KUR Juli 2026 Tembus Rp159,8 Triliun, Disalurkan ke 2,5 Juta UMKM

Realisasi KUR Capai 54,2 Persen dari Target Rp295 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KUR Juli 2026 Tembus Rp159,8 Triliun, Disalurkan ke 2,5 Juta UMKM 
(Foto: AI)

KUR Juli 2026 Tembus Rp159,8 Triliun, Disalurkan ke 2,5 Juta UMKM (Foto: AI)

Berito.id – Bagi para pelaku usaha UMKM bahwa Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melaporkan perkembangan terbaru program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga 12 Juli 2026, nilai penyaluran KUR telah mencapai Rp159,8 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 54,2 persen dari target penyaluran sepanjang 2026 yang di tetapkan sebesar Rp295 triliun. Sekretaris Kementerian UMKM, Loto Srinaita Ginting, mengatakan dana KUR tersebut telah di manfaatkan oleh sekitar 2,5 juta pelaku usaha di berbagai daerah.

Dari total penerima manfaat, sebanyak 1,1 juta pelaku usaha merupakan debitur baru yang pertama kali memperoleh KUR. Angka itu sudah memenuhi 83,5 persen dari target tahunan. Sementara itu, jumlah debitur yang berhasil naik kelas atau lulus dari program KUR mencapai 511.208 orang, atau setara 46,2 persen dari target yang telah di tetapkan.

Penyaluran ke Sektor Produksi Terus Di tingkatkan

Loto menjelaskan bahwa penyaluran KUR untuk sektor produksi telah menyentuh Rp103,2 triliun. Nilai tersebut setara 64,6 persen dari target penyaluran ke sektor produksi. Ia berharap capaian tersebut segera melampaui target pemerintah yang menetapkan porsi 65 persen penyaluran KUR di arahkan ke sektor produksi. Pernyataan itu di sampaikan Loto dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, sebagaimana di kutip dari media pada Senin (13/7/2026).

Baca Juga :  Intip Aturan Pajak Emas Terbaru: Strategi Amankan Profit dari Potongan PPh

Target KUR Tahun 2026

Pada 2026, pemerintah menargetkan total penyaluran KUR sebesar Rp295 triliun. Dari jumlah tersebut, 65 persen di alokasikan khusus untuk sektor produksi. Selain itu, pemerintah juga menargetkan hadirnya 1,3 juta debitur baru serta mendorong 1,1 juta debitur lama agar mampu berkembang dan naik kelas menjadi usaha yang lebih mandiri. Program KUR sendiri merupakan fasilitas pembiayaan berbunga rendah yang di sediakan pemerintah dengan plafon pinjaman hingga Rp500 juta untuk setiap pelaku usaha.

Kementerian UMKM Siapkan Alternatif Pendanaan

Selain mengandalkan KUR, Kementerian UMKM juga menjalankan sejumlah program pendanaan lain untuk memperluas akses modal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Salah satunya adalah Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises (ACCESS). Hingga akhir 2025, program tersebut telah menyalurkan pendanaan sebesar Rp53,3 miliar kepada 56 pelaku usaha menengah melalui kerja sama dengan delapan lembaga keuangan mitra.

Baca Juga :  Wall Street Tembus Rekor Baru, Dominasi AI Melawan Tekanan Geopolitik

Program BISLAF Salurkan Pendanaan UMKM

Kementerian UMKM juga memiliki program Bisnis Layak Funding (BISLAF) yang di jalankan oleh Deputi Bidang Usaha Kecil. Melalui kolaborasi dengan Inotek, program ini telah mendampingi 200 pelaku UMKM hingga memperoleh pembiayaan senilai Rp13,65 miliar.

Di sisi lain, Kementerian UMKM turut mengembangkan program pendampingan akses permodalan yang terintegrasi dengan program perumahan rakyat dan menargetkan 300 pelaku UMKM. Hingga akhir triwulan I 2026, sebanyak 16 pelaku usaha telah lolos tahap kurasi awal. Dari jumlah tersebut, dua peserta sudah menyelesaikan pelatihan digitalisasi manajemen keuangan.

(A/*)

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi
MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026
Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia
Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026
Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya
OJK: 200 BPR Masih Jalani Proses Merger
Harga Emas Pekan Depan Masih Dibayangi Penguatan Dolar AS
Harga Minyak Dunia Sentuh US$100, Prabowo Minta Simulasi APBN
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pertamina Perkuat Kapabilitas SDM dan Budaya ESG, Strategi Jangka Panjang Hadapi Transisi Energi

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:00 WIB

MyPertamina Tembus 31 Juta Pengguna, Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Digital di GIIAS 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:00 WIB

Harga BBM dan LPG Subsidi Dipastikan Tetap, Ini Dampak Fluktuasi Harga Minyak Dunia bagi Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:00 WIB

Toyota Catat Kenaikan Ekspor Mobil 10,7 Persen di Semester I 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:00 WIB

Promo Emas Galeri 24 Pegadaian Diskon Rp13 Ribu per Gram, Simak Syarat dan Daftar Harganya

Berita Terbaru