Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Lampaui Target Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Lampaui Target Nasional (Foto: RRI/Josua Sihombing)

Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Lampaui Target Nasional (Foto: RRI/Josua Sihombing)

Berito.id – Mesin ekonomi Indonesia menunjukkan akselerasi kuat pada awal tahun 2026. Target investasi yang dipatok pemerintah berhasil dilewati dengan capaian impresif. Menteri Investasi dan Hilirisasi (Meninves), Rosan P. Roeslani, mengumumkan bahwa realisasi investasi pada kuartal I 2026 menyentuh angka Rp498,79 triliun.

Angka ini tipis melampaui target awal sebesar Rp497 triliun. “Ini berarti melebihi target,” ujar Rosan dalam konferensi pers pada Selasa, 22 April 2026. Capaian ini menjadi sinyal positif stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih fluktuatif.

Dominasi Lima Negara Mitra Utama

Daya tarik Indonesia bagi investor asing tetap solid. Lima negara kontributor utama menyumbang sekitar 29 persen dari total modal yang masuk. Singapura masih kokoh di posisi puncak dengan nilai investasi mencapai USD4,6 miliar.

Baca Juga :  Lawrence Wong: Singapura Yakin Masa Depan Indonesia Cerah

Posisi kedua di tempati oleh Hong Kong yang menggelontorkan dana sebesar USD2,7 miliar. Tiga raksasa ekonomi dunia lainnya menyusul dengan angka yang signifikan:

  • Tiongkok: USD2,2 miliar

  • Amerika Serikat (AS): USD1,7 miliar

  • Jepang: USD1 miliar

Meninves menegaskan bahwa komposisi ini adalah buah dari diplomasi ekonomi yang agresif. Interaksi intensif melalui kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto maupun jajaran menteri ke berbagai negara mitra menjadi kunci utama penguatan hubungan ekonomi ini.

Hilirisasi Logam Dasar Jadi Motor Penggerak

Kebijakan hilirisasi terus membuahkan hasil nyata dalam angka statistik. Sektor industri logam dasar, termasuk pembangunan smelter, tampil sebagai primadona investasi sepanjang Januari hingga Maret 2026. Sektor ini berhasil menyedot modal hingga Rp64,2 triliun.

Baca Juga :  Prancis Menang 3-0 atas Swedia, Tiket 16 Besar di Tangan

Geliat investasi tidak hanya berhenti di industri berat. Beberapa sektor strategis lainnya turut mencatatkan rapor hijau, di antaranya:

  1. Sektor jasa lainnya.

  2. Sektor pertambangan.

  3. Perumahan dan kawasan industri.

  4. Transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi.

Penyebaran investasi di sektor jasa dan telekomunikasi menunjukkan bahwa transformasi digital dan kebutuhan infrastruktur hunian masih menjadi magnet besar bagi para pemilik modal. Dengan dimulainya kuartal kedua, pemerintah optimis tren positif ini akan terus berlanjut melalui kebijakan yang pro-investasi dan penguatan hilirisasi di berbagai lini. ***

Berita Terkait

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan
Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia
“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
Bukan Sekadar Tanam Mangrove, IKN Siap Jadi Model Pemulihan Pesisir Indonesia
Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September
Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran
H. A Bakri Meninggal Dunia, Anggota DPR RI Fraksi PAN Empat Periode Tutup Usia
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Yakin Api Segera Dikendalikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kewarganegaraan Ganda Dibuka untuk Talenta Asing, Perca Soroti Nasib Anak Berdarah Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:00 WIB

“Tentara Kami Mengagumi Anda”, PM Thailand Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:00 WIB

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Kemarau 2026 Capai Puncaknya pada Agustus dan September

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pemerintah Percepat Sinkronisasi Data Bansos, Portal Perlinsos Digital Bikin Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Berita Terbaru