Kerja Sama AS-Indonesia Perkuat Industri Susu Nasional

Program U.S.-Indonesia Dairy Partnership (USIDP) berhasil meningkatkan produksi susu peternak hingga 32,5 persen sekaligus mendukung ketahanan pangan dan program Makan Bergizi Gratis di Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kerja Sama AS-Indonesia Perkuat Industri Susu Nasional 
(Foto: beningpost)

Kerja Sama AS-Indonesia Perkuat Industri Susu Nasional (Foto: beningpost)

Berito.id – Kerja sama AS-Indonesia tingkatkan produksi susu nasional, melalui program U.S.-Indonesia Dairy Partnership (USIDP) mulai menunjukkan hasil nyata bagi sektor peternakan sapi perah nasional. Sepanjang 2025, peternak yang mengikuti program pelatihan tersebut berhasil meningkatkan produksi susu harian rata-rata hingga 32,5 persen.

Peningkatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi kedua negara mampu mendorong produktivitas peternak lokal. Program itu juga meningkatkan kualitas susu. Selain itu, program ini mendukung pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.

USIDP Jadi Sorotan dalam KTT Persusuan 2026

Keberhasilan program USIDP menjadi pembahasan utama dalam kerja sama AS-indonesia perkuat industri susu nasional yang digelar di Jakarta pada 22 Juni 2026.

Forum tersebut mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku industri susu, akademisi, hingga peternak dari Indonesia dan Amerika Serikat. Mereka membahas capaian tahun pertama program sekaligus mencari peluang baru untuk memperkuat industri persusuan nasional.

USDEC meluncurkan USIDP pada November 2024 melalui kerja sama dengan berbagai lembaga akademik dan praktisi persusuan di Indonesia. Program ini menggabungkan pengalaman industri susu Amerika Serikat dengan pengembangan kapasitas peternak lokal.

Baca Juga :  Tinggalkan Kesan 'Gelap', Lim Ji Yeon Jajal Peran Baru di My Royal Nemesis: Tayang 8 Mei!

Selain fokus pada peningkatan produksi dan kualitas susu, USIDP juga mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui berbagai intervensi berbasis gizi.

Ratusan Peternak Telah Mengikuti Pelatihan

Sejak berjalan, USIDP telah menggelar 54 sesi pelatihan di delapan lokasi berbeda. Program tersebut menjangkau sekitar 500 peternak sapi perah dan melatih 100 teknisi persusuan untuk memperluas manfaat ke lebih banyak wilayah.

President dan CEO USDEC, Krysta Harden, mengatakan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat yang telah terjalin selama 75 tahun menjadi fondasi penting bagi pengembangan sektor persusuan.

Menurutnya, industri susu Amerika Serikat bangga dapat berkontribusi dalam memperkuat pasokan susu domestik Indonesia sekaligus mendukung pelaksanaan program MBG.

“Melalui kemitraan ini, kami membantu meningkatkan pasokan susu nasional dan membangun hubungan jangka panjang yang memberikan manfaat bagi peternak serta keluarga mereka di kedua negara,” ujar Harden di Jakarta.

Kolaborasi AS-Indonesia Perkuat Produksi Susu Dalam Negeri

Mengusung tema Dairy for Growth: Empowering Farmers, Nourishing Communities, konferensi ini menekankan pentingnya kerja sama internasional untuk meningkatkan kesejahteraan peternak dan memperkuat industri susu nasional.

Dalam acara itu, Harden dan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, memaparkan strategi serta pelaksanaan program USIDP di tingkat peternak.

Baca Juga :  PUBG Mobile x Blue Lock Meluncur 22 Mei 2026, Hadirkan Yoichi Isagi

Konferensi juga menghadirkan Sekretaris Pertanian New Mexico, Jeff Witte. Ia menjelaskan kontribusi New Mexico dalam mendukung peningkatan produktivitas peternakan sapi perah Indonesia dan pencapaian target gizi nasional.

Kolaborasi tersebut melibatkan Departemen Pertanian New Mexico, New Mexico State University, Departemen Pertanian Wisconsin, serta Universitas Wisconsin.

Peternak Perempuan Turut Mendapat Apresiasi

Dalam rangka memperingati International Year of the Women Farmer 2026, penyelenggara menghadirkan sesi khusus bertajuk Celebrating Women Farmers, Growing the Future. Sebanyak delapan peternak perempuan lulusan program USIDP berbagi pengalaman mereka selama mengikuti pelatihan.

Sebagai dukungan terhadap pengembangan kompetensi, seluruh peserta menerima buku CowSignals Basics versi Bahasa Indonesia. Buku karya dokter hewan asal Belanda, Jan Hulsen, itu berisi panduan praktis tentang perawatan ternak dan pengelolaan peternakan yang lebih efektif. Harden menegaskan bahwa langkah berikutnya adalah memperluas dampak program ke seluruh ekosistem persusuan Indonesia.

“Kami ingin membangun sistem yang berkelanjutan dan mewujudkannya bersama seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya.

(A/*)

 

Berita Terkait

Tencent Cloud Luncurkan Solusi Agen AI di Indonesia
PM India Narendra Modi Temui Prabowo di Jakarta
Eddy Soeparno Ajak Bloomberg NEF Promosikan EBT Indonesia
Tarif Visa Jepang 2026 Resmi Naik hingga Rp1,6 Juta
Putin Sambut Menlu RI Sugiono di KTT ASEAN–Rusia di Kazan
AIIB Siapkan Dana US$17 Miliar untuk Indonesia hingga 2029
Tradisi Tahun Baru Islam di Berbagai Negara, Unik dan Penuh Makna
Makna Piala Dunia 2026 menurut Paus Leo XIV tentang Hidup
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:00 WIB

Tencent Cloud Luncurkan Solusi Agen AI di Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:00 WIB

PM India Narendra Modi Temui Prabowo di Jakarta

Senin, 29 Juni 2026 - 13:00 WIB

Eddy Soeparno Ajak Bloomberg NEF Promosikan EBT Indonesia

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:05 WIB

Kerja Sama AS-Indonesia Perkuat Industri Susu Nasional

Senin, 22 Juni 2026 - 13:05 WIB

Tarif Visa Jepang 2026 Resmi Naik hingga Rp1,6 Juta

Berita Terbaru

5 Wisata Kerinci Paling Populer di Jambi(Foto: AI)

Wisata

5 Wisata Kerinci Paling Populer di Jambi

Jumat, 17 Jul 2026 - 17:00 WIB

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers(Foto: AI)

Lifestyle

Tren Kucing Munchkin Makin Populer di Kalangan Cat Lovers

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:00 WIB