Berito.id – Pasar kripto kembali menunjukkan taringnya. Bitcoin sukses mencatatkan lonjakan harga lebih dari 4% hanya dalam waktu 24 jam, membawa aset digital ini bertengger di level USD 74.000 posisi tertinggi dalam tiga pekan terakhir.
Financial Expert Ajaib, Panji Yudha, menyebutkan bahwa pergerakan ini sangat signifikan bagi psikologis pasar. Berdasarkan data perdagangan terbaru, BTC kini bermain di kisaran USD 74.100 atau setara dengan Rp1,26 miliar. Dominasi pasar Bitcoin pun ikut terkerek ke level 59,7%, sementara total kapitalisasi pasar kripto global kini menyentuh angka fantastis USD 2,49 triliun.
Isu Pembayaran Minyak Iran Pakai Bitcoin
Geopolitik menjadi aktor intelektual di balik hijaunya layar perdagangan hari ini. Para investor tengah menyoroti laporan kemungkinan Iran membuka opsi pembayaran menggunakan Bitcoin bagi kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz.
Sebagai jalur yang di lalui 20% pasokan minyak dunia, kebijakan ini di nilai punya dampak sistemik. Jika benar-benar di eksekusi, potensi pendapatan dari transaksi kripto di jalur tersebut bisa mencapai puluhan juta dolar per hari. Isu ini sempat membuat harga minyak dunia melambung ke USD 105 per barel sebelum akhirnya melandai ke angka USD 98.
Menanti ‘Ketukan Palu’ Data Ekonomi AS
Meskipun geopolitik memberi dorongan, langkah Bitcoin selanjutnya sangat bergantung pada data ekonomi dari Amerika Serikat. Fokus pelaku pasar tertuju pada rilis Producer Price Index (PPI) yang dijadwalkan meluncur Selasa malam waktu Indonesia.
Secara teknis, berikut adalah proyeksi yang harus diwaspadai:
-
Konsensus PPI: Di perkirakan naik dari 3,4% menjadi 4,6% secara tahunan.
-
Core PPI: Di proyeksikan berada di level 3,7%.
Jika angka yang keluar nantinya sesuai atau justru di bawah ekspektasi, Bitcoin punya karpet merah untuk melanjutkan reli menuju area USD 76.000. Namun, apabila inflasi di tingkat produsen ini melonjak lebih tinggi dari perkiraan, pasar kripto berisiko mengalami aksi ambil untung (profit taking).
Aksi Borong MicroStrategy dan Angin Segar Regulasi
Di tengah fluktuasi harga, raksasa korporasi MicroStrategy kembali menunjukkan sikap agresifnya. Perusahaan besutan Michael Saylor ini baru saja menambah koleksi Bitcoin senilai USD 1 miliar atau sekitar 13.927 BTC. Langkah ini membuat cadangan Bitcoin mereka kini mendekati angka 781 ribu BTC.
Kabar baik juga datang dari sektor regulasi. Circle, penerbit stablecoin USDC, mencatat pertumbuhan positif seiring meningkatnya optimisme terhadap aturan hukum stablecoin di Amerika Serikat. Kejelasan regulasi di anggap sebagai fondasi penting bagi stabilitas industri aset digital ke depan.
Tips Praktis untuk Investor:
Dalam situasi pasar yang sangat dinamis ini, hindari pengambilan keputusan berdasarkan emosi semata (FOMO). Perhatikan level dukungan (support) di kisaran USD 72.000 jika terjadi koreksi teknis. Pastikan Anda selalu memantau pergerakan nilai tukar Rupiah, mengingat fluktuasi kurs juga sangat memengaruhi nilai aset kripto di bursa lokal. (Nd)






