Berito.id – Pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama dengan India untuk membangun bandara antariksa nasional. Melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indonesia berkolaborasi dengan Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) guna mewujudkan fasilitas peluncuran satelit tersebut. Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, mengatakan Biak, Papua, menjadi salah satu lokasi yang paling berpeluang menjadi pusat bandara antariksa di Indonesia.
Menurut Arif, BRIN dan ISRO telah menjalin hubungan kerja sama selama bertahun-tahun, terutama dalam pemantauan satelit yang dilakukan melalui fasilitas di Biak. “Kami sedang mempersiapkan kolaborasi dengan India untuk pembangunan bandara antariksa. Saat ini ada beberapa kandidat lokasi, dan Biak menjadi salah satu yang paling potensial. Selain itu, kami juga terus melakukan pemantauan satelit India dari wilayah tersebut,” ujar Arif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Proyek Sudah Di rintis Sejak Era LAPAN
Arif menjelaskan rencana pembangunan bandara antariksa sebenarnya bukan proyek baru. Pemerintah telah merintis program tersebut sejak dekade 1980-an melalui Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), yang kini telah bergabung ke dalam BRIN. Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar proyek tersebut segera di percepat. Menindaklanjuti instruksi itu, BRIN mulai menyusun master plan sebagai dasar pembangunan pada 2026.
“Tahun ini kami fokus menyelesaikan master plan dan seluruh tahap perencanaan. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal. Targetnya, pembangunan mulai di realisasikan pada 2027,” jelasnya.
Kunjungan PM Narendra Modi Perkuat Kolaborasi
Arif menilai kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama di sektor antariksa. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo dan PM Modi sama-sama menegaskan komitmen untuk mempercepat pengembangan bandara antariksa melalui kolaborasi kedua negara. Menurut Arif, pihaknya telah menerima arahan agar kesepakatan tersebut segera di tindaklanjuti.
Indonesia Ingin Meluncurkan Satelit Sendiri
BRIN juga terus melakukan pembahasan intensif dengan ISRO mengenai berbagai aspek teknis pembangunan bandara antariksa. Melalui kerja sama tersebut, Indonesia menargetkan dapat meluncurkan satelit buatan sendiri dari wilayah nasional dengan dukungan teknologi dan pengalaman India. Arif optimistis kolaborasi itu akan mempercepat pengembangan industri antariksa Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian teknologi nasional.
(A/*)






