Peringati Hari Kartini 2026, Puan Maharani: Perempuan Adalah Subjek Aktif Penentu Bangsa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 07:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI Puan Maharani  Foto: Ist/Karisma/emedia)

Ketua DPR RI Puan Maharani Foto: Ist/Karisma/emedia)

Berito.id – Eksistensi perempuan Indonesia bukan lagi soal pembuktian kemampuan. Di mata Ketua DPR RI Puan Maharani, narasi “apakah perempuan mampu” sudah usang. Tantangan sebenarnya saat ini adalah seberapa jauh sistem mendukung keterlibatan mereka secara aktif dalam struktur negara.

“Perempuan Indonesia sudah tidak perlu membuktikan bahwa mereka mampu. Pertanyaan hari ini bukan lagi ‘apakah’, melainkan ‘seberapa jauh’ dan ‘dengan sistem seperti apa’,” tegas Puan, Selasa (21/4/2026).

Keluar dari Stigma Domestik

Puan menyoroti istilah “merawat kehidupan” yang selama ini sering di sematkan kepada kaum hawa. Dia mengingatkan publik agar tidak menyempitkan makna tersebut hanya pada urusan rumah tangga atau domestik. Pengalaman hidup unik perempuan mulai dari cara pandang hingga empati merupakan instrumen vital yang setara dengan kebijakan ekonomi atau infrastruktur.

Baca Juga :  Prabowo Soroti Indonesia Belum Punya Mobil Nasional

Sumbangsih perempuan dalam kepemimpinan nasional bukan sekadar kebijakan afirmatif atau “jatah” politik. Hal ini merupakan bentuk penghargaan atas harkat manusia sekaligus langkah strategis untuk memperkuat daya saing bangsa.

Bukan Hanya Hadir, Tapi Merancang

Ada poin krusial yang di tekankan Puan terkait posisi perempuan di level pengambil keputusan. Baginya, perempuan tidak cukup hanya duduk sebagai partisipan di dalam ruangan.

  • Subjek Aktif: Perempuan harus menjadi pihak yang ikut merancang kebijakan sejak awal.

  • Perspektif Kependudukan: Mengingat setengah penduduk Indonesia adalah perempuan, sudut pandang mereka wajib menjadi pertimbangan utama.

  • Inklusivitas: Memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal dalam proses pembangunan.

“Perempuan bukan hanya perlu duduk di ruangan pengambil keputusan. Mereka juga harus ikut merancang ruangan itu sendiri,” imbuhnya.

Baca Juga :  Cara Cek PIP Juni 2026 Lewat HP, Cek Status Penerima Dana

Filosofi “Dua Sayap” Indonesia

Mengambil inspirasi dari semangat RA Kartini, Puan menganalogikan Indonesia sebagai bangsa yang ingin terbang tinggi. Bangsa ini memiliki dua sayap utama: laki-laki dan perempuan.

Realitasnya, jika salah satu sayap belum diberi ruang untuk mengembang sepenuhnya, Indonesia tidak akan pernah tahu seberapa tinggi potensi yang sebenarnya bisa dicapai. Kartini masa kini tidak perlu menunggu sistem menjadi sempurna. Mereka justru diharapkan menjadi penulis sejarah yang mengubah sistem tersebut dari dalam.

“Ketika perempuan memimpin dengan penuh ilmu dan kepekaan, maka perubahan menjadi tidak terelakkan dan Indonesia akan terbang setinggi-tingginya,” tutup cucu Proklamator Bung Karno tersebut. ***

Berita Terkait

Rekrutmen Akpol 2026 Pakai Tes Komputer dan Soal Olimpiade
JKN Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak Menuju Indonesia Emas 2045
Bansos Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih Mulai September 2026? Ini Rencana Pemerintah
Universitas Republik Indonesia Bakal Hadir di 10 Lokasi
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Kebijakan Ketenagakerjaan
MPR Ajak Semua Pihak Dorong Kaloborasi Perkuat Gerakan Literasi Nasional
Prabowo Ungkap 108 Masalah Berhasil Diselesaikan, Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan
Kepala BKN Ajak ASN Terus Mengabdi untuk Negeri
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:00 WIB

Rekrutmen Akpol 2026 Pakai Tes Komputer dan Soal Olimpiade

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:00 WIB

JKN Perkuat Perlindungan Kesehatan Anak Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:00 WIB

Bansos Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih Mulai September 2026? Ini Rencana Pemerintah

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:00 WIB

Universitas Republik Indonesia Bakal Hadir di 10 Lokasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:00 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Kebijakan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Drama China Terbaru Juli 2026, Overdo Paling Ditunggu
(Foto: kapanlagi/sisipublik
/AI)

Showbiz

Drama China Terbaru Juli 2026, Overdo Paling Ditunggu

Minggu, 26 Jul 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Pekan Depan Masih Dibayangi Penguatan Dolar AS(Foto: Dok.Bappebti
/metrotvnews/AI)

Finansial

Harga Emas Pekan Depan Masih Dibayangi Penguatan Dolar AS

Minggu, 26 Jul 2026 - 10:00 WIB

Thailand Libas Laos 5-0 di Piala AFF 2026
(Foto: Dok. ASEAN United FC/cnn/AI)

Sport

Thailand Libas Laos 5-0 di Piala AFF 2026

Minggu, 26 Jul 2026 - 08:00 WIB

Rekrutmen Akpol 2026 Pakai Tes Komputer dan Soal Olimpiade(Foto: detikperkara/AI)

Nasional

Rekrutmen Akpol 2026 Pakai Tes Komputer dan Soal Olimpiade

Minggu, 26 Jul 2026 - 06:00 WIB