Sentimen Global Memanas, Bitcoin Justru Perkasa di Level USD 74.100: Cek Prediksi Selanjutnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sentimen Global Memanas, Bitcoin Justru Perkasa di Level USD 74.100: Cek Prediksi Selanjutnya (Foto: AI)

Sentimen Global Memanas, Bitcoin Justru Perkasa di Level USD 74.100: Cek Prediksi Selanjutnya (Foto: AI)

Berito.id – Pasar kripto kembali menunjukkan taringnya. Bitcoin sukses mencatatkan lonjakan harga lebih dari 4% hanya dalam waktu 24 jam, membawa aset digital ini bertengger di level USD 74.000 posisi tertinggi dalam tiga pekan terakhir.

Financial Expert Ajaib, Panji Yudha, menyebutkan bahwa pergerakan ini sangat signifikan bagi psikologis pasar. Berdasarkan data perdagangan terbaru, BTC kini bermain di kisaran USD 74.100 atau setara dengan Rp1,26 miliar. Dominasi pasar Bitcoin pun ikut terkerek ke level 59,7%, sementara total kapitalisasi pasar kripto global kini menyentuh angka fantastis USD 2,49 triliun.

Isu Pembayaran Minyak Iran Pakai Bitcoin

Geopolitik menjadi aktor intelektual di balik hijaunya layar perdagangan hari ini. Para investor tengah menyoroti laporan kemungkinan Iran membuka opsi pembayaran menggunakan Bitcoin bagi kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz.

Sebagai jalur yang di lalui 20% pasokan minyak dunia, kebijakan ini di nilai punya dampak sistemik. Jika benar-benar di eksekusi, potensi pendapatan dari transaksi kripto di jalur tersebut bisa mencapai puluhan juta dolar per hari. Isu ini sempat membuat harga minyak dunia melambung ke USD 105 per barel sebelum akhirnya melandai ke angka USD 98.

Baca Juga :  Harga Minyak Dunia Melonjak Drastis 6%, CPO dan Batu Bara Justru Kompak Melemah

Menanti ‘Ketukan Palu’ Data Ekonomi AS

Meskipun geopolitik memberi dorongan, langkah Bitcoin selanjutnya sangat bergantung pada data ekonomi dari Amerika Serikat. Fokus pelaku pasar tertuju pada rilis Producer Price Index (PPI) yang dijadwalkan meluncur Selasa malam waktu Indonesia.

Secara teknis, berikut adalah proyeksi yang harus diwaspadai:

  • Konsensus PPI: Di perkirakan naik dari 3,4% menjadi 4,6% secara tahunan.

  • Core PPI: Di proyeksikan berada di level 3,7%.

Jika angka yang keluar nantinya sesuai atau justru di bawah ekspektasi, Bitcoin punya karpet merah untuk melanjutkan reli menuju area USD 76.000. Namun, apabila inflasi di tingkat produsen ini melonjak lebih tinggi dari perkiraan, pasar kripto berisiko mengalami aksi ambil untung (profit taking).

Baca Juga :  Gamer Lebih Butuh SSD Lega Ketimbang RAM Melimpah, Ini Alasannya

Aksi Borong MicroStrategy dan Angin Segar Regulasi

Di tengah fluktuasi harga, raksasa korporasi MicroStrategy kembali menunjukkan sikap agresifnya. Perusahaan besutan Michael Saylor ini baru saja menambah koleksi Bitcoin senilai USD 1 miliar atau sekitar 13.927 BTC. Langkah ini membuat cadangan Bitcoin mereka kini mendekati angka 781 ribu BTC.

Kabar baik juga datang dari sektor regulasi. Circle, penerbit stablecoin USDC, mencatat pertumbuhan positif seiring meningkatnya optimisme terhadap aturan hukum stablecoin di Amerika Serikat. Kejelasan regulasi di anggap sebagai fondasi penting bagi stabilitas industri aset digital ke depan.

Tips Praktis untuk Investor:

Dalam situasi pasar yang sangat dinamis ini, hindari pengambilan keputusan berdasarkan emosi semata (FOMO). Perhatikan level dukungan (support) di kisaran USD 72.000 jika terjadi koreksi teknis. Pastikan Anda selalu memantau pergerakan nilai tukar Rupiah, mengingat fluktuasi kurs juga sangat memengaruhi nilai aset kripto di bursa lokal. (Nd)

Berita Terkait

Tren Bunga Kredit Perbankan Menurun, Momentum Tepat Genjot Pembiayaan Usaha
Kami Rita Sherpa Taklukkan Everest ke-32 Kali, Rekor Dunia di Tengah Ancaman Iklim
Elon Musk Pertahankan Kepemilikan Saham Jelang IPO Raksasa SpaceX Juni 2026
Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026, Stagnan di Rp2,839 Juta per Gram
Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia 15 Mei 2026, Strategi Menghadapi Cuti Bersama
OJK Perkuat Literasi Kripto dan Tokenisasi Aset, Cegah Penipuan Digital Generasi Muda
OpenAI Perkuat Dominasi Korporasi Lewat Investasi Rp 69,68 Triliun
Wall Street Tembus Rekor Baru, Dominasi AI Melawan Tekanan Geopolitik
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:07 WIB

Tren Bunga Kredit Perbankan Menurun, Momentum Tepat Genjot Pembiayaan Usaha

Senin, 18 Mei 2026 - 11:04 WIB

Kami Rita Sherpa Taklukkan Everest ke-32 Kali, Rekor Dunia di Tengah Ancaman Iklim

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:08 WIB

Elon Musk Pertahankan Kepemilikan Saham Jelang IPO Raksasa SpaceX Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:02 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 14 Mei 2026, Stagnan di Rp2,839 Juta per Gram

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:06 WIB

Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia 15 Mei 2026, Strategi Menghadapi Cuti Bersama

Berita Terbaru