” tambahnya.

Baca Juga :  Punya Budget Rp20 Jutaan? Ini Daftar Vespa Matic Bekas yang Masih Gagah di Jalanan

Momen Haru Saat Presiden Prabowo Berlutut

Jasa Nyak Sandang tidak pernah dilupakan oleh negara. Pada Agustus tahun lalu, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama kepada almarhum di Istana Negara.

Momen penganugerahan tersebut menjadi sangat emosional dan viral di media massa. Presiden Prabowo tertangkap kamera berlutut di hadapan Nyak Sandang yang saat itu duduk di kursi roda untuk menyematkan tanda kehormatan tersebut. Tindakan spontan Presiden ini menjadi simbol penghormatan tertinggi negara terhadap rakyat yang telah mengikhlaskan segalanya demi merah putih.

Tepuk tangan riuh memenuhi Istana saat pembawa acara membacakan narasi pengabdiannya. Nyak Sandang adalah bukti nyata bahwa kemerdekaan Indonesia di rajut dari kerelaan rakyat kecil yang mencintai tanah airnya tanpa syarat.

Menjual Tanah dan Emas demi Seulawah RI-001

Sejarah mencatat keberanian Nyak Sandang yang luar biasa pada tahun 1948. Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, ia menjawab seruan Presiden Soekarno yang datang ke Aceh untuk meminta bantuan dana pembelian pesawat.

Baca Juga :  Berburu Matcha 'Hidden Gem' di Jakarta yang Lagi Viral, Mana Favorit Anda?

Tanpa ragu, Nyak Sandang menjual aset berharganya berupa tanah dan emas. Dana hasil penjualan tersebut di serahkan langsung kepada negara. Berkat sumbangannya bersama masyarakat Aceh lainnya, Indonesia berhasil memiliki pesawat angkut pertama yang di beri nama Seulawah RI-001.

Pesawat inilah yang menjadi cikal bakal maskapai nasional Garuda Indonesia dan berperan penting dalam menembus blokade udara Belanda serta membawa misi diplomatik ke luar negeri.

Tips Sejarah: Bagi generasi muda yang ingin melihat langsung jasa Nyak Sandang, replika pesawat Seulawah RI-001 kini di abadikan di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, sebagai pengingat abadi bahwa kemerdekaan bukan hadiah, melainkan hasil patungan air mata dan harta rakyat.

Selamat jalan, Teungku Nyak Sandang. Terima kasih atas sayap yang kau berikan untuk bangsa ini terbang tinggi. (Nd)

Berita Terkait

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG
Beasiswa BPDDI 2026 untuk Dosen Resmi Dibuka
Kemensos Salurkan Bansos Rp390 Miliar di Lampung, Ribuan Warga Terima Berbagai Bantuan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:00 WIB

H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia

Berita Terbaru