Biaya Haji 2026 Berpotensi Melambung, Presiden Prabowo: Jangan Bebani Jemaah!

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 17:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Biaya Haji 2026 Berpotensi Melambung, Presiden Prabowo: Jangan Bebani Jemaah! (Foto: AI)

Biaya Haji 2026 Berpotensi Melambung, Presiden Prabowo: Jangan Bebani Jemaah! (Foto: AI)

Berito.id – Kabar kurang sedap membayangi persiapan keberangkatan tamu Allah tahun ini. Gejolak ekonomi global dan situasi panas di Timur Tengah mulai berdampak langsung pada kalkulasi biaya penyelenggaraan ibadah haji 1447 H / 2026 M. Lonjakan harga bahan bakar pesawat hingga perubahan rute penerbangan demi keamanan menjadi faktor utama yang memicu pembengkakan anggaran.

Menteri Haji dan Umrah, M. Irfan Yusuf, memberikan gambaran nyata mengenai kondisi ini saat berbicara dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta. Kondisi ini menuntut pemerintah bergerak cepat melakukan mitigasi agar mimpi masyarakat ke tanah suci tidak terganjal masalah finansial.

Faktor Pemicu: Avtur Mahal dan Rute yang Memutar

Penyebab utama potensi kenaikan ini bukan datang dari kebijakan internal, melainkan tekanan faktor eksternal yang masif. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memperburuk keadaan karena mayoritas komponen biaya haji menggunakan mata uang asing.

Baca Juga :  Jangan Terkecoh! Pertamina Pastikan Harga BBM April 2026 Belum Ada Kenaikan Resmi

“Kenaikan harga avtur global, serta pelemahannya nilai tukar rupiah, biaya tersebut meningkat signifikan. Kondisi politik juga memungkinkan lakukan rerouting penerbangan untuk menghindari wilayah udara konflik,” ujar Irfan di hadapan anggota dewan, Rabu (8/4/2026).

Langkah menghindari wilayah udara yang sedang berkonflik otomatis memperpanjang durasi terbang. Hal ini berimbas pada usulan tambahan biaya dari maskapai:

  • Garuda Indonesia: Mengusulkan tambahan biaya sebesar Rp7,9 juta per jemaah.

  • Saudi Airlines: Mengusulkan tambahan biaya sebesar 480 US Dollar per jemaah.

Presiden Prabowo: Jemaah Tidak Boleh Menanggung Beban Tambahan

Meskipun angka-angka usulan kenaikan tersebut cukup fantastis, ada kabar baik bagi calon jemaah. Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus kepada jajarannya untuk menjaga agar besaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang di bayarkan langsung oleh masyarakat tetap stabil.

Baca Juga :  Jadwal Tayang A Shop for Killers Season 2, Jam Rilis dan Link Nonton Resmi

Irfan Yusuf menegaskan komitmen kepala negara yang menginginkan jemaah tetap bisa beribadah dengan tenang tanpa pusing memikirkan biaya tambahan di tengah jalan.

“Intinya Presiden Prabowo berharap apapun yang terjadi, kenaikan-kenaikan, jika terjadi kenaikan beliau minta tidak dibebankan kepada jemaah haji kita. Itu adalah komitmen dari Presiden Prabowo,” tegas Irfan.

Solusi Strategis dan Efisiensi Anggaran

Saat ini, tim dari Kementerian Haji dan Umrah sedang melakukan hitung-hitungan mendalam untuk menindaklanjuti perintah Presiden. Pemerintah harus memutar otak mencari sumber pembiayaan lain, seperti pengoptimalan nilai manfaat dari dana haji yang dikelola BPKH atau melakukan efisiensi pada komponen operasional lainnya.

Penyelenggaraan haji tahun ini memang berada dalam tekanan kompleksitas global. Namun, dengan koordinasi yang kuat antarlembaga, diharapkan skenario tanpa kenaikan beban jemaah tetap bisa terwujud meski badai ekonomi sedang melanda sektor penerbangan dunia. (Nd)

Berita Terkait

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan
Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia
“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Berita Terbaru