Prabowo Ingin Dialog dengan Profesor Digelar Setiap Bulan

Masukan guru besar dinilai penting bagi kebijakan nasional.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Ingin Dialog dengan Profesor Digelar Setiap Bulan
(Foto: Biro Pers)

Prabowo Ingin Dialog dengan Profesor Digelar Setiap Bulan (Foto: Biro Pers)

Berito.id – Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar pertemuan dengan para guru besar dari berbagai perguruan tinggi berlangsung lebih rutin. Menurutnya, diskusi bersama kalangan akademisi perlu di gelar setiap bulan agar pemerintah memperoleh lebih banyak masukan berbasis keilmuan.

Prabowo menyampaikan hal itu saat memberikan arahan pada penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026).

“Saya rasa empat kali bertemu para rektor masih belum cukup. Kalau bisa, setiap bulan kita bertemu. Saya memang membutuhkan pandangan dari orang-orang pintar,” ujar Prabowo.

Masukan Akademisi Di nilai Penting

Kepala Negara menegaskan dirinya ingin terus membuka ruang dialog dengan kalangan akademisi. Ia menilai para profesor dan guru besar memiliki perspektif yang dapat membantu pemerintah membaca berbagai persoalan nasional maupun global.

Prabowo juga berkomitmen menyampaikan kondisi bangsa secara terbuka. Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa perkembangan dunia saat ini sangat memengaruhi Indonesia.

Baca Juga :  Sering Dikira Flu Biasa, Kenali Gejala Awal Campak pada Dewasa yang Sangat Menular

Konflik Global Bisa Berdampak ke Indonesia

Dalam paparannya, Prabowo mencontohkan ancaman perang nuklir sebagai peristiwa yang dapat memberikan dampak luas, termasuk bagi Indonesia. Meski berada ribuan kilometer dari lokasi konflik dan tidak terlibat dalam peperangan, Indonesia tetap akan merasakan konsekuensinya.

Ia menilai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat hubungan antarnegara semakin erat. Karena itu, setiap peristiwa besar di dunia dapat memengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia.

“Sekarang kejadian yang terjadi belasan ribu kilometer tetap berpengaruh terhadap kehidupan kita. Kita tidak bermusuhan dengan siapa pun, tetapi jika terjadi perang nuklir di belahan dunia lain, dampaknya tetap akan kita rasakan,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, perkembangan sains dan teknologi telah membuat dunia terasa semakin kecil sehingga setiap negara harus lebih waspada terhadap dinamika global.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Said Iqbal dan Nanik S. Deyang Hari Ini

Prabowo Sempat Berkelakar soal Menteri

Di sela-sela sambutannya, Prabowo mencairkan suasana dengan melontarkan candaan mengenai perubahan penampilan beberapa menteri setelah menjalankan tugas pemerintahan.

Ia menyinggung rambut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang menurutnya berubah sejak menjabat. “Saya melihat beberapa pembantu saya saat pertama di lantik rambutnya masih lebat. Setelah 18 bulan, mulai menipis. Pak Bahlil juga sekarang rambutnya sudah makin ke atas,” ucapnya sambil bercanda.

Sarasehan Di hadiri Ribuan Akademisi

Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 di ikuti sekitar 2.600 peserta. Mereka terdiri atas rektor, dekan, dosen, serta guru besar dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia.

Setelah memberikan sambutan terbuka, Prabowo melanjutkan agenda dengan menyampaikan taklimat secara tertutup. Sebelum sesi tertutup di mulai, ia meminta awak media meninggalkan ruangan agar pembahasan dapat berlangsung secara internal.

(A/*)

Berita Terkait

Pramono Percepat Infrastruktur untuk Sambut 500 Tahun Jakarta
Prabowo Soroti Indonesia Belum Punya Mobil Nasional
Kepercayaan Publik terhadap Polri Naik Jadi 82,4 Persen
KPK Sita Dokumen Penting Saat Geledah Kantor BPK Sumsel
Pemerintah Rilis 5 Kandidat Logo HUT Ke-81 Republik Indonesia
Eks Pejabat Kementerian PU Jadi Tersangka Suap Rp2 Miliar
Kemenperin Dorong Industri Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Prabowo Dukung Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:07 WIB

Prabowo Ingin Dialog dengan Profesor Digelar Setiap Bulan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:00 WIB

Prabowo Soroti Indonesia Belum Punya Mobil Nasional

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:00 WIB

Kepercayaan Publik terhadap Polri Naik Jadi 82,4 Persen

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:08 WIB

KPK Sita Dokumen Penting Saat Geledah Kantor BPK Sumsel

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:00 WIB

Pemerintah Rilis 5 Kandidat Logo HUT Ke-81 Republik Indonesia

Berita Terbaru

Prabowo Ingin Dialog dengan Profesor Digelar Setiap Bulan
(Foto: Biro Pers)

Nasional

Prabowo Ingin Dialog dengan Profesor Digelar Setiap Bulan

Minggu, 28 Jun 2026 - 19:07 WIB

Harga MacBook dan iPad resmi naik akibat biaya komponen meningkat
(Foto: arbiterz
/enterprisewired)

Gadget

Harga MacBook dan iPad Naik, iPhone Segera Menyusul

Minggu, 28 Jun 2026 - 19:00 WIB

Daftar Negara Tanpa Poin di Piala Dunia 2026
(Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach/cnbc)

Sport

Daftar Negara Tanpa Poin di Piala Dunia 2026

Minggu, 28 Jun 2026 - 17:00 WIB

6 Aplikasi Drama Penghasil Uang yang Bisa Di coba
(Foto: prabupos/AI
/prabumulihpos)

Lifestyle

6 Aplikasi Drama Penghasil Uang yang Bisa Di coba

Minggu, 28 Jun 2026 - 15:00 WIB

Monadi Buka Akses Lahan Pemda demi Gerai Koperasi Desa(Foto: AI)

Daerah

Monadi Buka Akses Lahan Pemda demi Gerai Koperasi Desa

Minggu, 28 Jun 2026 - 13:00 WIB