OpenAI Putar Haluan: Layanan Video Sora Disuntik Mati, Proyek Chatbot Dewasa Batal

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OpenAI Putar Haluan: Layanan Video Sora Disuntik Mati, Proyek Chatbot Dewasa Batal (Foto:AI)

OpenAI Putar Haluan: Layanan Video Sora Disuntik Mati, Proyek Chatbot Dewasa Batal (Foto:AI)

Berito.id – Langkah mengejutkan di ambil oleh raksasa teknologi OpenAI. Perusahaan pimpinan Sam Altman ini secara resmi menghentikan layanan generator video populer mereka, Sora, sekaligus menunda peluncuran chatbot versi dewasa tanpa batas waktu. Keputusan ini menandai pergeseran besar dalam kompas bisnis OpenAI yang kini lebih memilih bermain aman di sektor reputasi dan dampak sosial.

Penutupan Sora diumumkan langsung melalui unggahan di media sosial X pada Selasa sore waktu setempat. OpenAI menyampaikan salam perpisahan kepada komunitas kreatif yang selama ini menggunakan alat tersebut untuk memproduksi konten visual berbasis kecerdasan buatan.

“Kami mengucapkan selamat tinggal pada Sora. Apa yang telah Anda buat sangat berarti, dan kami tahu berita ini mengecewakan,” tulis OpenAI dalam pernyataan resminya.

Alasan di Balik Penghentian Sora

Meski sempat mendominasi pasar aplikasi di Amerika Serikat saat debut pada akhir 2024, performa Sora belakangan dilaporkan melesu. Data dari Appfigures menunjukkan fluktuasi unduhan yang cukup tajam, dengan penurunan hingga 32 persen pada periode akhir tahun lalu.

Namun, faktor utama penutupan ini bukanlah sekadar angka unduhan. OpenAI mengaku ingin mengalihkan sumber daya komputasi mereka yang besar ke proyek yang lebih fundamental.

Baca Juga :  Modus Kalkulator Manipulatif di App Store, Apple Jegal Miliaran Akun Kloning

“Seiring dengan meningkatnya fokus dan permintaan komputasi, tim riset Sora terus berfokus pada penelitian simulasi dunia untuk memajukan robotika yang akan membantu orang memecahkan tugas-tugas fisik di dunia nyata,” ujar juru bicara OpenAI dalam pernyataan kepada Engadget.

Strategi ini mempertegas arah baru perusahaan untuk lebih menyasar pengguna profesional dan pelanggan korporat (enterprise), ketimbang sekadar menyediakan alat kreasi untuk pengguna umum.

Chatbot Dewasa: Risiko Emosional dan Reputasi

Selain nasib Sora, OpenAI juga menarik rem darurat untuk rencana fitur “Adult Mode” atau chatbot erotis pada ChatGPT. Proyek yang semula di rancang untuk melonggarkan batasan konten seksual ini di batalkan karena kekhawatiran internal dan tekanan investor.

Berdasarkan laporan The Financial Times, perusahaan melihat adanya risiko besar terkait keterikatan emosional yang tidak sehat antara manusia dengan AI. OpenAI menilai bukti ilmiah mengenai dampak jangka panjang interaksi seksual dengan robot belum cukup kuat untuk menjamin keamanan pengguna.

Sam Altman sebelumnya sempat menyatakan bahwa perusahaan bisa “melonggarkan pembatasan dengan aman dalam sebagian besar kasus.” Namun, realita di lapangan menunjukkan potensi risiko sosial dan reputasi yang jauh lebih besar bagi perusahaan yang sedang mengincar kepemimpinan di bidang Artificial General Intelligence (AGI).

Baca Juga :  Pidato AI Eks CEO Google Disoraki Mahasiswa, Lulusan Kuliah Mulai Takut Kehilangan Kerja

Langkah Selanjutnya bagi Pengguna

Bagi para kreator yang telah lama mengandalkan Sora, OpenAI berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal penutupan akses API dan aplikasi. Perusahaan juga mengimbau pengguna untuk segera mengamankan atau melestarikan karya-karya video yang telah di buat sebelum layanan benar-benar hilang dari peredaran.

Ke depan, OpenAI diprediksi akan semakin agresif di sektor alat pengkodean (coding tools), perangkat lunak perusahaan, dan pengembangan perangkat keras robotika. Pergeseran ini menunjukkan bahwa era eksperimen liar AI mulai berganti menjadi era industrialisasi AI yang lebih terukur dan berorientasi pada profitabilitas nyata.

Tips Praktis untuk Pengguna: Jika Anda memiliki aset video di platform Sora, segera lakukan backup manual sekarang juga. Meskipun OpenAI menjanjikan instruksi pelestarian karya, proses migrasi data seringkali memiliki batas waktu yang sempit. Pantau terus dasbor akun OpenAI Anda untuk melihat pembaruan timeline penutupan layanan agar aset digital Anda tidak hilang permanen. (Nd)

Berita Terkait

Lenovo FIFA World Cup 2026 Edition Resmi Hadir di Indonesia
Harga HP Xiaomi, Redmi, dan Poco Juni 2026, Turun Harga
Samsung Galaxy S26 FE Muncul di Database WPC
NVIDIA RTX Spark, Superchip AI untuk Laptop
Asus Perkenalkan Ekosistem AI Terbaru di Computex 2026
Google Luncurkan Gemma 4 12B untuk Laptop
Investasi AI Enterprise BCA dan BNI 2026 Tetap Berlanjut
Prabowo dan Danantara Bahas Teknologi Robotik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:02 WIB

Lenovo FIFA World Cup 2026 Edition Resmi Hadir di Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

Harga HP Xiaomi, Redmi, dan Poco Juni 2026, Turun Harga

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

Samsung Galaxy S26 FE Muncul di Database WPC

Senin, 8 Juni 2026 - 14:10 WIB

NVIDIA RTX Spark, Superchip AI untuk Laptop

Senin, 8 Juni 2026 - 11:00 WIB

Asus Perkenalkan Ekosistem AI Terbaru di Computex 2026

Berita Terbaru

7 Inspirasi Koridor Samping Rumah dengan Roster Estetik
(Foto: soonkst
/dekoruma)

Lifestyle

7 Inspirasi Koridor Samping Rumah dengan Roster Estetik

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:00 WIB

Resmi! Ini Daftar 35 SMAN Pendaftaran Online Jambi 2026
(Foto: spmbjambi)

Daerah

Resmi! Ini Daftar 35 SMAN Pendaftaran Online Jambi 2026

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:05 WIB

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Jelajah Sulawesi
(Foto: IDN Times
/BimaPrakasa)

Otomotif

Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Jelajah Sulawesi

Rabu, 10 Jun 2026 - 12:10 WIB

Lenovo FIFA World Cup 2026 Edition Resmi Hadir di Indonesia
(Foto: Dok. Lenovo
/detik)

Teknologi

Lenovo FIFA World Cup 2026 Edition Resmi Hadir di Indonesia

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:02 WIB