IHSG Dibuka Menguat ke 7.663, Dibayangi Ketegangan Baru di Selat Hormuz

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Dibuka Menguat ke 7.663, Dibayangi Ketegangan Baru di Selat Hormuz (Foto: AI)

IHSG Dibuka Menguat ke 7.663, Dibayangi Ketegangan Baru di Selat Hormuz (Foto: AI)

Berito.id – Lantai bursa memulai pekan ini dengan dinamika yang cukup melelahkan bagi para trader. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejatinya melaju mulus saat pembukaan perdagangan Senin, 20 April 2026, dengan nangkring di level 7.663,39. Angka ini melanjutkan tren positif dari penutupan Jumat lalu yang berada di posisi 7.634.

Namun, euforia itu berumur pendek. Meski sempat menyentuh titik tertinggi di 7.671,98, laju indeks mulai melambat akibat tekanan sentimen global yang bergerak secepat kilat.

Drama Selat Hormuz Jadi Penentu

Pasar modal Indonesia saat ini ibarat tersandera oleh situasi di Timur Tengah. Penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran menjadi faktor pembalik keadaan yang sangat instan. Padahal, sebelumnya pembukaan jalur ini sempat memangkas harga minyak hingga 11 persen dan memberikan suntikan tenaga bagi indeks global.

Baca Juga :  Tanpa Ribet, Strategi 90/10 Warren Buffett Bongkar Mitos Investasi Harus Rumit

“Penutupan kembali jalur tersebut oleh Iran langsung membalikkan sentimen pasar. Jalur distribusi energi global masih menjadi faktor utama penggerak pasar saat ini,” ujar Hendra Wardana, Pengamat Pasar Modal sekaligus Founder Republik Investor.

Situasi ini menciptakan dilema. Penurunan harga minyak sebenarnya menjadi berkah bagi sektor perbankan, konsumsi, dan transportasi karena menekan biaya operasional. Namun, jika blokade Selat Hormuz berlanjut, ancaman inflasi akibat lonjakan harga energi justru akan mengintai ekonomi domestik.

Strategi Taktis: Melirik Saham Energi

Hendra memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak volatil dalam rentang 7.550 hingga 7.740. Dalam situasi yang serba tidak pasti ini, strategi defensif namun taktis menjadi kunci. Investor disarankan tidak gegabah dan lebih selektif memilih aset.

Sektor energi di prediksi menjadi primadona karena mendapat durian runtuh dari kenaikan harga komoditas. Berikut beberapa saham yang layak masuk radar pantauan:

  • PGAS: Target harga berada di level 2.020.

  • ADRO: Menunjukkan tren prospektif dengan target 2.720.

  • GZCO: Menjadi pilihan spekulatif di sektor energi dengan target 238.

  • SCMA: Untuk trading jangka pendek, saham ini menarik dengan target 340 seiring ekspektasi pemulihan belanja iklan.

Baca Juga :  Waspadai 7 Perbedaan Emas dan Kuningan yang Sering Menipu Mata

Momentum di Tengah Fluktuasi

Pasar yang fluktuatif bukan berarti tanpa peluang. Selama ketidakpastian di Selat Hormuz tetap tinggi, bias defensif akan mendominasi pergerakan indeks. Fokus pada saham-saham berbasis komoditas dan energi bisa menjadi tameng bagi portofolio Anda.

“Peluang tetap terbuka, khususnya pada saham-saham energi dan trading opportunity jangka pendek bagi investor yang jeli membaca momentum,” pungkas Hendra. Ketepatan dalam mengeksekusi keputusan di tengah volatilitas tinggi akan menjadi pembeda hasil investasi Anda pekan ini. ***

Berita Terkait

Menkeu Alokasikan Dana Rp400 Triliun untuk Himbara
IHSG Melonjak 1,96 Persen ke Level 5.999 Pada Sore Ini
Menkeu Tegaskan Belum Ada Kemenkeu Miliki Saham BEI
OJK Usut Dugaan Pembiayaan Fiktif Rp15,47 Miliar di BPRS GP
Bitcoin Menguat ke Rp1,13 Miliar Meski Risiko Geopolitik Tinggi
Saham SpaceX Anjlok 6 Persen Usai Euforia IPO
BI Rate Naik ke 5,75%, Ini Strategi Keuangan agar Daya Beli Tetap Terjaga
MSCI Tetapkan Indonesia sebagai Emerging Market 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:00 WIB

Menkeu Alokasikan Dana Rp400 Triliun untuk Himbara

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:15 WIB

IHSG Melonjak 1,96 Persen ke Level 5.999 Pada Sore Ini

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:05 WIB

Menkeu Tegaskan Belum Ada Kemenkeu Miliki Saham BEI

Senin, 22 Juni 2026 - 12:00 WIB

OJK Usut Dugaan Pembiayaan Fiktif Rp15,47 Miliar di BPRS GP

Senin, 22 Juni 2026 - 09:05 WIB

Bitcoin Menguat ke Rp1,13 Miliar Meski Risiko Geopolitik Tinggi

Berita Terbaru

Prabowo Ingin Dialog dengan Profesor Digelar Setiap Bulan
(Foto: Biro Pers)

Nasional

Prabowo Ingin Dialog dengan Profesor Digelar Setiap Bulan

Minggu, 28 Jun 2026 - 19:07 WIB

Harga MacBook dan iPad resmi naik akibat biaya komponen meningkat
(Foto: arbiterz
/enterprisewired)

Gadget

Harga MacBook dan iPad Naik, iPhone Segera Menyusul

Minggu, 28 Jun 2026 - 19:00 WIB

Daftar Negara Tanpa Poin di Piala Dunia 2026
(Foto: REUTERS/Kai Pfaffenbach/cnbc)

Sport

Daftar Negara Tanpa Poin di Piala Dunia 2026

Minggu, 28 Jun 2026 - 17:00 WIB

6 Aplikasi Drama Penghasil Uang yang Bisa Di coba
(Foto: prabupos/AI
/prabumulihpos)

Lifestyle

6 Aplikasi Drama Penghasil Uang yang Bisa Di coba

Minggu, 28 Jun 2026 - 15:00 WIB

Monadi Buka Akses Lahan Pemda demi Gerai Koperasi Desa(Foto: AI)

Daerah

Monadi Buka Akses Lahan Pemda demi Gerai Koperasi Desa

Minggu, 28 Jun 2026 - 13:00 WIB