Berito.id – Banyak orang masih menyepelekan kebiasaan kurang tidur. Mereka merasa utang tidur bisa diganti pada akhir pekan. Padahal, dampak jangka panjangnya sangat fatal bagi otak dan jantung. Salah satu ancaman nyatanya adalah Transient Ischemic Attack (TIA) atau stroke ringan.
Dampak Buruk Kurang Tidur bagi Tubuh
Dokter spesialis neurologi, Chandana R. Gowda, menjelaskan bahaya kurang tidur kronis. Kebiasaan ini dapat mengacaukan sistem metabolisme tubuh. Dampak lainnya adalah lonjakan hormon stres dan tekanan darah yang tidak stabil. Kondisi ini juga memicu peradangan internal yang terus-menerus.
“Saat tidur terganggu secara konsisten, tubuh mengalami peningkatan hormon stres. Tekanan darah berfluktuasi, peradangan meningkat, dan regulasi metabolisme memburuk. Semua ini meningkatkan risiko TIA dan stroke berat,” ujar Gowda, dikutip dari The Times of India, Sabtu (30/5/2026).
Mengenal TIA sebagai Alarm Stroke
TIA terjadi saat aliran darah ke otak tersumbat sementara. Gejalanya muncul secara tiba-tiba. Mulai dari mati rasa, lemas sebelah badan, gangguan bicara, pandangan kabur, hingga linglung. Walau gejala ini hilang dalam hitungan menit atau jam, TIA adalah alarm bahaya. Kondisi ini menandakan risiko stroke berat di masa depan.
Hubungan Gangguan Tidur dengan Penyakit Kronis
Gowda menambahkan bahwa gangguan tidur yang konsisten merusak metabolisme dan menaikkan tekanan darah. Kombinasi faktor ini memperbesar peluang terkena gangguan kardiovaskular. Selain itu, kurang tidur kronis memicu obesitas, diabetes, dan hipertensi. Ketiganya merupakan pemicu utama penyakit jantung serta stroke.
Sisi Gelap Begadang dan Balas Dendam Waktu Tidur
Kebiasaan begadang kerap memicu gaya hidup buruk. Orang yang mengantuk cenderung mengonsumsi kafein berlebih dan malas bergerak. Mereka juga sering menyantap makanan tinggi lemak dan gula di malam hari.
Gowda turut menyoroti fenomena revenge bedtime procrastination. Ini adalah perilaku menunda tidur demi hiburan, seperti bermain gawai. Fenomena ini marak di kalangan pekerja muda tanpa mereka sadari dampaknya bagi kesehatan.
Langkah Nyata Mencegah Risiko Stroke
Ada beberapa tips sederhana dari dokter untuk menekan risiko ini:
-
Patuhi jadwal tidur dan bangun yang konsisten setiap hari.
-
Matikan layar gawai minimal 45 menit sebelum tidur.
-
Hindari kafein dan porsi makan besar di malam hari.
-
Rutin berolahraga dan kelola stres dengan baik.
-
Cek tekanan darah serta kolesterol secara berkala untuk memantau kesehatan jantung.
(Aat/*)






