Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kena OTT KPK, Begini Perjalanan Karier dan Latar Belakangnya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 13:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kena OTT KPK, Begini Perjalanan Karier dan Latar Belakangnya (Foto: AI)

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kena OTT KPK, Begini Perjalanan Karier dan Latar Belakangnya (Foto: AI)

Berito.id – Kabupaten Tulungagung kembali menjadi sorotan nasional. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah berjuluk Kota Marmer tersebut pada Jumat (10/4/2026). Ironisnya, operasi ini merupakan penangkapan tangan ke-10 yang dilakukan lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026.

Nama Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, mencuat sebagai pihak utama yang di amankan dalam operasi senyap tersebut. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi kebenaran kabar ini saat di konfirmasi awak media di Jakarta.

“Benar,” jawab Fitroh singkat terkait penangkapan sang bupati.

Saat ini, Gatut bersama pihak-pihak terkait lainnya tengah menjalani pemeriksaan intensif. Sesuai aturan KUHAP, KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka, apakah akan naik menjadi tersangka atau tetap sebagai saksi.

Dari Pengusaha Toko Bangunan ke Puncak Kekuasaan

Lahir pada 17 Desember 1967, Gatut Sunu Wibowo bukan orang baru di kancah lokal. Sebelum memegang tongkat estafet kepemimpinan sebagai Bupati Tulungagung periode 2025–2030, ia lebih dulu dikenal sebagai pengusaha sukses.

Baca Juga :  Pendaftaran Penggerak HAM 2026 Dibuka, Ini jadwalnya

Gatut membangun kekayaannya melalui bisnis toko bangunan. Jaringan usahanya menggurita, tidak hanya di Tulungagung tetapi juga merambah ke kabupaten tetangga, Trenggalek. Ketangkasannya di dunia bisnis inilah yang diduga menjadi modal kuat baginya saat memutuskan banting setir ke dunia politik.

Aktif di Organisasi dan Akademisi

Selain aspek bisnis, Gatut memiliki kedekatan emosional dengan organisasi keagamaan. Sejak tahun 2004, ia tercatat sebagai anggota aktif Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tulungagung. Keaktifannya di organisasi sayap Nahdlatul Ulama ini bertahan hingga ia menjabat sebagai orang nomor satu di Tulungagung.

Dari sisi akademis, Gatut tergolong haus ilmu. Meski sibuk mengurus bisnis dan jabatan publik, ia menyelesaikan pendidikan pascasarjana di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan menyandang gelar Magister Ekonomi (M.E.) pada tahun 2023. Sebelumnya, gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) ia raih dari Universitas Merdeka Malang pada 1992.

Baca Juga :  Bitmine Borong 71 Ribu Ethereum Sepekan, Pasokan ETH di Pasar Global Makin Langka!

Riwayat Pendidikan Lengkap:

  • SDN 1 Gandong, Bandung, Tulungagung (Lulus 1982)

  • SMP Negeri 1 Bandung, Tulungagung (1982–1985)

  • SMAK Santo Thomas Aquino, Kedungwaru, Tulungagung (Lulus 1988)

  • S1 Ekonomi Universitas Merdeka Malang (Lulus 1992)

  • S2 Ekonomi UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (Lulus 2023)

Catatan Kelam Tulungagung

Penangkapan Gatut Sunu menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Publik kini menunggu keterangan resmi KPK mengenai detail kasus yang menjeratnya, apakah terkait dengan suap proyek infrastruktur atau jual beli jabatan, yang seringkali menjadi “penyakit” kronis di birokrasi daerah.

Hingga berita ini diturunkan, suasana di Pendopo Kabupaten Tulungagung dilaporkan masih tampak tenang, meski beberapa ruangan dikabarkan telah dipasang segel merah-hitam khas KPK. (Nd)

Berita Terkait

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan
Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia
“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Berita Terbaru