Kemenperin Dorong Industri Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Partisipasi pelaku usaha dinilai penting untuk menghasilkan data industri yang akurat dan mendukung kebijakan pembangunan sektor manufaktur.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenperin Dorong Industri Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
(Foto: infoekonomi)

Kemenperin Dorong Industri Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 (Foto: infoekonomi)

Berito.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ikut sensus ekonomi 2026 dan mengajak seluruh pelaku industri untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang di gelar Badan Pusat Statistik (BPS). Keterlibatan dunia usaha di nilai penting untuk meningkatkan kualitas data nasional yang menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan industri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa data industri memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan industrialisasi nasional.

Menurut Agus, pemerintah memerlukan data yang berkualitas agar dapat merancang program pembinaan dan kebijakan yang lebih tepat sasaran. “Data industri yang berkualitas menjadi landasan utama dalam penyusunan kebijakan dan program pembinaan industri. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merumuskan langkah yang tepat sasaran,” ujar Agus dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Sektor Manufaktur Jadi Penopang Ekonomi Nasional

Agus menjelaskan bahwa sektor manufaktur selama ini menjadi salah satu kontributor terbesar bagi perekonomian Indonesia. Karena itu, pemerintah terus berupaya memperkuat ketersediaan data industri yang valid dan dapat di percaya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemenperin telah mengembangkan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). Platform ini menjadi sarana utama pelaporan data industri yang membantu pemerintah memantau perkembangan sektor manufaktur secara lebih lengkap dan terkini.

Baca Juga :  Purbaya: Modal Koperasi Merah Putih Rp 3 Miliar untuk Gerai dan Operasional

Ia juga memberikan apresiasi kepada perusahaan industri serta pengelola kawasan industri yang rutin menyampaikan data melalui SIINas. Menurutnya, konsistensi tersebut berkontribusi besar dalam membangun ekosistem data industri nasional yang semakin kuat.

“Kami mengapresiasi seluruh perusahaan industri dan kawasan industri yang secara konsisten melaporkan data melalui SIINas. Dukungan ini membantu pemerintah memperkuat sistem data industri nasional yang terpercaya,” katanya.

Pelaporan Data Di nilai Bukan Sekadar Kewajiban Administratif

Lebih lanjut, Agus mengingatkan bahwa kewajiban pelaporan data industri telah di atur dalam berbagai regulasi, mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, hingga peraturan Menteri Perindustrian.

Meski demikian, ia menilai pelaporan data tidak hanya sebatas memenuhi kewajiban administratif perusahaan. Pelaku usaha juga berperan dalam menyediakan data yang kredibel untuk mendukung pembangunan industri nasional.

Menurutnya, data yang masuk melalui SIINas menjadi referensi penting dalam pelaksanaan berbagai layanan, fasilitas, serta program strategis yang di jalankan Kemenperin.

Kemenperin Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026

Selain mengoptimalkan pemanfaatan SIINas, Kemenperin juga menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pemerintah berharap hasil sensus mampu menghadirkan informasi yang komprehensif bagi pengembangan dunia usaha dan sektor industri di Indonesia.

Baca Juga :  Cara Budidaya Jamur Tiram di Rumah: Langkah Mudah Menghasilkan Omzet Jutaan Rupiah

Melalui Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2026, Kemenperin meminta perusahaan industri untuk mengisi kuesioner sensus secara lengkap dan sesuai kondisi yang sebenarnya.

Tak hanya itu, asosiasi industri dan pengelola kawasan industri juga di dorong untuk aktif menyosialisasikan program tersebut agar tingkat partisipasi dunia usaha semakin meningkat.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Sensus

Agus menegaskan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, pemerintah mengajak pelaku industri untuk mengambil peran aktif dalam proses pendataan nasional.

“Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Kami mengajak dunia usaha industri untuk berpartisipasi aktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha akan menghasilkan data yang lebih kuat dan berkualitas. Dengan dukungan data yang akurat, pemerintah dapat mempercepat transformasi industri nasional, meningkatkan produktivitas, serta memperbesar kontribusi sektor manufaktur terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

(A/*)

 

Berita Terkait

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG
Beasiswa BPDDI 2026 untuk Dosen Resmi Dibuka
Kemensos Salurkan Bansos Rp390 Miliar di Lampung, Ribuan Warga Terima Berbagai Bantuan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:00 WIB

H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia

Berita Terbaru