Rupiah Tembus Rp 17.400, Menkeu Purbaya Serahkan Jawaban ke BI

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Tembus Rp 17.400, Menkeu Purbaya Serahkan Jawaban ke BI (Foto: R. MNurul Fitriana/JawaPos.com)

Rupiah Tembus Rp 17.400, Menkeu Purbaya Serahkan Jawaban ke BI (Foto: R. MNurul Fitriana/JawaPos.com)

Berito.id – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terhempas ke level Rp 17.400 pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Angka ini memicu spekulasi tajam di kalangan pengamat ekonomi yang menuding rapuhnya Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebagai pemicu utama pelemahan mata uang garuda.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi dingin tuduhan tersebut. Dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Jakarta Pusat, Purbaya menegaskan pembagian kewenangan yang jelas antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia enggan terseret lebih jauh ke dalam polemik nilai tukar yang menurutnya merupakan otoritas penuh Bank Indonesia (BI).

“Kalau Rupiah nantinya BI saja yang jawab, jangan tanya saya. Mereka yang berhak jawab,” tegas Purbaya di hadapan awak media.

Baca Juga :  951 Pinjol Ilegal Diblokir OJK, Segera Cek Daftar Resminya di Sini

Paradoks Fiskal: Antara Kurs Lemah dan Energi Kuat

Meskipun Rupiah berada di bawah tekanan hebat, Purbaya justru memamerkan data ketahanan energi nasional yang diklaim sangat solid. Berdasarkan indikator ketahanan energi dalam menghadapi guncangan global, Indonesia menempati posisi kedua dunia. Peringkat ini berada di atas negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat, Cina, hingga Australia.

Kekuatan di sektor energi ini dianggap sebagai bantalan utama jika krisis global semakin meruncing. Pemerintah meyakini bahwa pondasi ekonomi riil, terutama komoditas dan energi, tetap menjadi senjata andalan meskipun pasar keuangan sedang bergejolak.

Membaca Angka Defisit dan Kinerja Pendapatan Negara

Kementerian Keuangan melaporkan bahwa postur fiskal sejauh ini masih dalam batas aman. Defisit APBN hingga periode ini tercatat sebesar Rp 240,1 triliun, atau setara dengan 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Purbaya mewanti-wanti agar publik tidak melakukan simplifikasi dengan mengalikan angka defisit kuartalan untuk memproyeksikan total setahun.

Baca Juga :  Harga Emas Spot Turun ke USD 4.698 di Tengah Lonjakan Minyak Dunia

Realisasi pendapatan negara hingga Maret 2026 menunjukkan tren ekspansif dengan pertumbuhan 10% mencapai Rp 574,9 triliun. Sektor perpajakan menjadi motor penggerak utama dengan kenaikan 14% atau senilai Rp 462 triliun. Secara spesifik, penerimaan pajak murni melonjak 20,7% ke angka Rp 394,8 triliun. Pemerintah berkomitmen penuh menjaga defisit tahunan agar tetap di bawah pagu 3% sesuai desain awal APBN. (Nd/*)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026, Stagnan di Rp2,839 Juta per Gram
Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia 15 Mei 2026, Strategi Menghadapi Cuti Bersama
OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda
OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun
Wall Street Tembus Rekor Baru, Dominasi AI Melawan Tekanan Geopolitik
IHSG Terkoreksi ke 6.750 Jelang Rebalancing MSCI dan Sentimen Royalti Tambang
IHSG Anjlok ke 6.905 Akibat Eksodus Modal Asing di Saham Perbankan dan Blue Chip
Simulasi Imbal Hasil ST016, Raih Passive Income Stabil dengan Pajak Rendah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:02 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026, Stagnan di Rp2,839 Juta per Gram

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:06 WIB

Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia 15 Mei 2026, Strategi Menghadapi Cuti Bersama

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:04 WIB

OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:03 WIB

OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:32 WIB

Wall Street Tembus Rekor Baru, Dominasi AI Melawan Tekanan Geopolitik

Berita Terbaru