Pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Berakhir, Inovasi AI Gesti Talk Jadi Inspirasi Anak Muda

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Berakhir, Inovasi AI Gesti Talk Jadi Inspirasi Anak Muda
(Foto: samsung)

Pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 Segera Berakhir, Inovasi AI Gesti Talk Jadi Inspirasi Anak Muda (Foto: samsung)

Berito.id – Perkembangan teknologi digital terus menghadirkan berbagai inovasi untuk membantu kehidupan masyarakat, termasuk dalam menciptakan komunikasi yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas. Namun hingga kini, akses komunikasi bagi teman tuli masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian.

Empat mahasiswa Universitas Bina Nusantara (Binus) Alam Sutera menciptakan aplikasi AI bernama Gesti Talk untuk membantu komunikasi teman tuli.

Gesti Talk, Aplikasi AI Penerjemah Bahasa Isyarat

Tim KYGB yang terdiri dari Nathanael Setiorahardjo, Bonaventura Jonathan Tanujaya, Kelvin Leandi, dan Gavinn Aloys mengembangkan Gesti Talk sebagai aplikasi penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) secara real-time.

Aplikasi ini memanfaatkan teknologi Computer Vision untuk membaca gerakan tangan melalui kamera smartphone, kemudian menerjemahkannya menjadi teks maupun suara. Teknologi tersebut di harapkan dapat membantu teman tuli berkomunikasi lebih mandiri dalam kehidupan sehari-hari.

Inovasi Gesti Talk berhasil mengantarkan tim KYGB meraih Juara 3 kategori Universitas dalam ajang Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2025.

Baca Juga :  Samsung Siapkan Galaxy Z Fold 8 Wide, Jawaban Telak untuk Tantang iPhone Lipat Apple

Berawal dari Kepedulian terhadap Akses Komunikasi

Ketua tim KYGB, Nathanael Setiorahardjo, menjelaskan bahwa ide pengembangan aplikasi tersebut muncul dari keresahan mereka terhadap masih terbatasnya akses interpreter bahasa isyarat yang mudah di jangkau masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan solusi yang mampu membantu teman tuli berkomunikasi secara lebih inklusif dan mandiri,” ujar Nathanael.

Selama mengikuti kompetisi Samsung Solve for Tomorrow, tim mendapatkan pendampingan intensif dari para mentor. Pendampingan itu meliputi pengembangan ide dan penerapan model AI berbasis Long Short-Term Memory (LSTM). Teknologi ini membantu sistem memahami bahasa isyarat dengan lebih akurat.

Samsung Dorong Anak Muda Ciptakan Solusi Sosial

Samsung Electronics Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kreativitas generasi muda melalui program Samsung Solve for Tomorrow. Kompetisi ini mendorong pelajar dan mahasiswa menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial melalui pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta pemanfaatan teknologi AI.

Baca Juga :  Sejarah Singkat Candi Borobudur, Warisan Dinasti Sailendra

Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, Ennita Pramono, mengatakan bahwa program SFT menjadi wadah bagi anak muda untuk mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 Di buka Hingga 29 Mei

Kesempatan mengikuti Samsung Solve for Tomorrow 2026 masih terbuka bagi pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia.

Namun, pendaftaran kompetisi tersebut akan segera di tutup pada 29 Mei 2026. Karena itu, peserta yang memiliki ide inovatif di bidang teknologi dan sosial di imbau segera mendaftarkan timnya.

Pada tahun ini, Samsung Solve for Tomorrow mengangkat tiga tema utama, yaitu:

  • Sustainability & Environment
  • Sport & Technology
  • Education

Peserta dapat melakukan pendaftaran melalui situs resmi Samsung Solve for Tomorrow dan mulai mengembangkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia.

(Aat/*)

Berita Terkait

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN
TikTok Perkuat Transparansi Konten AI
Analog Devices Perkuat Infrastruktur AI Lewat Akuisisi Empower
Google Gabungkan AI Search dan YouTube untuk Bisnis Online
xAI Berganti Nama Jadi SpaceXAI Usai Diakuisisi SpaceX
Shopee Bawa Program Afiliasi ke Instagram, Kreator Bisa Raup Komisi
Meta Klaim AI Watermelon Dekati Kemampuan GPT-5.5 OpenAI
Amazon Leo Resmi Tantang Dominasi Starlink
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:00 WIB

TikTok Perkuat Transparansi Konten AI

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:00 WIB

Analog Devices Perkuat Infrastruktur AI Lewat Akuisisi Empower

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:00 WIB

Google Gabungkan AI Search dan YouTube untuk Bisnis Online

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:00 WIB

xAI Berganti Nama Jadi SpaceXAI Usai Diakuisisi SpaceX

Berita Terbaru

BKN Minta Pemerintah Tambah Jumlah PNS
(Foto: AI)

Nasional

BKN Minta Pemerintah Tambah Jumlah PNS

Kamis, 16 Jul 2026 - 07:00 WIB

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia(Foto: AI)

Otomotif

Mitsubishi Xforce Hybrid Segera Meluncur di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:00 WIB

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN(Foto: AI)

Teknologi

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB