Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 13:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar (Foto: Kompas.com/MOH.ANAS)

Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar (Foto: Kompas.com/MOH.ANAS)

Berito.idPasokan minyak goreng rakyat atau MinyaKita di tingkat pedagang mengalami hambatan distribusi yang signifikan. Perum Bulog menyatakan bahwa mayoritas penyaluran produk subsidi ini berada di tangan sektor swasta. Direktur Pemasaran Bulog, Febby Novita, menjelaskan bahwa berdasarkan Permendag Nomor 43 Tahun 2025, alokasi untuk BUMN pangan minimal di patok 35 persen.

Kenyataannya, peran Bulog tidak mencakup seluruh porsi BUMN tersebut. Dari jatah 35 persen yang di tetapkan regulasi, Bulog hanya mengelola sekitar 70 persennya, sementara sisanya di kelola oleh entitas BUMN pangan lainnya.

“Secara matematis, Bulog hanya menyalurkan sekitar 21 persen dari total pasokan nasional,” ujar Febby di Kantor Bulog, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Dominasi swasta dalam Domestic Market Obligation (DMO) mencapai 75 persen. Aliran stok bergerak melalui jaringan distributor tingkat satu (D1) hingga distributor tingkat dua (D2) milik perusahaan produsen. Kondisi ini menuntut sinkronisasi data yang lebih transparan antara distributor pemerintah dan swasta guna mencegah kekosongan stok di ritel tradisional.

Baca Juga :  Emil Audero Puncaki Daftar Penyelamat Terbanyak Serie A 2025/2026

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, Bulog telah menggelontorkan 110 juta liter MinyaKita. Fokus distribusi di arahkan pada pasar-pasar yang tercatat dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Meski Febby mengeklaim harga di 90 persen wilayah Indonesia masih relatif stabil pasca-penerapan aturan baru, fakta di lapangan menunjukkan anomali.

Ombudsman RI menemukan fakta pahit dalam inspeksi mendadak di beberapa titik krusial Jakarta pada Senin (8/5/2026). Di Pasar Kramat Jati dan Pasar Senen, stok MinyaKita tercatat nihil. Sementara itu, di Pasar Raya Johar Baru, harga meroket hingga Rp19.000 per liter, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah yang di patok Rp15.700 per liter.

Baca Juga :  Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru per 18 April 2026: Pertamax Turbo dan Dexlite Naik

Dampak Langsung bagi Konsumen

Ketimpangan harga dan kelangkaan ini memaksa warga beralih ke minyak goreng kemasan premium. Selisih harga yang harus di bayar masyarakat cukup menyesakkan:

Harga MinyaKita (HET): Rp15.700/liter

Harga Temuan Lapangan: Rp19.000/liter

Harga Minyak Premium: Rp22.000 – Rp24.000/liter

Lonjakan biaya dapur ini merupakan imbas berantai dari kenaikan harga BBM non-subsidi yang memicu biaya logistik. Bagi Anda yang sering mengandalkan MinyaKita, sangat di sarankan untuk memantau ketersediaan di pasar pantauan SP2KP atau gerai resmi Bulog untuk mendapatkan harga sesuai regulasi. Pemerintah di tuntut segera menata ulang skema distribusi agar produsen swasta lebih patuh pada komitmen penyediaan stok dalam negeri. (Nd/*)

Berita Terkait

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan
Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia
“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Berita Terbaru