Pemda Pasaman Barat Akan Menggelar Festival Budaya dan Ekraf

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemda Pasaman Barat Akan Menggelar Festival Budaya dan Ekraf

Pemda Pasaman Barat Akan Menggelar Festival Budaya dan Ekraf

Berito.id, Pasaman Barat – Pemerintah Daerah Pasaman Barat tengah menyiapkan pelaksanaan tiga agenda besar berbasis budaya dan ekonomi kreatif yang di proyeksikan menjadi magnet hiburan sekaligus promosi potensi daerah pada Juni 2026 mendatang.

Tiga kegiatan yang akan di gelar tersebut yaitu, Semarak Pasa Ekraf, Festival Padusi Gandang Lasuang, dan Rang Mudo Kreatif Festival. Kegiatan tersebut direncanakan akan terpusat di kawasan halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

Keseriusan penyelenggaraan event tersebut terlihat melalui rapat koordinasi yang di gelar Pemerintah Daerah bersama Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat di Auditorium Kantor Bupati Pasbar, yang di hadiri dari berbagai unsur mulai dari aparat keamanan, OPD teknis, organisasi kepemudaan, hingga instansi pendukung lainnya, Rabu (20/5/2026).

Festival tersebut di sebut bukan hanya menjadi agenda hiburan masyarakat, namun juga bagian dari strategi memperkuat sektor ekonomi kreatif serta menjaga eksistensi budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan era digital.

Asisten Administrasi Umum Setda Pasaman Barat, Harlina Syahputri, menyampaikan bahwa kegiatan budaya memiliki nilai penting bagi daerah yang di huni masyarakat dengan latar belakang etnis yang beragam. Menurutnya, keberadaan masyarakat Minangkabau, Mandailing, Jawa, dan suku lainnya menjadi kekayaan dan keragaman sosial yang harus terus di jaga melalui ruang-ruang kebudayaan.

Baca Juga :  Jangan Asal Bangun, Ini Ukuran Garasi Ideal untuk Toyota Avanza

“Pasaman Barat memiliki keberagaman budaya yang luar biasa. Festival seperti ini menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda,” katanya.

Ia juga menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana hiburan masyarakat di tengah kondisi efisiensi anggaran pemerintah yang masih berlangsung di berbagai sektor.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Sumbar menilai event tersebut berpotensi menjadi ruang lahirnya kreativitas anak muda berbasis budaya lokal. Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Sumbar, Wahendra, mengatakan festival sengaja dikemas lebih modern agar mampu menarik perhatian generasi milenial dan Gen Z.

Menurutnya, sejumlah penampilan seni tradisional akan dipadukan dengan konsep pertunjukan kreatif dan kontemporer tanpa menghilangkan nilai budaya aslinya.

“Anak muda harus tetap mengenal budaya daerahnya. Karena itu kegiatan ini dibuat lebih kreatif agar tradisi bisa diterima generasi sekarang,” ujarnya.

Selain menampilkan pertunjukan seni dan budaya, festival tersebut juga akan menghadirkan Pasar Ekonomi Kreatif atau Pasa Ekraf yang menjadi wadah promosi produk unggulan masyarakat dan pelaku UMKM lokal.

Baca Juga :  Gali Lubang Tutup Lubang? Ini Cara Ampuh Agar Tak Terjerat Lingkaran Setan Pinjol

Beragam hasil karya masyarakat akan dipamerkan, mulai dari kuliner tradisional, produk kerajinan tangan, fesyen bernuansa etnik, hingga produk ekonomi kreatif lainnya.

Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas promosi wisata Pasaman Barat ke tingkat regional.

Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Afrizal, meminta seluruh pihak yang terlibat terus menjaga komunikasi dan memperkuat koordinasi selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Menurutnya, keberhasilan festival sangat bergantung pada sinergi semua unsur yang terlibat.

“Kegiatan ini membawa nama daerah. Karena itu seluruh pihak harus bekerja sama agar festival berjalan aman, tertib, dan sukses,” kata Afrizal.

Dengan melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, komunitas kreatif, hingga pelaku UMKM, tiga festival tersebut diharapkan mampu menjadi agenda unggulan Pasaman Barat yang tidak hanya ramai dikunjungi masyarakat lokal, tetapi juga menarik perhatian wisatawan luar daerah. ***

Berita Terkait

Soto Kudus Legendaris di Jakarta Timur Segar Sejak 1974
Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Vulkanik Mencapai 1 Kilometer
HUT Jakarta ke-499, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore hingga Malam pada 8-19 Juni 2026
Dedi Mulyadi Siapkan Rumah untuk PKL Terdampak Penertiban Puncak Ciloto
Atasi Sampah Jadi Cuan, Warga Gandaria Jaksel Inovasikan Alat ‘Smart Geprek’
Idul Adha 2026, Presiden Prabowo Kurbankan “Si Bambang”, Sapi Simental 1 Ton di Masjid Agung Surakarta
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Laut Bitung Sulut, Getaran Terasa hingga Ternate
Pemkab Tanjabbar dan DEKRAFMI Bahas Pengembangan Ekonomi Kreatif yang Berbasis Lingkungan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:10 WIB

Soto Kudus Legendaris di Jakarta Timur Segar Sejak 1974

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:02 WIB

Gunung Semeru Erupsi Hari Ini, Kolom Abu Vulkanik Mencapai 1 Kilometer

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:26 WIB

HUT Jakarta ke-499, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore hingga Malam pada 8-19 Juni 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:02 WIB

Dedi Mulyadi Siapkan Rumah untuk PKL Terdampak Penertiban Puncak Ciloto

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:09 WIB

Atasi Sampah Jadi Cuan, Warga Gandaria Jaksel Inovasikan Alat ‘Smart Geprek’

Berita Terbaru

Investasi AI Enterprise BCA dan BNI 2026 Tetap Berlanjut
(Foto:supermicro)

Finansial

Investasi AI Enterprise BCA dan BNI 2026 Tetap Berlanjut

Sabtu, 6 Jun 2026 - 10:05 WIB

Hasil Indonesia Vs Oman: Skuad Garuda Menang Telak 3-0
(Foto:
@oratmangoen-Instagram/disway)

Sport

Hasil Indonesia Vs Oman: Skuad Garuda Menang Telak 3-0

Sabtu, 6 Jun 2026 - 08:05 WIB

Sejarah Kubah Hijau Masjid Nabawi dan Asal Usulnya
(Foto: mabruk)

Khasanah

Sejarah Kubah Hijau Masjid Nabawi dan Asal Usulnya

Sabtu, 6 Jun 2026 - 06:00 WIB