Gaji Pas-pasan Tetap Bisa Nabung, Intip Cara Investasi Emas Digital Mulai Rp10 Ribu

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gaji Pas-pasan Tetap Bisa Nabung, Intip Cara Investasi Emas Digital Mulai Rp10 Ribu (Foto: AI)

Gaji Pas-pasan Tetap Bisa Nabung, Intip Cara Investasi Emas Digital Mulai Rp10 Ribu (Foto: AI)

Berito.id – Kerja keras bagai kuda tapi tabungan di rekening tetap saja jalan di tempat? Masalah klasik ini sering menghantui mahasiswa dan mereka yang baru saja menapaki dunia kerja (first jobber). Di tengah kenaikan harga barang yang makin gila-gilaan, mengandalkan tabungan konvensional saja rasanya sudah tidak cukup untuk menjamin masa depan.

Kabar baiknya, pintu gerbang investasi kini terbuka lebar bagi siapa saja tanpa perlu menunggu kaya. Emas digital muncul sebagai pahlawan bagi dompet anak muda, memungkinkan siapa pun memiliki aset berharga hanya dengan modal Rp10 ribu setara dengan harga segelas es kopi di pinggir jalan.

Mengapa Harus Emas Digital?

Emas sejak dulu di kenal sebagai aset safe haven atau pelindung nilai. Saat nilai mata uang merosot akibat inflasi, harga emas cenderung stabil bahkan naik dalam jangka panjang. Bedanya, jika dulu Anda harus membeli emas batangan secara fisik dengan nominal besar, kini teknologi memungkinkan Anda membeli emas dalam bentuk digital.

Sistemnya sangat sederhana: Anda membeli emas berdasarkan nilai rupiah yang di miliki, bukan berat gramnya. Jadi, uang Rp10 ribu Anda akan langsung di konversi menjadi unit emas dalam satuan gram yang sangat kecil di dalam aplikasi.

Baca Juga :  Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Diplomasi AS-Iran Gagal, Brent Tembus USD 108

Keunggulan yang Cocok dengan Gaya Hidup Gen Z

1. Modal Super Terjangkau

Hambatan terbesar bagi mahasiswa adalah minimnya dana mengendap. Emas digital membuang hambatan tersebut. Tidak ada lagi alasan “belum punya modal” karena investasi ini bisa di lakukan sesuka hati kapan pun Anda memiliki sisa uang jajan atau gaji.

2. Likuiditas Tinggi dan Praktis

Berbeda dengan emas fisik yang harus di simpan di brankas dan di jual ke toko emas, emas digital bisa Anda jual kembali kapan saja lewat genggaman ponsel. Saldo penjualan pun langsung masuk ke rekening bank atau saldo e-wallet Anda secara real-time.

3. Keamanan yang Terjamin

Pastikan Anda memilih platform yang sudah terdaftar dan di awasi oleh Bappebti. Keamanan data dan saldo emas Anda menjadi prioritas utama pengembang aplikasi terpercaya di Indonesia.

Tips Mulai Investasi bagi Pemula

Bagi Anda yang baru ingin mencoba, ada beberapa strategi agar investasi tetap konsisten:

  • Gunakan Strategi Dollar Cost Averaging (DCA): Jangan menunggu harga turun. Sisihkan Rp10 ribu atau Rp50 ribu secara rutin setiap minggu atau setiap tanggal gajian. Konsistensi lebih penting daripada nominal besar yang hanya sesekali.

  • Manfaatkan Fitur Auto-Debet: Beberapa aplikasi penyedia emas digital memiliki fitur potong saldo otomatis. Ini sangat membantu bagi Anda yang sering lupa menyisihkan uang untuk di tabung.

  • Pantau Harga Lewat Aplikasi: Meski tidak perlu dilihat setiap hari, memantau tren harga bisa membantu Anda memahami kapan waktu terbaik untuk menambah porsi investasi saat harga sedang terkoreksi.

Baca Juga :  5 Game Bola Android Grafis HD Terbaik 2026, Sensasi Konsol dalam Genggaman

Perhatikan Selisih Harga (Spread)

Satu hal yang jarang dibahas pemula adalah spread atau selisih antara harga beli dan harga jual. Pastikan Anda melihat biaya ini di setiap platform. Pilih yang memiliki selisih paling tipis agar potensi keuntungan Anda di masa depan semakin maksimal.

“Investasi emas digital bukan tentang seberapa banyak gram yang kamu punya hari ini, tapi seberapa disiplin kamu membangun kebiasaan menabung untuk masa depan,” ujar seorang perencana keuangan dalam sebuah webinar literasi digital baru-baru ini. (Nd)

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi
MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia
Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026
Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya
OJK: 200 BPR Masih Jalani Proses Merger
Harga Emas Pekan Depan Masih Dibayangi Penguatan Dolar AS
Harga Minyak Dunia Sentuh US$100, Prabowo Minta Simulasi APBN
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:00 WIB

MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:00 WIB

Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya

Berita Terbaru