Respons Purbaya Yudhi Sadewa Soal Pidato Viral Prabowo Terkait Dolar di Pedesaan

Menkeu Luruskan Pernyataan Presiden Terkait Dolar di Pedesaan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Respons Purbaya Yudhi Sadewa Soal Pidato Viral Prabowo Terkait Dolar di Pedesaan (Foto: Ist)

Respons Purbaya Yudhi Sadewa Soal Pidato Viral Prabowo Terkait Dolar di Pedesaan (Foto: Ist)

Berito.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi mengenai pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan warga desa tidak menggunakan mata uang dolar. Pernyataan tersebut murni bertujuan memotivasi masyarakat lokal.

Saat di temui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (18/5/2026), Purbaya menegaskan bahwa narasi tersebut harus di lihat berdasarkan lokasi dan audiensnya. Presiden sangat memahami dinamika nilai tukar mata uang secara mendalam. Langkah ini diambil karena istilah teknis ekonomi makro, seperti imported inflation (inflasi yang di picu barang impor), cenderung sulit di cerna oleh masyarakat awam di daerah.

Baca Juga :  Update Harga Pangan 24 April 2026: Telur Ayam Rp32.000, Cabai Rawit Merah Melonjak

Teori ekonomi menunjukkan dampak imported inflation sering kali tidak terjadi secara instan. Ada jeda waktu signifikan sebelum efeknya terasa di tingkat bawah, bahkan terkadang dampaknya hilang di tengah rantai distribusi.

Konteks ini merujuk pada pidato Presiden saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Saat itu, Kepala Negara menepis kekhawatiran berlebih mengenai potensi krisis atau kekacauan ekonomi akibat fluktuasi rupiah terhadap dolar AS. Posisi domestik saat ini masih berada pada level aman, di dukung oleh ketahanan pangan dan pasokan energi yang stabil di tengah kepanikan global.

Baca Juga :  4.741 Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi, Prioritaskan Pekerja Lokal

Dampak dan Langkah Praktis untuk Anda

Fluktuasi kurs dolar memang tidak langsung memukul harga barang di pasar tradisional desa dalam jangka pendek. Namun, masyarakat perlu tetap menjaga daya beli dengan memprioritaskan konsumsi produk pangan lokal. Kestabilan ekonomi nasional saat ini menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat sektor usaha mikro di tingkat pedesaan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada komoditas impor yang rentan terhadap pergeseran nilai mata uang. (Nd/*)

Berita Terkait

Transmisi Jambi Tersambar Cuaca Buruk, PLN Pacu Pemulihan Listrik Sumatra
Kemenbud Buka Pendaftaran GSMS 2026, Peluang Seniman Mengajar di Sekolah, Ini Jadwal dan Syaratnya
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terjerat Judi Online, Menkomdigi Serukan Darurat Nasional
Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern
Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar
Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis
Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya
Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:22 WIB

Transmisi Jambi Tersambar Cuaca Buruk, PLN Pacu Pemulihan Listrik Sumatra

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:03 WIB

Kemenbud Buka Pendaftaran GSMS 2026, Peluang Seniman Mengajar di Sekolah, Ini Jadwal dan Syaratnya

Senin, 18 Mei 2026 - 19:05 WIB

Respons Purbaya Yudhi Sadewa Soal Pidato Viral Prabowo Terkait Dolar di Pedesaan

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:02 WIB

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terjerat Judi Online, Menkomdigi Serukan Darurat Nasional

Senin, 11 Mei 2026 - 20:21 WIB

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern

Berita Terbaru

Artis yang bintangi variety show Jae Seok’s B&B Rules!/Foto: soompi/beautynesia)

Showbiz

3 Rekomendasi Drakor dan Variety Show Korea Terbaru Mei 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:02 WIB