Banjir Bandang Terjang Desa Tangkil dan Desa Jernih Jaya Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Bandang Terjang Desa Tangkil dan Desa Jernih Jaya Kerinci (Foto: Ist)

Banjir Bandang Terjang Desa Tangkil dan Desa Jernih Jaya Kerinci (Foto: Ist)

Berito.id, Kerinci – Hujan deras di kawasan Kayu Aro memicu banjir bandang yang menerjang Desa Tangkil dan Desa Jernih Jaya, Kecamatan Gunung Tujuh, Jumat siang (15/5/2026). Air bah dari lereng Gunung Kerinci meluap ke badan jalan dengan membawa material lumpur serta bebatuan kecil.

Akses transportasi di wilayah tersebut sempat terhambat. Debit air yang tinggi memaksa para pengguna jalan mengurangi kecepatan secara drastis guna menghindari risiko tergelincir.

Limpasan air mulai menutup permukaan aspal sesaat setelah intensitas hujan meningkat tajam. Arus yang datang dari arah pegunungan langsung memotong jalan penghubung antardesa, menciptakan hambatan serius bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sejumlah warga setempat berinisiatif turun ke jalan guna memandu para sopir dan pemotor yang terjebak di tengah arus. Sebagian pengendara memilih menepi, menunggu debit air menurun demi keselamatan mesin dan nyawa.

Baca Juga :  BKPSDM Kabupaten Kerinci Luncurkan Layanan Digital SK dan Cuti

Eki, salah satu pengguna jalan, memberikan kesaksian bahwa terjangan air muncul secara mendadak.

“Aliran dari atas sangat kuat. Kendaraan sulit bergerak karena dorongan air cukup kencang,” jelasnya.

Hingga Jumat sore, jalur tersebut tetap dapat di lalui meski sisa material masih berserakan. Ancaman belum sepenuhnya hilang. Cuaca di lereng Gunung Kerinci di prediksi tetap ekstrem hingga malam hari, sehingga kewaspadaan tinggi mutlak di perlukan.

Karakteristik geografis Gunung Tujuh yang berbukit membuat kawasan ini menjadi langganan banjir lokal. Drainase alami yang langsung terhubung ke pemukiman seringkali tak mampu menampung volume air saat curah hujan tinggi.

Kondisi ini bukan sekadar gangguan mobilitas. Banjir yang membawa material padat secara berulang akan mempercepat pengikisan aspal dan memicu lubang baru. Permukaan jalan yang licin akibat sisa lumpur menjadi ancaman nyata, terutama bagi pengendara motor yang melintas di tikungan tajam.

Baca Juga :  Harga Tiket Travel Kerinci-Jambi Terbaru: Berlakunya Mulai Hari Ini!

Bagi masyarakat yang berencana melintasi jalur Kayu Aro-Gunung Tujuh, berikut langkah antisipasi yang harus di lakukan:

  • Pantau Jam Keberangkatan: Hindari melintasi titik rawan banjir pada sore hingga malam hari saat potensi hujan sedang berada di puncaknya.

  • Cek Kondisi Ban: Pastikan grip ban dalam keadaan baik karena sisa lumpur membuat aspal sangat licin.

  • Patuhi Arahan Warga Lokal: Jika melihat warga berjaga, ikuti instruksi mereka mengenai titik jalan yang paling aman untuk di lintasi.

Masyarakat kini mendesak adanya pengerahan alat berat atau pembersihan intensif dari pihak berwenang agar sisa material tidak mengeras di jalanan dan mengganggu aktivitas ekonomi warga lebih lama. (Nd/*)

Berita Terkait

Rekomendasi Wisata Hits di Purwakarta, dari Waduk Jatiluhur hingga Gunung Parang
Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk
Penumpang Travel SM Diturunkan Saat Hujan, Keluarga Minta Klarifikasi
Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah
Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Buka Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik
Tradisi Nyerau Awali Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik
PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Sunatan Massal Gratis di Kerinci
Luhah Rio Jayo Gelar Ritual Penyucian Benda Pusaka
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Rekomendasi Wisata Hits di Purwakarta, dari Waduk Jatiluhur hingga Gunung Parang

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Daong Hutan Pinus Bogor, Spot Healing dan Wisata Kuliner dengan Suasana Sejuk

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:10 WIB

Penumpang Travel SM Diturunkan Saat Hujan, Keluarga Minta Klarifikasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bulog Sungai Penuh Realisasikan Penyerapan 736 Ton Gabah

Senin, 6 Juli 2026 - 12:00 WIB

Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Buka Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik

Berita Terbaru