OTT KPK di Tulungagung: Adik Kandung Bupati Ikut Terseret ke Jakarta

Pusaran Korupsi Tulungagung: Dari Ruang Sidang Rakyat ke Gedung Merah Putih

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OTT KPK di Tulungagung: Adik Kandung Bupati Ikut Terseret ke Jakarta (Foto: A)

OTT KPK di Tulungagung: Adik Kandung Bupati Ikut Terseret ke Jakarta (Foto: A)

Berito.id – Dunia politik Tulungagung mendadak riuh setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan operasi senyap di wilayah tersebut. Tidak hanya menyasar pucuk pimpinan daerah, operasi tangkap tangan (OTT) kali ini melebar hingga ke lingkaran keluarga inti sang bupati.

Jatmiko Dwi Seputro, politisi PDI Perjuangan yang juga adik kandung Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, menjadi salah satu pihak yang di amankan penyidik. Jatmiko, yang tercatat sebagai anggota DPRD Tulungagung periode 2024–2029, kini harus menjalani pemeriksaan intensif di Jakarta.

Kronologi Penangkapan dan Pihak yang Terlibat

Aksi KPK bermula pada Jumat sore (10/4). Tim penyidik mengamankan Bupati Gatut Sunu Wibowo beserta barang bukti uang suap yang di duga mencapai ratusan juta rupiah. Pascapenangkapan, penyidik bergerak cepat memeriksa setidaknya 18 orang di Mapolres Tulungagung hingga Sabtu pagi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa ada 13 orang yang di terbangkan ke Jakarta melalui Bandara Juanda menggunakan bus.

Baca Juga :  Dilema UU ASN: Ribuan Pegawai PPPK Terancam Tak Diperpanjang Akibat Krisis Fiskal

“Ketiga belas orang yang dibawa ke Jakarta terdiri atas bupati, 11 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang pihak lainnya,” ujar Budi saat memberikan keterangan resmi.

Pihak luar yang di maksud adalah Jatmiko Dwi Seputro. Meski posisinya sebagai anggota legislatif sudah di pastikan, peran spesifik Jatmiko dalam kasus dugaan suap ini masih di dalami oleh penyidik.

Respons PDI Perjuangan Terkait Penangkapan Kader

Kabar diamankannya Jatmiko segera mendapat respons dari internal partai. Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Erma Susanti, membenarkan bahwa salah satu kadernya memang di bawa oleh tim KPK.

Erma menegaskan bahwa partai berlambang banteng moncong putih tersebut akan memantau perkembangan kasus ini secara saksama.

“Iya, sementara kami menghormati dan mencermati proses di KPK,” kata Erma kepada awak media, Sabtu (11/4).

Baca Juga :  Atap Gate 7 Terminal 3 Soekarno-Hatta Jebol, Air Hujan Tumpah ke Ruang Tunggu Penumpang

Saat ini, status hukum para pihak yang di amankan masih dalam tahap penentuan. Pihak DPC PDI Perjuangan memilih untuk menunggu hasil pemeriksaan resmi selama 1×24 jam sebelum menentukan langkah organisasi selanjutnya.

“Sikap partai menunggu dan menghormati proses yang berjalan,” tambah Erma.

Geledah Pejabat OPD Tulungagung

Selain menyasar lingkaran keluarga bupati, OTT ini mengguncang jajaran birokrasi Pemkab Tulungagung. Tercatat ada 11 pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turut diboyong ke Jakarta.

Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat masalah integritas. KPK memiliki waktu terbatas untuk menentukan status mereka, apakah akan di tetapkan sebagai tersangka atau hanya sebagai saksi dalam skandal suap yang tengah digarap.

Hingga berita ini diturunkan, suasana di lingkungan Pemkab Tulungagung terpantau sunyi, sementara masyarakat menunggu kejelasan mengenai konstruksi perkara yang sebenarnya terjadi. (Nd)

Berita Terkait

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terjerat Judi Online, Menkomdigi Serukan Darurat Nasional
Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern
Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar
Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis
Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya
Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)
Polemik Bakom dan Homeless Media: Transformasi atau Ancaman Independensi?
Setoran Freeport Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Pembagiannya
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:02 WIB

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terjerat Judi Online, Menkomdigi Serukan Darurat Nasional

Senin, 11 Mei 2026 - 20:21 WIB

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern

Senin, 11 Mei 2026 - 13:27 WIB

Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:05 WIB

Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:33 WIB

Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya

Berita Terbaru