Tarif Visa Jepang 2026 Resmi Naik hingga Rp1,6 Juta

Pemerintah Jepang resmi menaikkan tarif visa pertama kali dalam 48 tahun akibat inflasi dan biaya operasional

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 13:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tarif Visa Jepang 2026 Resmi Naik hingga Rp1,6 Juta
(Foto: Angkasa Tour
/holopis)

Tarif Visa Jepang 2026 Resmi Naik hingga Rp1,6 Juta (Foto: Angkasa Tour /holopis)

Berito.id – Pemerintah Jepang resmi menaikkan biaya visa bagi warga negara asing. Kebijakan ini menjadi perubahan pertama dalam 48 tahun terakhir. Kantor berita Kyodo melaporkan keputusan tersebut pada Sabtu (20/6/2026). Pemerintah Jepang menetapkan kenaikan tarif melalui keputusan kabinet terbaru.

Tarif  Visa Single dan Multiple Entry Ikut Naik

Dalam aturan baru tersebut, biaya visa sekali masuk atau single entry naik dari 3.000 yen (sekitar Rp330 ribu) menjadi 15.000 yen (sekitar Rp1,6 juta). Sementara itu, visa beberapa kali masuk atau multiple entry juga mengalami penyesuaian. Tarifnya naik dari 6.000 yen (sekitar Rp661 ribu) menjadi 30.000 yen (sekitar Rp3,3 juta), menurut laporan Jiji Press. Kebijakan ini akan mulai berlaku untuk setiap permohonan visa yang diajukan pada atau setelah 1 Juli 2026.

Baca Juga :  Terjebak Seminggu di Gua Laos Saat Berburu Emas, 5 Warga Ditemukan Selamat

Alasan Kenaikan: Inflasi dan Biaya Operasional

Pemerintah Jepang menjelaskan bahwa kenaikan biaya visa dipicu oleh meningkatnya biaya administrasi dan operasional. Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, menegaskan bahwa inflasi menjadi faktor utama di balik penyesuaian tarif tersebut.

Ia menyebut pemerintah perlu menyesuaikan biaya layanan agar tetap sejalan dengan kondisi ekonomi saat ini.

Baca Juga :  Jadwal Pencairan Gaji ke-13 Juni 2026: Intip Besaran untuk Golongan I hingga IV

Tidak Diperkirakan Mengganggu Pariwisata

Meski tarif naik cukup signifikan, pemerintah Jepang tidak memperkirakan kebijakan ini akan berdampak besar pada jumlah wisatawan asing. Jepang terakhir kali menyesuaikan biaya visa pada tahun 1978. Sejak saat itu, tarif tetap tidak berubah selama beberapa dekade.

Selaras dengan Standar Negara G7

Selain faktor ekonomi, kebijakan ini juga bertujuan menyelaraskan biaya visa Jepang dengan negara-negara anggota G7. Dengan penyesuaian ini, Jepang berharap struktur biaya visanya lebih sebanding dengan negara maju lainnya.

(A/*)

Berita Terkait

Pau Cubarsi Bersinar, Pernah Main di Indonesia Sebelum Juara Piala Dunia 2026
Tencent Cloud Luncurkan Solusi Agen AI di Indonesia
PM India Narendra Modi Temui Prabowo di Jakarta
Eddy Soeparno Ajak Bloomberg NEF Promosikan EBT Indonesia
Kerja Sama AS-Indonesia Perkuat Industri Susu Nasional
Putin Sambut Menlu RI Sugiono di KTT ASEAN–Rusia di Kazan
AIIB Siapkan Dana US$17 Miliar untuk Indonesia hingga 2029
Tradisi Tahun Baru Islam di Berbagai Negara, Unik dan Penuh Makna
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:10 WIB

Pau Cubarsi Bersinar, Pernah Main di Indonesia Sebelum Juara Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:00 WIB

Tencent Cloud Luncurkan Solusi Agen AI di Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:00 WIB

PM India Narendra Modi Temui Prabowo di Jakarta

Senin, 29 Juni 2026 - 13:00 WIB

Eddy Soeparno Ajak Bloomberg NEF Promosikan EBT Indonesia

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:05 WIB

Kerja Sama AS-Indonesia Perkuat Industri Susu Nasional

Berita Terbaru

Jutaan Satelit Ancam Ubah Langit Malam Bumi
(Foto: AI)

Teknologi

Jutaan Satelit Ancam Ubah Langit Malam Bumi

Rabu, 22 Jul 2026 - 17:00 WIB

Tesla Luncurkan Balance Bike Rp 4 Jutaan, Langsung Sold Out(Foto: AI)

Otomotif

Tesla Luncurkan Balance Bike Rp 4 Jutaan, Langsung Sold Out

Rabu, 22 Jul 2026 - 15:00 WIB