Kemenhub Audit Investigasi Green SM Buntut Insiden Maut di Bekasi Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenhub Audit Investigasi Green SM Buntut Insiden Maut di Bekasi Timur

Kemenhub Audit Investigasi Green SM Buntut Insiden Maut di Bekasi Timur

Berito.id – Operasional raksasa taksi listrik asal Vietnam, Green SM (Xanh SM), kini berada dalam pengawasan ketat pemerintah. Langkah ini di ambil sebagai respons cepat pasca-insiden tragis yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam lalu.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa kementeriannya tengah melakukan audit investigasi mendalam. Proses ini tidak hanya menyentuh permukaan, melainkan membedah seluruh jantung operasional perusahaan.

“Audit investigasi yang kami lakukan meliputi seluruh aspek, baik itu aspek operasional, aspek teknis, hingga sumber daya manusia,” tegas Dudy saat memberikan keterangan pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).

Sidak Tengah Malam di Pool Bekasi

Rentetan evaluasi ini di mulai dengan inspeksi mendadak (sidak) yang di lakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat ke pool Green SM di Bekasi, Selasa (28/4) malam. Lokasi ini menjadi titik krusial karena merupakan basis armada yang di duga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Baca Juga :  Daftar Lengkap Pelat Nomor Khusus Pejabat RI: Dari Presiden RI 1 hingga Kode ZZ

Tim ahli memeriksa komponen vital sesuai standar Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU). Fokus pemeriksaan mencakup:

  • Administrasi & Izin: Legalitas operasional kendaraan secara menyeluruh.

  • Kelaikan Armada: Kondisi fisik dan teknis mobil listrik yang di gunakan.

  • Kesehatan Pengemudi: Verifikasi jam kerja, kompetensi, dan pemeriksaan kesehatan rutin.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan beberapa poin janggal dalam pemeriksaan awal di lapangan. “Terdapat beberapa temuan yang akan kami dalami lebih lanjut,” ungkapnya secara tertulis.

Baca Juga :  Kepala Bapanas Pastikan Harga Beras SPHP Tetap Stabil dan Tidak Naik

Ancaman Pencabutan Izin dan Sanksi Operasional

Pemerintah memberikan sinyal kuat bahwa tidak ada ruang bagi kelalaian yang mengorbankan nyawa publik. Menhub Dudy menyatakan pihaknya sedang menimbang opsi sanksi paling berat jika hasil audit membuktikan adanya pelanggaran prosedur keselamatan yang sistematis.

Meski jenis sanksi belum dirinci secara detail, namun dalam regulasi transportasi umum, pelanggaran berat terhadap SMK PAU bisa berujung pada pembekuan sementara hingga pencabutan izin operasi permanen.

Langkah tegas ini menjadi peringatan bagi seluruh operator angkutan umum, terutama pemain baru di industri transportasi berbasis aplikasi, bahwa standar keselamatan di Indonesia adalah harga mati yang tidak bisa ditawar dengan alasan efisiensi bisnis. ***

Berita Terkait

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern
Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar
Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis
Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya
Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)
Polemik Bakom dan Homeless Media: Transformasi atau Ancaman Independensi?
Setoran Freeport Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Pembagiannya
Tinggalkan Antrean! Pensiunan Kini Bisa Autentikasi Lewat Selfie di Aplikasi Andal by Taspen
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:21 WIB

Mengulas Spesifikasi Pertamina Dex CN 53 untuk Perawatan Mesin Diesel Modern

Senin, 11 Mei 2026 - 13:27 WIB

Distribusi MinyaKita Didominasi Swasta, Bulog Ungkap Biang Kelangkaan di Pasar

Senin, 11 Mei 2026 - 10:05 WIB

Transaksi E-Commerce UMKM di Wilayah Bencana Sumatera Melonjak Drastis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:33 WIB

Hantavirus Hantui Kapal Pesiar, Pakar UNAIR Bedah Risiko dan Cara Pencegahannya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:01 WIB

Pertamina Olah Minyak Jelantah MBG Jadi Bahan Bakar Pesawat (SAF)

Berita Terbaru