Strategi Investasi Allianz Semester II 2026, Saham Value hingga Emas

AllianzGI mendorong investor lebih selektif di tengah ketidakpastian global.

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Strategi Investasi Allianz Semester II 2026, Saham Value hingga Emas 
(Foto: AI)

Strategi Investasi Allianz Semester II 2026, Saham Value hingga Emas (Foto: AI)

Berito.id – Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai ekonomi global masih menunjukkan daya tahan meski di bayangi berbagai tekanan geopolitik dan ekonomi. Memasuki semester II 2026, perusahaan mengingatkan investor agar tidak lagi mengandalkan strategi mengikuti pergerakan pasar semata.

Tim Chief Investment Officer (CIO) AllianzGI menjelaskan, investor perlu menerapkan strategi investasi yang lebih aktif dan selektif agar mampu menghadapi perubahan kondisi pasar sekaligus menjaga potensi imbal hasil.

Ketidakpastian Global Masih Membayangi

Dalam laporan House View Q3 2026 yang di kutip pada Minggu (5/7/2026), AllianzGI menyebut sejumlah faktor masih menjadi sumber ketidakpastian. Harga minyak yang tetap tinggi, inflasi di atas target di banyak negara maju, serta potensi meningkatnya volatilitas menjelang pemilu paruh waktu Amerika Serikat menjadi perhatian utama. Meski demikian, AllianzGI melihat tekanan dari kebijakan tarif Amerika Serikat mulai mereda. Kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah juga menunjukkan tanda-tanda yang lebih stabil. Perusahaan tetap mengingatkan investor agar terus memantau pergerakan harga energi, perkembangan inflasi, serta dinamika politik di Amerika Serikat karena ketiganya dapat memengaruhi sentimen pasar global.

Strategi Investasi Harus Lebih Fleksibel

AllianzGI menilai keberhasilan investasi pada paruh kedua 2026 akan lebih di tentukan oleh kemampuan memilih negara, sektor, dan instrumen investasi yang tepat. Investor juga perlu menjaga fleksibilitas agar dapat menyesuaikan portofolio ketika kondisi pasar berubah.

Baca Juga :  Strategi Baru Generasi Muda Hadapi Lonjakan Biaya Hidup dan Inflasi

Selain memperkirakan arah pasar, AllianzGI menyarankan investor menyiapkan berbagai skenario. Langkah tersebut di nilai lebih efektif dalam menghadapi risiko inflasi yang masih tinggi dan prospek suku bunga yang bertahan pada level tinggi. Dalam kondisi tersebut, aset dengan karakteristik value, income, dan quality di nilai semakin menarik.

Saham Value Masih Menjanjikan

Di pasar saham, AllianzGI tetap melihat peluang pertumbuhan pada saham berkarakter value. Meskipun tren kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) masih menjadi pendorong utama pasar, saham value di nilai mampu memberikan di versifikasi yang lebih baik.

Selain itu, segmen tersebut berpotensi memperoleh manfaat dari suku bunga yang bertahan tinggi lebih lama (higher for longer) dan meningkatnya perhatian investor terhadap fundamental perusahaan. Secara keseluruhan, AllianzGI masih mempertahankan pandangan positif terhadap pasar saham global. Perusahaan lebih mengunggulkan pasar Amerika Serikat dan negara-negara berkembang di bandingkan Eropa maupun Jepang.

Baca Juga :  Cara Membuat SIM Digital di HP dengan Mudah dan Cepat

Obligasi Berkualitas dan Emas Tetap Menarik

Pada instrumen pendapatan tetap, AllianzGI mencermati kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah di berbagai negara maju. Untuk menghadapi kondisi itu, perusahaan merekomendasikan pengelolaan obligasi secara aktif. AllianzGI juga menambah porsi obligasi korporasi dan instrumen kredit berkualitas tinggi untuk meredam volatilitas. AllianzGI menilai obligasi pemerintah Peru bertenor 15 tahun dan obligasi pemerintah Brasil bertenor 10 tahun dalam mata uang lokal masih menarik.

Sementara itu, emas tetap menjadi salah satu aset favorit sebagai instrumen di versifikasi. AllianzGI menilai logam mulia masih berpotensi menguat seiring meningkatnya perhatian terhadap independensi bank sentral dan prospek dolar Amerika Serikat. Selain emas, perusahaan juga mempertahankan pandangan positif terhadap komoditas melalui strategi posisi long sebagai alternatif di versifikasi portofolio.

Opsi Investasi Tambahan

Di tengah dinamika pasar global yang masih tinggi, AllianzGI juga menyarankan investor mempertimbangkan strategi opsi sebagai pelengkap portofolio. Instrumen tersebut di nilai dapat membantu meningkatkan di versifikasi sekaligus memperkuat pengelolaan risiko investasi pada semester II 2026.

(A/*)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Anjlok Rp42.000
KUR Juli 2026 Tembus Rp159,8 Triliun, Disalurkan ke 2,5 Juta UMKM
Harga Emas Antam Hari Ini Tak Berubah, Cek Daftar Terbaru
Promo Transmart Full Day Sale 12 Juli 2026, Diskon Besar untuk Elektronik
Harga BBM Pertamina Juli 2026 Resmi Turun, Cek Tarif Terbaru
Google Gabungkan AI Search dan YouTube untuk Bisnis Online
Pemerintah Masih Berutang Rp25,8 Triliun ke Taspen
Investor Kripto RI Capai 22,4 Juta, Transaksi Sentuh Rp23 Triliun
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20.000, Buyback Anjlok Rp42.000

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:00 WIB

KUR Juli 2026 Tembus Rp159,8 Triliun, Disalurkan ke 2,5 Juta UMKM

Senin, 13 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Tak Berubah, Cek Daftar Terbaru

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:00 WIB

Promo Transmart Full Day Sale 12 Juli 2026, Diskon Besar untuk Elektronik

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:00 WIB

Harga BBM Pertamina Juli 2026 Resmi Turun, Cek Tarif Terbaru

Berita Terbaru

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN(Foto: AI)

Teknologi

Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI per Hari, Tertinggi di ASEAN

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:00 WIB

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026
(Foto: AI)

Gadget

Rekomendasi 7 HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaik 2026

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:00 WIB

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton
(Foto: AI)

Showbiz

Film Horor Jepang Terbaru 2026, Ini 7 yang Wajib Ditonton

Rabu, 15 Jul 2026 - 15:00 WIB

Tencent Cloud Luncurkan Solusi Agen AI di Indonesia
(Foto: AI)

Internasional

Tencent Cloud Luncurkan Solusi Agen AI di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026 - 13:00 WIB