Google SynthID Masuk Chrome, Cek Gambar Rekayasa AI Cukup Klik Kanan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Google SynthID Masuk Chrome, Cek Gambar Rekayasa AI Cukup Klik Kanan (Foto: Ai)

Google SynthID Masuk Chrome, Cek Gambar Rekayasa AI Cukup Klik Kanan (Foto: Ai)

Berito.id – Lanskap digital hari ini di banjiri oleh konten sintetis yang kian sulit di bedakan dari realitas. Menjawab tantangan ini, Google resmi memperluas jangkauan teknologi watermark AI andalan mereka, SynthID, dalam gelaran Google I/O 2026. Langkah masif ini di ambil demi membendung penyebaran deepfake dan memulihkan transparansi informasi di ruang siber.

Google menggandeng para raksasa teknologi lain, termasuk OpenAI. Kolaborasi lintas korporasi ini bertujuan menciptakan standardisasi global untuk memetakan konten hasil rekayasa kecerdasan buatan.

Jejak Rekam dan Evolusi Teknologi

SynthID bukan barang baru. Google DeepMind merancang sistem ini sejak 2023. Mekanisme kerjanya adalah menyisipkan tanda digital tak kasat mata langsung ke dalam struktur file media. Modifikasi ini tidak merusak kualitas visual maupun audio sama sekali.

Baca Juga :  Tak Perlu Bingung, Begini Trik Melacak Lokasi Nomor HP Hanya dalam Hitungan Detik

Awalnya, uji coba hanya menyasar gambar dari platform Imagen di Google Cloud. Sekarang, ekosistemnya mencakup spektrum yang jauh lebih luas:

  • Teks yang di produksi oleh Gemini.

  • Audio hasil olahan model Lyria.

  • Video kreasi model Veo dan Gemini Omni.

Integrasi terbaru kini merambah peramban Google Chrome. Pengguna internet di seluruh dunia akan segera bisa memverifikasi autentisitas sebuah gambar langsung saat berselancar, cukup lewat interaksi sederhana di dalam browser.

Implikasi Praktis bagi Pengguna Internet

Langkah ini krusial mengingat kehadiran model mutakhir sekelas Gemini Omni dan Gemini Flash 3.5 membuat batas antara karya manusia dan mesin makin kabur. Publik membutuhkan alat validasi yang instan dan akurat demi menghindari jebakan disinformasi.

Data internal Google DeepMind mencatat bahwa SynthID telah memprosedur lebih dari 10 miliar gambar dan frame video di seluruh ekosistem Google. Ketangguhan sistem ini terletak pada aspek teknisnya. Tanda digital tetap terdeteksi meski file telah mengalami kompresi ukuran, pemotongan (cropping) ringan, hingga tangkapan layar (screenshot) berulang kali.

Baca Juga :  5 Trik Public Speaking Tenang ala Profesional

Standardisasi Industri ke Depan

OpenAI sebenarnya memiliki teknologi serupa untuk menyaring output ChatGPT. Kendati demikian, perusahaan pimpinan Sam Altman tersebut masih mengalkulasi dampak teknis terhadap pengalaman pengguna dan potensi celah manipulasi baru.

Sinergi raksasa teknologi dalam menyepakati protokol watermarking ini menandai babak baru tata kelola internet. Bagi Anda selaku konsumen informasi, kehadiran fitur ini di Chrome menjadi proteksi lini depan. Biasakan melakukan cek validasi klik kanan pada gambar yang mencurigakan sebelum membagikannya ke media sosial. (Nd/*)

Berita Terkait

Memori HP Penuh? Segera Hapus 6 Jenis Aplikasi Ini Agar Ponsel Kembali Ngebut
MacBook Air M5 Resmi Masuk Indonesia, Storage Dasar 512GB dan Chip AI Super Cepat
53% Warga Indonesia Edukasi Siber Keluarga, Tapi Perlindungan Perangkat Masih Minim
SpaceX Siap IPO Juni 2026, Incar Dana Rp 1.414 Triliun dan Transformasi AI Orbit
5 Aplikasi Pengatur Keuangan Android Terbaik untuk Bebas Finansial
Samsung dan Google Rilis Kacamata AI Gemini, Gandeng Gentle Monster dan Warby Parker
Pidato AI Eks CEO Google Disoraki Mahasiswa, Lulusan Kuliah Mulai Takut Kehilangan Kerja
Spesifikasi dan Harga Acer Predator Triton 300 SE Terkini di Indonesia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:07 WIB

Memori HP Penuh? Segera Hapus 6 Jenis Aplikasi Ini Agar Ponsel Kembali Ngebut

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:02 WIB

MacBook Air M5 Resmi Masuk Indonesia, Storage Dasar 512GB dan Chip AI Super Cepat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:03 WIB

53% Warga Indonesia Edukasi Siber Keluarga, Tapi Perlindungan Perangkat Masih Minim

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:06 WIB

SpaceX Siap IPO Juni 2026, Incar Dana Rp 1.414 Triliun dan Transformasi AI Orbit

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:10 WIB

5 Aplikasi Pengatur Keuangan Android Terbaik untuk Bebas Finansial

Berita Terbaru

Artis yang bintangi variety show Jae Seok’s B&B Rules!/Foto: soompi/beautynesia)

Showbiz

3 Rekomendasi Drakor dan Variety Show Korea Terbaru Mei 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:02 WIB